Bebas Di Dunia Lain

Bebas Di Dunia Lain
Dunia Setangah Manusia


__ADS_3

kami sudah berangkat. menaiki pesawat terbang. dan yang mengendarinya adalah Kufo, Abang calon Istiriku.


melewati Negara dari Ras Manusia. tepat kami berada, adalah Negara Tumberg. aku khawatir akan diserang.


***


"aku tidur dulu ya!" ucapku. yang duduk disamping Kufo, dia sedang mengendarai Pesawat terbangnya.


"ya.. seterahmu saja" ucapnya.


***


tak kami duga, pesawat terbang kami, yang dibuat oleh para penyihir bisa ditembak dan terlihat.


ya! kami diserang oleh Para Ras Manusia.


"Negara Tumberg itu..!" ucap Kufo. mengigit bibirnya.


***


Kufo memakai Sihir percepatan gerak. dia menggunakan pada peswat terbang kami. dan itu berhasil membuat sedikit tambah kecepatannya.


"kenapa..?! masih terlalu cepat, serangan mereka..." ucap Kufo.


***


tak beruntung atau bagaimana. pesawat terbang kami terjatuh dan meledak.


kami, berhasil mendarat dengan sangat aman. karena kami menggunakan sihir portal.


"kau tak apa..?" ucap Kufo. menepuk pundakku. dan dia membangunkanku.


"Rily! dimana dia..!" ucapku. yang baru terbangun dan mengingatnya. dan kaget.


"ya ampun..! aku tak tau dia berada dimana!" ucap Kufo.


***


musuh pun datang, anak panah semakin banyak mengarah kami.


musuh-musuh itu sepertinya bandit dari Negara Tumberg.


"ya ampun.. sebenarnya aku tak mau berurusan denganmu!" ucapku. sambil melawan para bandit tersebut. bersama Kufo, itu membuat menjadi mudah.


tak terdugapun jadi, saat kami berhasil menghabis setengah para bandit. sang penjinak hewan pun datang. dia membawa naga.


"apa benar dia adalah para bandit..!" ucap Kufo. kami telah pegang pedang erat.


***


pengendara Naga itu menaikinya. lalu, menyerang dengan api naga tersebut.


"dia terlihat curang! ...." ucap Kufo. dia telah mendapat dampak serangannya. kami, penyerang darat. tak bisa mengabiskan naga itu.


Penjinak Hewan itu juga dibantu oleh temannya yang dibawah. kami tambah kesulitan menyerangnya.


jika musuh menyerang kami serang balik dan menjatuhkan musuh itu.


namun, sayangnya kekuatan kami tak boleh digunakan. dan kami tak bisa menyerang target udara, kami terkepung.


penyerang terdesak dimulai. musuh dibagi delapan orang. total ada enam bandit.


aku mendapatkan tiga berpedang dan lima berpanah. ini mungkin mudah dengan sihir dan taktik kelompok namun, ini situasi terdesak. tak bisa menggunakannya.


musuh kelompok itu berhasil menundukan ku. dan aku berlutut.


sedangkan, Kufo terkapar. sepertinya babak belur dengan serangan anak panah.


***


Beraninya kalian menyerang Ichi-kun!!


kata-kata itu muncul saat terdesak ini. apa yang akan kau lakukan Rily, apa kau akan mengeluarkan kekuatanmu saat situasi yang busuk ini?


Kufo memanjangkan tangannya yang mengarah Rily. Salah satu bandit melihatnya lalu, menginjak lengannya.


dengan keras, Kufo berteriak.


"kalian harus dikasih pelajaran!" Ucap Rily. dia sangat marah dan menatap tajam kepada bandit-bandit.


dia berlari mengarah bandit tersebut. dan memukulnya, menendangnya. tiga orang sudah dikalahkan.


berkumpul musuh, mengepung Rily. dia mengaktifkan Sihir elemen tanahnya. bagian target, tentu yang sudah ditentukan. tanah yang mereka injak. memanjang dan tanah itu berpisah dari tempat awalnya. terbang keatas dan mendarat sangat jauh.


hanya empat orang sisa. dua orang kabur melapor. dan satu orang menjaga dua orang itu. sedangkan, yang mengendarai Naga tadi. adalah Suryū, pemuda miskin yang ditolong Ichi saat dipertarungan pemalak jalanan.


karena temannya tinggal satu saja. dia berani berkhianat, Suryū berani menyemburkan api kearah teman sebanditnya. lalu, dia menurunkan naganya dan turun dari naganya. dia menghampiriku.


"kau tak apa abang?" ucapnya. sambil memegang pundakku. pelan.


"kamu siapa ya..?" ucapku. memegang telapak tangannya dan meraba.


saat aku membalikan badan. tubuhku lemas dan terjatuh dan pingsan.


***


aku terbangun dan melihat orang tadi yang melihatku cemas. aku membangunkan badanku dari kasur.


melihat Rily dan dia khawatir dengan keadaan kami. "..terimakasih... kamu siapa?" ucapku. "ooh... maaf! aku adalah Suryū. yang kamu selamatkan dari pemalak kau ingat?" ucapnya.


aku terdiam. "...yadusah tak perlu diingat, yang penting aku berutang budi saat itu" ucapnya.


"nona ini tadi sangat kuat juga ya" ucapnya.


"aah.. aku..? ..aku tak seberapa" ucap Rily. sambil memegang telapak tanganku.


"..Rily bisakah kamu mengambilkan air minum?" ucapku.


"aa.. tentu!" ucap Rily. dia membangunkan diri dan segera menyiapkan minum untuk kami.


"para bandit tadi, siapa menyuruh kalian?" ucapku. menatap tajam mata Suryū.


"itu.. karena kami para miskin yang tak bisa hidup didunia ini. Raja Tumberg pun memberi misi untuk para bandit" ucapnya.


aku menarik kerahnya. dan memegangnya dengan keras. sambil memarahinya lalu, melotot untuknya.


"lalu, kenapa kamu ikut dengan para bandit! jawab!" ucapku.


"aku tak bisa berbuat apalagi abang.." ucapnya.

__ADS_1


aku melemparnya ketanah.


"jangan.. panggil aku sebutan itu!" ucapku.


Suryū membersihkan lukanya. "iya aku mengerti.." ucapnya.


***


minuman pun datang. kami bisa minum jus hari ini karena Rily membawa buah dari IbuKota.


"asik..! jus nya juga enak lagi aku pasti akan tambah nih!" ucapku.


"habiskan dulu baru boleh tambah ya!" ucap Rily dengan muka nasihatnya.


"iya bos" ucapku. kami berdua tertawa kecil. lalu, Kufo terbangun. "...! ya ampun! besok adalah waktu terakhir lho.." ucapnya.


"adududuh... kakak jangan mempaksakan diri dulu! kamu lagi terluka harus istirahat" ucap Rily.


"oh iya.. apa kamu membawa botol penyembuh?" ucapnya.


"oh aku baru sadar.. maaf ya semuanya" ucap Rily. dia baru ingat bahwa, kami membawa beberapa banyak botol sihir yang sudah disiapkan.


***


kami sudah meminumnya. dan benar, kamipun kembali bugar dan berenergi.


lalu, memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke Kota.


***


namun, karena hari sudah larut malam. kami memutuskan untuk menginap di penginapan Kota Tumberg. memang sangat berbahaya jika kita ketahuan adalah Ras Penyihir.


***


kami sudah menyewa semalaman. dan memesan dua kamar.


Ichi dengan Rily dan Suryū dengan Kufo. walaupun berpisah tapi, kamar kita bersebelahan.


***


"anu.. aku akan tidur disofa saja" ucapku. canggung.


"tak apa.. kamu tidur dikasur.. aku disofa saja" ucapnya.


bagaimana dong ini?!


***


karena Rily membuatku mabuk, akhirnya dia menggendongku dan menaruh dikasur.


*niatnya dia akan tidur disofa*


karena dia ngantuk berak, dia tertidur dikasur namun, tak mengarah semua badan.


saat aku bangun dari tidurku. melihat di tertidur, aku mengambil tubuhnya dan menaruhnya hingga akhirnya. kamipun tidur bersama.


***


akupun bangun dengan tangan mengarah acak. sudah pagi hari, rejeki nomplok. tangan ku iseng menaruh diatas dada Rily.


***


empuknya... ...! bagaimana aku bisa tidur bersamanya!


***


***


aku tak membuat macam-macam kan?!! bahaya aku bisa begitu!


***


dia terbangun.


***


ya ampun! ini akan bahaya jika dia mengetahuinya.


***


"uaa..! ..bagai..mana aku bisa disini?" ucapnya.


"kau ketiduran mungkin?" ucapku. (semoga ucapan ngasalku benar!!)


*mengingat kejadian malam*


"benar.. kemarin malam aku sangat ngantuk.. maaf ya.. aku jadi, tapi tadi aku merasa ada yang menimpa didadaku?" ucapnya.


***


ba-bahaya!! apa yang aku lakukan kemarin.


***


pintu didobrak Suryū. dan sambil memegang handphone Ras Manusia.


"pak polisi disini ada kasus ini! tolonglah datang!" *pip* ucap Suryū.


***


"habislah kau Ichi.." ucap Kufo. muncul dikupingku bisikan setan. membuatku takut.


***


karena aku terlalu takut. aku menceritakan apa yang kuketahui saja.


semuanya menolak karena, sudah tahu kondisinya.


"maaf.. sebenarnya aku yang salah. aku menggunakan sihir pengantuk yang mengunakan bahan bir." "mohon maafkan aku Ichi-kun...!!" ucapnya. sambil menatap mataku.


***


manisnya! dan imutnya! pipi merahnya! sangat enak dipandang! aku beruntung sekali!


***


"Ichi-kun..? ada apa?" ucap Rily.


"haah?!! ... ...aku tak apa.. heheheee" ucapku.

__ADS_1


***


"sepertinya dia "tak apa apa" yaa" ucap Kufo.


"mata nya sangat menjijikan" ucap Suryū.


***


"baiklah sudah menutupi muka kalian?" ucap Kufo.


"sudah.. apakah aku boleh sambil makan?" ucap Suryū. memegang makanan dan minumannya.


"tapi hati-hatilah" ucap Kufo.


***


"bukannya dia akan aman?" ucapku. penuh dengan kepintaran.


"oh iya benar juga. kamu tak ikut bergaya dengan kami juga tak apa. hehee" ucap Kufo.


Bodohnya... *Ucap Rily dan Ichi*


***


Suryū memakai hoodienya. berjalan, menatap kearah bawah. sambil minum dan makan. bergitu seterusnya.


Ichi memakai penutup setengah muka. yang dibeli sangat murah. jadi, agak bolong-bolong. namun, kata Kufo mirip karakter terkenal yang seram. dan tangan memasuki kedua kantong celana. kali ini aku memakai wig.


begitu juga dengan Rily dan Kufo.


Rily memakai penutup setengah muka. dia lebih mahal dariku. kualitasnya pasti sudah dipastikan. dan memakai dua bagian baju dan memakai rok.


"kau gila Adiku.. memakai pakaian mencolok apakah kau ingin kita ketahan?" ucap Kufo.


"maaf.." ucap Rily.


sedangkan, Kufo memakai Topeng hewan. hewan kambing yang mukanya sangat menjengkelkan. memakai Celana Tidur dan memakai kaus kutang saja.


"khhmm.. bukannya kamu yang bisa mencolok?" ucapku. melihat set pakaian yang aneh.


lama-lama Kufo merasa Malu. dan dia berjalan diberjalan dibadanku.


"merepotkan kali..." ucapku. pasrah.


***


kami sudah melewati Negara Tumberg dan segera masuk Ke Negara Awam.


di istirahat pertama kami. duduk di pertangahan jalanan ramai.


kami dilihat oleh penjalan lewat.


"apakah itu temanmu?" ucap para penjalan.


"eeh?! bukan.. hehe maaf ya menggangu" ucapku.


Kufo memukul bagian leherku. dan menatapku dengan rasa marah untuku.


"kamu seharusnya tak boleh bicara seperti itu" ucapnya. menceramahiku.


"apaboleh buat-" ucapku. dipotong oleh Suryū.


"pakaian semacam itu, di Ras Manusia. tentu sangat aneh.. mereka berfikiran bahwa, kamu adalah orang gila atau cosplay" ucapnya.


"orang gila!" Kufo.


"cosplay?!!" ucapku.


"dan apa itu.. Cosprayer?" ucap Kufo. aku memberitahunya. "Cosplay didunia ku sebelumnya adalah dimana seseorang mengikuti trend dizamannya. yaitu Anime dan Komik tertentu!" ucapku.


"yaampun.. aku tak tau itu" ucapnya.


"bentar.. kamu tau anime?" ucap Suryū.


"iya aku tau!" ucapku.


"aku kira Ras Penyihir tak tau itu" ucapnya.


"eh.. bentar, kamu juga punya komik?" ucapku.


"hhmm! aku punya sedikit komik.. apa genre yang kau suka?" ucap Suryū.


"Action apalagi dicampur Sci-fi dan Supernatural!" ucapku.


"wah! aku juga sama! genre yang kusukai... dan semua yang kupunya, genre seperti itu semua..! apa kamu mau pinjam?" ucapnya.


"boleh!" ucapku.


mereka berdua kebingungan. dan saling menyimpan pertanyaan.


"apa yang kamu mau tanyakan Rily..?" ucapku. menatapnya.


"apa dunia sebelumnya mirip dengan Dunia Ras Manusia?" ucapnya.


"tentu..! aku itu Ras Manusia kok." ucapku.


"tapi, sekarang kamu adalah bagian dari Ras kami! jadi, beritahu apa itu Anime! sepertinya keren" ucap Kufo.


***


kami istirahat hampir duajam hanya menunjukan Anime kepada mereka. setelah itu, bukan hanya Anime saja. kami menceritakan Dunia Manusia kepadanya. sebagian rahasia sedikit mereka ketahui.


***


kami sekarang sudah sampai diKota Tabis. Kota PARA RAS SETENGAH MANUSIA!


tapi, Ichi ingin buang air besar dulu. "ada panggilan alam! mohon tunggu aku!" ucapku.


"apa maksudnya..?" ucap Kufo.


"oh.. lelucon yang ada di Ras Manusia.. dia juga tau toh!" ucap Suryū.


"menarik..." ucap Rily.


semua memberdebatkan semua yang dipikirkan mereka. Kufo, tertarik Hal yang ada di Ras Manusia. Suryū, tertarik mengikuti karena dia tahu kami pasti bisa akrab karena kesamaan. Rily, tertarik aku melakukan kegiatan Ras Manusia.


KOK SEMUA PADA ANEH SIH?!! PADAHAL KITA SESAMA MANUSIA LHO..?!


aku yang mendengar dari toilet kecil. berteriak kencang.

__ADS_1


CHAPTER **Ketiga Selesai.


Author: huft.. akhirnya selesai. apakah dapat komedinya..? aku akan berusaha kalau kurang.. *menunduk* mohon maaf. baik! besok akan update dua Chapter. tunggu ya**!


__ADS_2