Bebas Di Dunia Lain

Bebas Di Dunia Lain
Dunia Setengah Manusia Bagian 5


__ADS_3

karena pelajaran tadi hanya materi dasar menggunakan pedang. itu membuatku bosan. jadinya saat didalam kelas aku hanya tidur saja.


***


setelah pelajaran terakhir selesai. aku sudah berjanjian dengan Rily untuk bertemu disebuah keramaian kota Tabis ini.


***


aku, Suryū dan Kufo berpisah dengan mereka berdua. sedangkan mereka ada sebuah janjian juga.


***


aku jalan dijalanan yang ramai. karena ini Ibu Kota dari Negara Tabis sih.. makanya tak mungkin tidak ramai.


aku berjalan menuju tempat janjianku.


dan tempatnya adalah Sebuah "MALL".


***


aku akhirnya bertemu dengannya. dia memakai baju Biasa! itu menarik! apakah banyak dari penduduk memperhatikan kami?!!


kalau begitu aku akan menjaga dia dengan baik...! ....! baik...?


*mengingat didunia sebelumnya*


....tidak akan kubiarkan orang kusayang menghilang lagi.


***


dia melambai ku saat kami bertatapan. dia gembira juga!


"kamu ingin mengajaku kemana?" Ucapnya.


"aku akan memperlihatkan mu sebuah Mall!!" ucapku. (ini kesempatan bagus bukan? di negeri penyihir juga tak ada yang namanya Mall. kalau mau sih aku akan buat dengan ala Ichi-kun!!)


"m-maal??" ucapnya.


"bukan maal.. dibacanya Ma Ru" ucapku.


*di Jepang L dibaca\= Ru karena kata disana tak ada la li lu le lo.*


"Mall??" ucapnya.


"ya ya! itu benar-" ucapku.


dimemotong percakapanku.


"apa yang ada disana..?" ucapnya.


"kita akan beli beberapa benda!" ucapku. (kita akan mampir ketempat game juga! bagaimana ideku?! tentu! kalian harus memujiku!) mmph! hehe.


"bukannya ada benda dari Kampung halaman ya..?" ucapnya.


"bukannya membawa oleh-oleh tidak boleh ya?" ucapku.


"tidak-tidak! tentu saja boleh kok!" ucapnya.


baguslah! sekarang ikut aku! begitu ikut denganku, kau akan terkejut!


***


didepan Mall


***


Rily terkejut. dan terdiam.


***


hahaha bagaimana? dia tak berkutik kan?


***


"ini adalah tempatnya~ bagaimana? bukannya bagus?" ucapku.


Rily meninggalkan Ichi yang sedang Bicara tak jelas.


begitu membuka mata, Ichi mengejar Rily lagi.


"kau membuat panik saja" ucapku. lega.


"habisan kamu terus terang-terangan.. mari kita masuk!" ucapnya.


Rily megenggam tanganku. dan menariknya.


"tu-tunggu!" ucapku. korban tarik sembarangan. tapi tak apalah. toh kami sudah tunangan.


kami disambut para Staff mall.


"selamat datang di Mall Kami semoga betah belanja~" ucap Staff disana. berdiri dipintu. menyambut pelanggan datang.


"apa mereka tak keberatan ada Ras yang berbeda..?" ucapku.


"eeh? bukannya itu wajar..? kamu juga gak tau hal itu?" ucapnya.


"i..iya aku tak tau.." ucapku. (habis.. aku keberatan sih.. karena di kampung halaman saja yang masih ketinggalan)


kami berjalan sambil mengobrol tentang jika Ichi menjadi Pemimpin Negara selanjutnya.


***


"jika itu bisa, aku akan memperbaiki Negara dan meningkatkan juga" ucapku. "apa kamu pikirkan?" sambungku.


"itu bagus! dan kamu juga pahlawan jadi, tahu segalanya" ucapnya.


***


Kami membeli peralatan dari Negara setengah manusia. beberapa juga alat impor dari Ras Manusia. yaitu, game, Jaket, syal, jam tangan, topi, jas, payung dan lain-lain.


(tapi aku heran.. mengapa tidak tersedia ditoko Kampung halaman ya??)


***


kami membeli gantungan kunci yang sama.


"terimakasih banyak" ucapku. kepada penjual Toko gantungan kunci itu.


"ya.. semoga bisa datang kemari lagi" ucapnya.


kami pergi dan melanjutkan hal penting ini. dan hal yang dinanti-nantikan. yaitu, ketempat game center!!


***


kami berada di Game center sekarang. kami tepatnya ada didepan pintu masuk game center. kami melihat seisi game center tersebut.


"ini kah game center itu..?" ucap Rily.


"hm! kau mau main dulu disini?" ucapku.


"ya.." ucapnya.


"keren sekali.. dan bukankah kakak juga memainkan game juga ya.." ucapnya. sambil berjalan menuju kekasir.


***


"total yang saldo dikartu anda sekitar Tujuh Koin Perak" ucap penjaga kasir.


Untung aku punya uang Negara Tabis.. kalau tidak.. aku bakal bagaimana disini..


***

__ADS_1


kami memainkan Lempar basket. dan aku menang. dengan skor telak! 34 poin banding 15 poin. memang, memasukan bola basket itu sangat mudah untuku!


kemudian, kami memainkan game action singkat. kami menyambungkan supaya bisa bermain bersama. dan dipertandingan, akulah pemenangnya.


kami bermain game acarde yang lumayan lama. kami sebagai karakter utama, harus menjadi Terkuat. dengan berbagai skill, kemampuan, dan gacha.


kalau sudah ditentukan kapan akan bertarung, maka akan dimulai secara otomatis.


"nah.. aku atur ditahun 2069 ya!" ucapku. duduk didepan game arcade itu. dan disamping ada penutup tembok supaya tidak bisa mengintip. dan lagi, disamping tempatku itu adalah Rily.


"ya.. aku akan siap dua puluh tahun lagi!" ucapnya.


Permainanpun dimulai. dari bayi hingga berumur dewasa (20) dan akhir dari situlah mereka harus bertarung kekuatan.


karena Ichi lebih strategis dan taktikal yang luar biasa. pertanding game arcade kehidupan pun dimenangkan oleh Ichi.


dan kami main game yang lain. permainan terakhir sebelum pelung adalah. tembakan air.


kita harus menyerang musuh. dengan cara menggunakan air dan harus menagertkan kertas merah yang ditempelkan di helm mereka. tak beruntung, ternyata kami tidak mendapatkan team yang sama.


tembak air 8 v 8 dimulai!


***


"wah serunya..!!" ucapnya.


"iya kan" ucapku.


"aku ingin lebih sering datang kesini!" ucapnya.


lalu, kami melepaskan helm permainan kami. dan pertandingan dimenangkan oleh team Ichi. kemudian, kami keluar dari area Game Center.


***


kami berjalan menuju pintu keluar. namun, sebelum itu. aku menemukan tempat karaoke.


(kenapa didunia Ras Setengah Manusia setara dengan Ras manusia sih..!)


"kamu ingin bernyanyi?" ucapku. bertanya kepada Rily. dan juga setelah menunjukan tempat karaoke tersebut.


***


Rily menyetujuinya dan kami masuk kedalam tempat tersebut.


tempat berbentuk persegi panjang. mengecil dan masuk kebawah tanah dengan cepat.


***


aku membayarnya dengan saldo 2 Perak.


(.... bukannya ini kemahalan ya...)


sebenarnya di Negara Tabis. Ras setengah manusia menggunakan uang Rupiah. dua koin perak sama dengan tiga puluh Rupiah.


(mahalnya..)


***


aku bingung ingin menyanyi apa...


"Ichi-kun..! kamu duluan saja" ucapnya. menatapku lembut.


"y-ya..." ucapku.


akhirnya aku memilih lagu juga. hasilnya tak begitu bagus dan buruk.


namun, Rily menyukainya.


ampun dah.. dia apapun suka.. apa yang aku lakukan..


***


aku mundur kebelakang dan duduk dibangku sihir yang kami buat.


raut wajahku biasa saja.. mungkin hasilnya sama yang sebelumnya.....


***


dia pun mulai bernyanyi..


merdu....


dan emosional...


***


gila! aku bisa terkejut seperti ini.


tak mungkin dia pandai bernyanyi.


mungkin..


apa dikamarnya selalu bernyanyi sendiri?


pantas saja, sama keluarganya sendiri di cuekan.


***


lagu pun berhenti..


aku memberi tepuk tangan atas kerja samanya.


"selamat.." ucapku. bertepuk tangan. dan tersenyum.


"te-terima.. kasih.. ...." ucapku. dia malu-malu menatapku.


***


mungkin, pertandingan Hari ini. dimenangkan oleh Rily. nyanyian yang luar biasa!


***


*kami berjalan*


"ngomong-ngomong.. apakah kamu berlajar bernyanyi?" ucapku. sambil makan chocolate bar.


"... pertanyaanmu tak kumengerti." ucapnya.


tak tau.. tapi logatnya seperti sedikit kesal.


"aaa.. maaf! aku hanya kepo" ucapku.


"eeh?! t-tak masalah kok.. sebernya.. aku.. penyanyi di IbuKota" ucapnya.


"kamu menjadi idol..?" ucapku.


"iya.. sudah sejak kecil namun, aku sudah berhenti saat dewasa *(15)*" ucapnya.


***


bukannya dia terlalu bagus untuk bernyanyi! kenapa dia memustukan berhenti?


***


tentang umur, Aku berumur enam belas tahun. musim dingin aku akan berulang tahun.


dan Rily berumur lima belas tahun. dia akan berulang tahun saat musim panas.


***


kami akhirnya keluar dari mall. dan memakan ice cream sambil berjalan menuju asrama.

__ADS_1


***


kami sekamar diasrama. bukannya itu hal wajar ya?


toh kita sudah tunangan dan sudah dewasa.


***


"kamu mandi duluan saja" ucapku. dan berduduk sender disofa. menyalakan televisi.


"baik" ucapnya.


***


kenapa aura pembunuh ku yang disini sangat rendah?! apakah aku berada di Negara yang berbeda?!


***


lima menit kemudian.


"Rily...! kamu sudah belum?!" ucapku. teriak ke Rily.


"ma-maafkan aku.. masih belum selesai.." ucapnya.


***


yasudah aku akan tunggu didepan pintu saja.


palingan dia juga bakalan pakai handuk.


***


sepuluh menit kemudian. deras air dari kamar mandi telah dimatikan. yang artinya dia sudah selesai mandi.


dia membukan pintu. sedangkan aku sudah ada didepan pintu. tentu saja untuk menunggu giliran.


***


aku ternyata tak sengaja melihat keadaan yang tak terduga. dan itu adalah badan Rily yang tidak menutupi.


apa yang kulihat tadi!!


ini mungkin akan jadi salah paham!


aku akan minta maaf nanti-


***


"m-maaf..!!" ucapnya. lalu dia berlari melewatiku.


***


beruntung ada cahaya ilahi yang menutupi inti badan wanita. jadi aku masih anak alim sampai sekarang.


terimakasih dewa-sama!


aku juga beruntung sedikit!


tentu aku tak mimisan kok! sungguh!!


***


dan aku sudah selesai mandi.


ternyata setelah kucek. tanpa sadar, handuk yang kemarin ku taro dikamar mandi telah hilang!


***


aku harus bagaimana!!


apa aku harus lari seperti tak terjadi apa-apa


*pikiran Ichi*


berlari kedua tangan dibelakang. dan memakai ikat kepala bergambar daun.


*latar musik*


jeng! jeng jeng jeng! jeng jeng


nani no~ nani no!!


OP 16


atau aku haru menjadi seorang ninja saja?!!


*pikiran Ichi*


mengendap. intip sana intip sini. aman lalu, kekamar. namun, didepan ruang tamu ada Rily. misi gagal!


iya benar juga.. Ruang tamu adalah ruang luas yang berada di Kamar asrama ini. dan posisi kamar mandipun harus melewati Ruang tamu. sedangkan, kamar berada didekat sana.


***


apakah aku harus bilang Rily untuk mengambil handuk buat ku ya...


....


....


baiklah..!


***


"Rily...! tolong ambilkan aku sebuah handuk!" ucapku. berteriak tentunya.


*hening*


***


"maaf lama.. anu.. jangan buka ya.. aku malu" ucapnya.


"kamu masih malu sama kejadian tadi?" ucapku.


"hmm.. aku kira kamu tak berada disana.." ucapnya.


"berarti.." ucapku.


"iya, handuk tadi juga tidak berada didalam kamar mandi" ucapnya.


***


LALU. INI KERJAAN SIAPA DONG!!


***


"hihihi.. pasti Ichi Terpancing!"


"atau juga.. sudah tak perjaka.."


dua orang yang melakukan sebuah kejahilan yang besar.


Kufo dan Suryū adalah yang menjailkan mereka berdua.


***


"SUR....YUUUUUU!!!!!!"


"KAAAAK...KAAAAAK!!"


***

__ADS_1


CHAPTER KEENAM HABIS. MENUJU KECHAPTER TUJUH.


__ADS_2