Bebas Di Dunia Lain

Bebas Di Dunia Lain
Akhir Nasib Ibu Kota Part dua


__ADS_3

karena menyebalkan, aku membunuh mereka semua sekaligus.


dan Mereka berhasil menjebol Tembok ke dua. Raja Baru itu telah tau berita buruk itu. dan menyuruh Semua Menyerang dengan fisik.


di Tempat Ke tiga. banyak sekali prajurit Musuh. mereka sekarang memakai armor lebih tebal dan keras.


Sakura tak bisa menyerang nya begitu pula dengan Schier.


Namun Rily masih bisa Menyerang mereka, Dia membuat Lingkaran di dekat Mereka berdua. dan tanah menjadi menurun. dan mereka berdua ada di dalam lingkaran tersebut. namun, mereka mendapat musuh juga.


satu lawan dua. mereka menyerang gaya biasa nya. tak ada yang bisa mengalahkan prajurit Raja baru itu.


ketika Schier menyerang dan terkena armor nya. prajurit tak bereaksi. dan tiba-tiba, tubuh prajurit itu mendekat. seperti mendorong, Schier terdorong dan terpental.


Sakura melihat itu langsung menyerang nya. serangan nya pun tak mempan. dan Sakura di Dorong dengan tubuh. Sakura pun terpental dan terjatuh.


"Nona pertama cukup Baik daripada yang ini..." sambil menginjak-injak Sakura.


Schier yang masih berdiri. ingin dia kalahkan.


"Kau Takut...? dasar bodoh" katanya.


Aku yang telah Selesai dengan tugasku. langsung datang dan berlari. melompati lobang 5 Centi Meter.


"cepat sekali-" orang itu kehilangan kepalanya.


dengan pedang biasa saja dia bisa memotong dua lapis armor, apalagi dia bertempur dengan dua pedang nya.


"itu saja?" tanya ku seakan belum puas.


*******


Tanah longsor berkat sihir Rily. Jadi, mereka tak berani membuka Gerbang nya.


"Kalian semua! turun!" Ucap Raja baru, menyuruh pasukan nya maju.


prajurti musuh membuka Gerbang dan lari. dan mereka terjatuh.


"berusahalah naik ke tanah di tengah itu!" menyuruh semua untuk ke tempat kami.


saat prajurit musuh sudah hampir semua ada disana,


"Keluar lah... Lava Dalam Tanah ku! Lava Ichi!" Tanah tiba-tiba mengeras dan melembek seperti lava. ya.. Lava pun jadi.


Dalam Bahasa Jepang, Ichi\= Satu.


"tidak mungkin ! pasukan ku... telah di habis kan oleh dia" tak menyangka, dia menyuruh kartu AS nya. "serang orang itu! yang laki-laki itu, aku melihat dia akan menjadi ancaman" menyuruh Kartu AS tugas. dan dia pergi untuk bertemu dengan kami.


*******


orang itu muncul dengan melompat. dia cukup kuat sepertinya.


dia mendekati ku. "apa kau Ichi... orang itu?" ucap nya.


"ya aku adalah musuh mu" jawabku.


dia mencepat dan menghilang.


ternyata dia mengelilingi ku. dia menggunakan Pedang tombak.

__ADS_1


(apakah dia Pahlawan Tombak?!!)


saat dia menyerang, aku menangkis nya dengan senjata asli ku. pedang kami beradu. dan saat aku mendekatinya, aku menendang perutnya.


sepertinya senjata ku lebih unggul.


Skill aktifkan! Thief.


aku sambil memegang senjataku layaknya memegang kunai.


"pergi lah..." aku melemparkan salah satu senjataku.


kunai tersebut mendarat di depan nya.


"hahaha! tak kena, serang macam apa itu?" ucapnya dengan meledek ku.


aku berlari dengan cepat.


"tak terlihat...!" ucapnya. "aku tak sempat melihatnya" sambungnya. dia semakin panik.


aku berlari dengan cepat mengarah ke belakang nya. saat aku di belakang nya, dia refleks.


"kau di belakang ku ya..." sebelum dia bergerak kebelakang. dia mengarahku dengan pelan.


dan saat itulah. aku memakai kunai yang satu lagi. aku muncul di belakang nya lagi. dan dia pun tewas ku tusuk di bagian perut nya.


di saat yang sama. Rily menghancurkan Tembok Pertama dengan sekali Menggunakan sihir.


"karena ini kastil utama ku sih... jadi aku tau kelemahan nya" ucapnya menuju ke aku, aku yang tak percaya tadi.


"kau membawa nya.. panah itu" ucapku, yang menyuruh Schier menggunakan nya.


secara bergantian, anak panah berhasil menghancur setengah kastil.


"bagus! mari kita serang habis-habisan!" ucap ku dengan semangat.


"ya!" jawab mereka, tentu dengan semangat juga.


********


Kami berada di Bagian ke dua. kami belum memasuki Bagian Kastil. tembakan Schier membuatku bangga. dia bisa melakukan nya.


kami masih melakukan hal yang sama sampai waktunya tiba. kami sudah berhasil bertemu dengan Raja Baru.


"aku ada Isfortem, Aku Raja baru Negeri ini" dia sambil memperkenalkan diri.


"tak usah memperkenalkan diri For-chi" jawab Rily yang marah karena tindak bodoh Isfortem.


".... owh... ternyata ada Putri juga disini... .... lalu siapa mereka?" dia baru mengetahui keberadaan Rily. dan menanyakan Kami siapa.


"kamu tak perlu tau" jawab ku dengan lancang.


"berani sekali dengan Raja... ... kau harus ku bunuh!" Menyerang Rily.


"Rily minggir...!" aku mendorong Rily. dia terjatuh karena doronganku.


aku tertusuk, mengeluarkan darah. bagian perut ku berlobang.


dengan ketawa dia sangat bangga. dan membuangku dengan pedang nya. "sudah tak ada waktu" dia mendekati Rily.

__ADS_1


Rily yang menangis melihat ku seperti itu. dan ingin menggapai tanganku.


sekarang Isfortem berada di depan Rily. Dia sedang ingin menujuku dan menggapai tanganku sebelum berpisah.


Dengan senang hati, Isfortem mengikuti merangkak Rily menuju ke arah tubuh ku.


dan kami pun saling memegang tangan. dan kami saling berpenggangan telapak tangan kami.


Rily masih menangis jadi aku hilangkan air mata nya dengan mengusap bawah matanya.


"kamu jangan menangis ya..." perlahan aku menghilangkan nafas terakhir.


Rily mulai berteriak namaku, JANGAN PERGI JANGAN PERGI. begitu katanya.


Karena Rily lengah, dia kehilangan Tangan Kanan nya.


dia terus meneriakan namaku. dan seperti tak merasakan sakit kehilang tangan kanan nya.


dia melihat ke arah Isfortem. dengan melotot penuh dendam. ini semua salah mu. itu katanya.


Isfortem memundur dari awal dia berdiri.


Sakura yang sudah datang. langsung tertawa dikit. (habislah kau).


Rily langsung menuju ke arah Isfortem. dengan teriak menyakitkan.


"hentikan... hentikan!!" ucap Isfortem kebisingan.


Isfortem yang lagi menutup dua telingan nya. dan sedang berjongkok. tiba-tiba Rily memutari Isfortem. lalu dia berdiri sambil menutup dua telingan nya.


setelah itu, dengan sangat cepat. Rily menusuk Belakang Tubuhnya. Isfortem pun tewas.


setelah itu Sakura bersorak. "keren sekali!" ucapnya.


Rily melihat nya dengan tajam. lalu menuju ke tubuh ku. dan seperti melindungiku.


Schier datang memberitahu Kami bahwa, Misi ini sudah selesai. Schier di bantu sihir Kuat. Sakura di bantu sihir pelindung. Sihir itu pemberian Rily.


Mereka berdua menuju Ke istana. ternyata disana ada yang membantu kami. pantas saja langsung menjadi sepi.


saat mereka berdua ingin memberitahu Penduduk bahwa, Ibu Kota sudah aman. tapi, kami di halangi oleh seseorang.


orang itu tinggi. memakai Topi hitam. dan jas hitam. dia menghadap ke depan bangku raja dan ratu.


Mereka berdua merespon dia, "siapa ... kamu?" ucap Schier.


"....." dia menghadap ke kami. "aku mencari anak ku" sambung nya.


lalu Sakura Langsung Menyerang nya.


dengan pedang nya. tapi, meleset karena orang itu mempunyai sayap putih. di saat Schier ingin merapal sihir. dan keluar bola api. dia dilindungi oleh Perisai, ternyata itu adalah Pahlawan Perisai dan Ayah nya Chiko!.


**BAB 7 SELESAI.


MENUJU KE BAB 8.


AUTHOR: NOVEL INI DITERBITKAN TANGGAL 24 SEPTEMBER 2020.


BESOK HARI TERAKHIR ULANGAN!. AKU AKAN BANYAK BIKIN NOVEL YA. YANG LEBIH BANYAK KATA NYA UNTUK KALIAN.

__ADS_1


OH YA. AKU SEDANG MEMBUAT PROJEK FAN ART. : CHIBI REM BLUE HAIR. NANTI HASILNYA KUBAGIKAN. TUNGGU YA TEMAN-TEMAN**!.


__ADS_2