Bebas Di Dunia Lain

Bebas Di Dunia Lain
Bahagia dan Berakhir menyedihkan


__ADS_3

 


Hari Senin, Tanggal 15 Juli 2022. sudah sehari kami berpacaran, aku merasa senang karena aku bisa melihat senyuman Suchie setiap hari.


 


Ichi: kamu bawa bekal itu mulu


Suchie: kenapa?? mau?


Ichi: (dia ingin menyuapi aku, sebaiknya aku terima) aaa


Suchie: gimana?


Ichi: luar biasa! sungguh enak (yang aku katakan jujur kok)


Suchie: syukurlah.. ini masakan ku lho


Ichi: *deg deg deg* (jantung aku lebih cepat daripada sebelumnya!)


Suchie: aku ingin bersamamu


Ichi: (dia tidur di paha aku!) *deg* *deg*


Suchie: kenapa?? kamu malu? gak apa! *tersenyum*


Ichi: (dia tersenyum dengan kepala yang dimiringkan sedikit?! aku.. aku.. telah jatuh cinta kepada dia.. tidak, kurasa lebih)


Suchie: *mencubit hidung* hehehe


Ichi: *deg* (dia lebih ganas! aku tak tahan! tapi, aku harus kuat menahan nya!)


Suchie: hhmm? kenapa? apakah kamu senang dimanjakan?


Ichi: i-iya... *memerah* (semoga aku tak kelihatan memerah)


Suchie: *memeluk*


Ichi: (aduduh... dia memeluk aku! gawat.. ini gawat) *memeluk* (heh?! kenapa reflek aku malah seperti ini?!)


Suchie: aku senang banget.. bisa bersamamu, aku akan melindungi mu ya.. tapi, kalau aku tak kuat.. ku mohon jangan melakukan hal buruk


Ichi: (apa maksudnya!? dia seperti memberi kode.. agar aku membahagiakan dia.. lalu, dia seperti merencanakan sesuatu untuk menghilang dan aku tetap harus hidup. bukan kah aku benar? Suchie??)


saat itu aku merasa momen romantis pertama ku dengan nya. aku curiga kalau dia ada masalah jadi, saat pulang aku sekalian main ke rumahnya dan dia setuju tapi, dia bilang jangan menyentuh barang barang nya, terutama meja laci yang di dekat kasur nya. aku tetap saja deg deg an saat dekat dengan nya tapi, ada yang aneh.. karena kali ini dia tak semangat. aku khawatir dan menanya "apakah kamu sehat?" dan dia jawab kalau dia baik baik saja, jelas itu aneh, karena dia terlihat lemas dan tak semangat. aku melaju kecepatan ku sampai kedepannya bukan, aku akan tepat di depannya. saat aku tepat didepan nya, mulai dengan kaki, terlihat biasa saja. tubuhnya baik baik saja.. lalu, wajah nya.. Ya! wajah nya pucat dan aku dari tadi merasa aura yang seperti merasa negatif didalam Tubuh Suchie.


Ichi: Rumah mu keren..


Suchie: makasih.. aku tinggal disini bersama kakak


Ichi: permisi *ceklek*


Suchie: oy! sini dulu *tarik Ichi*


Ichi: gk boleh megang yang tidak boleh dipegang?


Suchie: ya benar *melepasnya*


aku berada didalam Rumahnya dan duduk di sofa.


Suchie: siapa suruh duduk di situ?


Ichi: aku capek


Suchie baik lah... kamu mandi dulu sana


nanti masuk ke kamar ku


Ichi: telanjang?


Suchie: bodoh! kamu jangan bercanda


Ichi: baik.. baik (mandi di kamar mandi pacar ku? enak nya..)


aku mandi pakai air panas dan berendam lalu, selesai kering kan tubuh lalu, pakai baju Rumah, tadi pakai baju sekolah.


Ichi: aku datang *ceklek*


Suchie: Tunggu! *jedar*


Ichi: MAAF KAN AKU SUCHIE!


Suchie: lain kali jangan dilakukan lagi, Bodoh!


Ichi: iya iya


Suchie: *ceklek*


Ichi wah kamar perempuan seperti ini ya.. Rapih juga, seperti kamarku. hhhmmm mungkinkah kamu memberesnya saat aku mandi?


Suchie: berisik! *melempar bantal *aw~* duduk sini..


Ichi: b-baik!


(aku dikamar seorang pacar ku! disini cuma aku dan dia saja, aku harus menjaga nya)


walaupun.. kami akrab disekolah dengan cepat tapi, kali ini susah banget untuk bertindak. sekarang sekitar 10 menit kami diam diri.


Suchie: *tring* *tek* ya halo? dengan Keluarga Tayami, iya.. kak ada apa? benarkah? ada teman main kerumah hhmm.. perempuan, kakak kapan pulang? baiklah dah

__ADS_1


dia langsung duduk kembali.


Suchie: y ampun.. kamu tak mau teh? atau kue?


Ichi: boleh


Suchie: bilang dong


Ichi: (dia! benar benar tak punya tujuan!)


Suchie: ini dia teh nya.. dengan beberapa kue


Ichi: makasih *am* (aku lapar -_-)


Suchie: oh iya.. tadi kakak menelfon dan suruh dia menginap saja, dia ada urusan yang membuatnya tidak pulang beberapa hari


Ichi: gitu ya? *bbrr* (aku sangat lapar -_-)


Suchie: kamu mau makan?


Ichi: boleh


Suchie: pas sekali! aku ingat di kulkas ada sebuah daging segar! aku yang buat makanan nya.. di jam 6 malam


Ichi: baik.. tapi, boleh aku menemani mu??


Suchie: boleh.. tapi, jangan mendorong tubuh ku ya!


Ichi: baiklah baiklah


Suchie: nah.. kamu duduk disana sampai selesai-


Ichi: bentar! bukannya aku bilang menemani mu ya?


Suchie: iya.. itu namanya menemani bukan..?


Ichi: (kenapa kepintaran ku menurun?!)


ya sudah, aku ing-


Suchie: tak boleh hahaha


Ichi: baiklah


Suchie: ternyata orang pintar seperti kamu bisa ya, tak mampu ngomong yang benar saat bersama ku


Ichi: *deg deg deg* (!) baik baiklah.. buruan.. jam nya mulai menuju ke setengah 6 tuh..


Suchie: mana mana? oh iya baiklah!


Ichi: (hahaha dia.. selalu berbuat aku tak berdaya ya..)


Ichi: kau membuat sup daging?!


Suchie: iya!


Ichi: pantas lama sekali, yang awalnya jam setengah enam menjadi jam delapan


Suchie: maaf maaf.. ini sangat panas lho! tapi enak kok!


Ichi: *am* Hebat! luar biasa enak! aku suka.. *am* *am* *am* *am*


Suchie: wah.. Ichi bisa makan secepat itu ya!


Ichi: iyalah aku bisa *eek* maaf aku kenyang.. ingin tidur


Suchie: baiklah.. tidur dikamar kakak ku ya!


Ichi: *akh* *ukh*


Suchie: kamu terlalu kenyang ya, Ichi


Suchie: kamu tidur dikamar aku saja ya..


aku senang aku digendong seperti itu, ya.. aku pura pura pules karena, aku mau melakukan hal yang harus kulakukan.. yaitu membuatku percaya karena hal cinta.


pagi hari tiba saat aku bangun dan menuju ke kamar mandi untu mandi pagi.


Suchie: selamat pagi! Ichi


Suchie: aku masak pagi dulu ya.. lalu, setelah itu kamu makan pagi


Ichi: iya.. iya


Ichi: (aku mandi disini dua kali! aku tidak boleh berlebihan. kerena aku masih terlalu muda.. Tak Boleh *geleng* aku tak boleh seperti itu, aku masih suci.. dan masih muda)


Suchie: baju nya aku taruh sini ya..


Ichi: (Suchie!! ku mohon pergi dari situ, aku bisa bisa tak kuat) iya?


Suchie: ...aku juga disini ya.. karena, aku mau mengobrol penting.


Ichi: ya boleh?


Suchie: boleh kita Kencan?


Ichi: (benar juga! aku berpacaran dua hari bersama dia tapi, tak pernah berkencan.. ck payah aku..) baik.. mau kemana?


Suchie: ada deh..

__ADS_1


Ichi: baiklah...


setelah itu Suchie pergi ke dapur, melanjutkan masak makan kita, masak makan kita?? untuk aku!? apa dia benar benar cinta sama aku?!


Suchie: wah... kamu sudah selesai mandi pagi nya ya??


Ichi: iya dong, lalu apa sarapan pagi hari ini


Suchie: salad special!!


Ichi: baiklah.. Selamat makan! *am* um.. enak, aku suka


Suchie: aku juga, Selamat makan! *am* benar! (dia sangat senang, aku juga merasa senang)


Ichi: Aku sudah habis, kamu belum? bisa aku yang habiskan?


Suchie: aduh.. maaf aku akan habiskan *bluek*


Ichi: aku tunggu ya.. *tangan yang menempel ke pipi*


Suchie: maaf ya.. aku akan habiskan dengan cepat


Ichi: baik!


kami siap untuk kencan, kami jalan menuju ke kota kyoto, kota dimana aku tinggal. aku dan dia pergi untuk ke pantai. kami bermain lempar air, kami makan es krim bareng dan dengan suapin juga, kami ketawa karena lelucon recehan, dan kami senang.


Ichi: kenapa kamu cinta sama aku?


Suchie: karena aku suka sama kamu, sikap kamu dan kebaikan kamu walaupun tak sengaja tapi, aku suka itu.. ah! yang ini yang paling kusuka, kamu pertama kali nya yang tertarik dengan bekal ku, walaupun hal sepele tapi, bagi ku itu membuat aku sangat senang


Suchie: Kenapa kamu menerima aku?


Ichi: *deg* (aku harus jawab apa!?)


*hujan turun*


Suchie: wah hujan... sebaiknya kita segera pulang yuk!


Ichi: b-baiklah...


kami sudah pakai pakaian normal kami dan kami juga bawa payung, awalnya sangat normal namun, saat aku tinggal kan sebentar...


Ichi: (kenapa aku menerima dia?? dia seperti denganku... lalu, dia tak pintar.. dan punya banyak teman kenapa aku?)


Suchie: aku suka Nomer pertama juga.. jadi, aku sangat suka padamu... eh? *lari* (kemana Ichi?!! aku dikejar kelompok mafia!)


Suchie: (belok kiri atau kanan? kiri deh,)


Suchie: (eh? jalan buntu *menengok belakang* dia masih mengejar ku!)


Suchie: (gimana dong! aku harus gimana?!)


Mafia: kau gadis yang kami cari! ketemu juga!


Suchie: AKU SANGAT MENCINTAI MU ICHI!! AKU INGIN MENIKAHI MU.. KUMOHON JANGAN INGKAR JANJI YANG KITA BUAT


Mafia: kau teriak seperti itu? tak mungkin ada yang dengar! mati kau!


*DOOR*


Mafia: tinggal kan pistol nya, cepat!


Suchie: pacar ku sangat bodoh.. ..ta..tapi aku.. men..cintai.. mu..


Suchie: ICHI *mati*


Ichi: aku membeli boneka ini semua, semoga dia suka..


Ichi: bentar, ini jejak siapa? aku tahu yang ini jejak Suchie.. tapi,


Ichi: Suchie... jangan tinggalkan aku!


*berlari*


Ichi: Menuju kepertigaan? ah.. ke kiri jejak nya..


............


......


...


Ichi: ...tidak tidak tidak! SUCHIE!!!


Ichi: SUCHIE!!!! TIDAK MUNGKIN! MESKIPUN KAU TAK ADA TAPI HATI KU BERAT MENINGGALKAN MU!


Ichi: Aku mencintai mu, kumohon terima keputusan aku...


*mengambil pistol*


*Door* (aku sekarat, ini untuk aku yang telah meninggalkan Suchie sekaligus menyakiti hidup Suchie..) *DOOR*


CHAPTER KE DUA SELESAI.


AUTHOR: HALO PARA PEMBACA SEKALIAN... terimakasih yang telah membaca Novel ini, ku usahakan agar lebih banyak lagi kata nya dan bisa di adaptasi ke Komik oleh @Mangatoon


sebenarnya aku ingin karya Novelis kontrak tapi, aku tak tahu harus bagaimana diPandemi ini... jadi, oleh sebab itu aku memutuskan menjadi novelis Online saja... untuk kritik dan saran, kalian bisa mengirim di email ini... gilbranalrafi@gmail.com


terimakasih pembaca

__ADS_1


untuk memperpanjang kata hingga 1500 kata, ku mohon jangan lihat kebawah karena aku ingin tahu kalau aku suka karakter... SUCHIE.


__ADS_2