
Berada di bawah pohon. kami beristirahat karena, sudah larut malam.
"aku tidur duluan ya... Ichi" Rily yang sedang di samping ku langsung tidur menyender di pohon.
Aku sekarang dengan Schier. kami sedang duduk berdua, di Batang Pohon yang sudah kami ubah menjadi tempat duduk.
"apa kamu belum mengantuk?" kata Schier yang mulai mengantuk.
"aku tak mengantuk, biar kamu saja" jawabku.
dia langsung melemaskan diri dan tidur di pangkuan ku.
saat itu aku usap kepalanya lalu ku pindahkan ke tempat tidur buatan kami berempat. dan aku tidur berdekatan dengan Rily.
Kepalanya ku sender kan ke pundak ku. lalu, aku usap palanya. dan aku pun tertidur.
*********
saat pagi telah tiba.
"bangun bodoh!" Sakura menamparku.
"!!" aku terkejut, terbangun.
"apa yang kau mau?" tanya ku.
"bantulah kami memasak!" menunjuk tempat mereka memasak.
"huh?! bukan kah kalian bilang hanya tidur saja...?" tanya ku, karena janji nya seperti itu.
"tapi Rily mengubah peraturan itu" dengan ada pihak membantu. dia berani bicara seperti itu.
"jadi kau menghancamku?!!" aku marah dan mengepal tangan.
aku pun bertengkar.
"baru kali ini mereka bertengkar" Rily yang melihat kami masih bertengkar.
kami pun tau. dan segera menjawab "siapa bilang kami bertengkar?!!" kami menatap Rily dengan amarah.
"A-aku minta maaf..." ucap Rily.
aku melihat kesalahnku.
(kenapa aku harus marah sepele itu sih...)
"aku minta maaf..!!" Aku menunduk meminta maaf. "maafkan aku maafkan aku" gitu ucapku.
dan tak ada jawaban.
(aku ada ide!)
....(Skill menggoda aktif !)
*HUNG*
"aku minta maaf ya... tadi aku cuman bermain denganya" memainkan rambut, dan menendang Sakura.
Sakura langsung marah, "duh...! kamu dari tadi ngapain sih!" dia menjewer ku. "kau ingin membuang buang waktu gitu...?" ucapnya. "tak akan kubiarkan" sambung nya.
(sial.....)
"nah sekarang kamu duduk di situ..." Schier yang sedang masak menyuruhku duduk di bangku yang di siapkan olehnya.
"tunggu aku selesai masak juga ya !" Rily ternyata ikut memasak juga.
ternyata mereka beradu ya...
"kenapa kalian berubah seperti ini...." Sakura Kecewa keputusan Mereka berdua. dan duduk di bangku dekat ku.
"kau lolos kali ini" ucapnya.
"seramnya!" kata ku.
"emang pantas kau sebut aku seram?!!" dia mendengarnya!, sambil marah dia menatapiku.
********
melihat badan mereka berkeringat saat masak. dan Baju ganti nya yang cukup memuaskan. betapa Imut nya mereka hari ini.
Rily memakai Baju Kaos nya. bergambar kelinci yang di ikuti gambar love. dan celana pendek nya. AKU PERTAMA KALI MELIHAT PUTRI SEPERTI ITU!.
Schier, tak kalah juga. dia sekarang membuat poni baru nya. itu terlihat imut dan cocok. mempakai Baju tak berlengan. Lengan tanganya sangat begitu halus. dan bergambar Love. dan juga Schier memakai celana pendeknya! tak kalah dari Rily kan?!!.
mereka bersemangat memasak Sampai mengeluarkan keringat. mereka begitu seksi seperti itu.
begitu juga dengan Aroma Masakan mereka. sangat harum dan menyengat.
Mereka seperti tak mau kalah di pertandingan ini.
********
masakan telah jadi, aku yang duduk pun senang. tubuhku bonyok di pukul oleh Sakura. jadi ini membuatku senang.
Mereka tersenyum melihatku saat mereka menampilkan makanan nya.
biar kuperjelas.
Makanan Schier, Aroma nya enak banget. penampilan nya lumayan. dan rasanya enak. Makanan Yang di buat dengan daging Ayam Liar dan telur nya. dan masakan tersebut di gulung dan makanan tersebut bernama Dangyam Gulung. begitu dengan daun dan Stroberi berbentuk Love.
__ADS_1
sekarang giliran masakan Rily. Penampilan nya aneh.. aku belum pernah melihatnya masakan nya sih.
saat ku mencoba nya.
"enak!!" aku melahap dengan cepat.
"syukurlah kamu menyukai nya.."
baiklah penentuan sudah dimulai.
siapa yang menang?
"Aku memilih kalian berdua" Sakura berdiri.
apakah Schier....?
apakah Rily.....?
"aku memilih kalian berdua juga.." kataku.
eeee.... padahal aku kira bakalan Rily.
dan aku kira Schier yang menang. tapi Ichi memilih mereka berdua juga.
tiba tiba ada hewan Rusa Melewati kami. dan larian mereka cepat dan bergerombol.
bahkan batu mengenai pala ku.
"ayo kita pergi!" ucap sakura yang berada di depan.
aku berdiri dan langsung menyusul Sakura. begitu juga Mereka berdua. kami sudah membersihkan tempat nya kok. karena alat "?" ini.
********
Chiko. Anak Bertubuh pendek. Rambut berwarna merah, ikat dua. mata biru. lahir 20 November.
dia adalah seorang Putri Ras Setengah Manusia. dia adalah Manusia Burung. mengapa dia menuju ke Negeri Sihir?. ibunya meninggalkan dia hidup sendiri. karena dia tewas faktor umur. sebelum mati, ibu nya bilang. Tuan baru nya adalah seorang Pahlawan. tapi, bedanya adalah Orang itu memiliki Tiket di Dunia lain. yang berjudul "I MISS YOU, MY LOVE".
Kita Ceritakan Sedikit tentang Ras Burung ini di Negara Setengah manusia. yang memiliki julukan Negeri Heaven Of Saved. seakan jika Negara ini diserang. Ras Iblis muncul di saat ingin menyerang nya. dan memihak nya.
ok kita bahas Ras Burung ini. Burung ini adalah Burung Putih. Julukan "Petindak". karena Burung ini selalu bertebangan menjaga keamanan Negara nya. oleh karena itu Kebanyakan laki-laki di Ras Burung ini. Dan ras burung ini adalah Ras yang sangat paling kuat. ras ini pun sekarang memegang kerajaan Negara Negara Heaven Of Saved.
kebanyakan Ras Burung yang satu ini memakan daging dan tumbuhan. sama seperti manusia ataupun Penyihir. warna kulit burung ini Putih. tak putih banget atau putih kegelapan seperti seseorang yang mempantai selama sehari. mereka putih normal.
Chiko, dia adalah Calon Penguasa Negeri Setengah Manusia ini berada di Ibu Kota Sihir.
sambil berjalan dia mencermati keadaan.
"aku jadi capek..." berlutut kelelahan.
"Pahlawan yang dicari mama yang mana...?" ucapnya lagi. "dan aku juga sudah mencarinya di Semua kota..." sambung nya.
"aaa" kata malasnya. "apa aku harus ke kota ini lagi...?" sambung nya.
karena tak punya jalan lain, dia menuju ke kota Shi. dengan sayap nya di pun terbang.
Apa kita akan bertemu di sini??.
********
kami menaiki motor dengan kecepatan cepat.Rily ku bonceng sedangkan, mereka berdua sudah kusiapkan duduk di tempat yang ku buat. untuk menampung lebih banyak.
"keren bukan..?" ucapku.
"keren sih... tapi aku harus berdua Dengan Sakura sih!" Jawab Schier kesal karena Rily yang ku bonceng.
"yasudah aku tak ikut" jawab Sakura.
"tidak tidak... aku cuman bercanda" sambung Schier. "kali ini kamu menang Rily" sambil menatap mereka berdua dengan cemburut dan rasa kesalan.
kami pun berangkat lagi.
********
kami menuju arah yang berbeda. dan kami saling menyadari. kalau, ada seseorang yang melewat kami. Ichi sadar hal itu.
apa Chiko menyadarinya??.
*******
kami sudah berada di gerbang utama Ibu Kota. disini sedang sepi. mungkin para penyihir di tangkap.
kami melewati gerbang utama dengan mudah. karena tak ada yang menjaga nya. kata Sakura mungkin mereka semua menggunakan Sihir menghilang mereka.
Ibu Kota yang kosong, seperti kuburan dengan banyak bangunan.
tapi kami melihat semua penduduk disini. karena Hanya orang 7 Hari lalu saja yang bisa melihat semua Ras di negeri Penyihir. karena 7 hari itu raja telah memperbarui sistem jadi, yang didalam nya juga mendapatkannya.
mungkin orang yang baru memasuki Ibu Kota tidak bisa melihat isi Barang bangunan nya.
Tapi aku bisa membedakan Ras Penyihir dan mana Ras Manusia. yang kami lihat banyak. tapi aku tau.
"apa kamu bisa membedakan nya..?" ucap Schier.
"bagi sesama Penyihir tau kok! Tanda penyihir itu... dia memakai kalung dan gelang berwana Hijau. dan yang berwana merah tawanan. dan Biru itu Atasan Raja. Para Penyihir sudah dapat Kalung dan gelang itu saat lahir." ucap Sakura.
"tapi hanya keluarga Raja dan Ratu yang tidak memiliki itu.. mereka mempunyai yang lebih dari itu" sambung Rily.
"dan itu adalah Warna Rambut mereka" jawabku. "betul... kamu tau ya" sambung Rily.
__ADS_1
"hanya keluargamu saja yang berwarna sama" ucapku.
"kamu tau banyak ya!" dia memukul pundak ku.
"aku langsung tau saat pertama kali bertemu kok" kataku.
"keren nya...." ucap Schier.
*******
"bunyikan alarm itu..". "baik".
bunyi Alarm lewat Sihir. menunjukan itu tanda bahaya. Raja Baru mengambil nyawa.
"gawat... itu alarm!" ucap penduduk penyihir dan menutup rapat rumah.
membunuh lewat dibunuh langsung. dan secara acak, alat Sihir. Gelang dan kalung akan meledak.
di saat itu banyak pendarahan. dan banyak abu karena kebarkaran. dengan Sihir, Raja baru itu menggunakannya juga. dia membersihkan Rumah atau lain lain dengan cepat.
*******
kami yang baru masuk di Pertengahan. tak tau apa yang terjadi. tapi, rencanaku adalah memancing prajurit langsung. karena kami tak terlalu suka berlama lama.
********
Rifstar kaget karena dia terkena Incaran Raja baru itu. jelas dia menolak. karena itu dia keluar dari sel dengan pedang yang ia sembunyikan dari lama.
********
Rifstar melewati Ichi. dan dia berlari mengarah Hutan.
(Orang itu... persis dengan orang yang menaiki kudaku)
*********
(aku telah kehilang Teman hidupku... dan sekarang aku diburu.. aku tak bisa mati karena aku sudah janji dengan Teman ku, untuk berpetualangan bersama Pahlawan yang terpanggil itu)
dia terus berlari hingga sampai kehutan.
Orang suruhan menyerang nya. tepis pedang musuh dan Orang suruhan itu mencoba lagi. Rifstar begitu cepat dan Orang itu kehilangan Jejak nya. karena itu orang pertama mati. Rifstar berhasil menusuk dari belakang.
(apa aku harus menerima kutuk kan ku...)
********
tentu nya aku memilih ke arah tadi. diriku yang berada di sana adalah bayangan yang sudah level up. hahaha lihat Raja baru, kau akan kalah.
********
Rily menggunakan Bola api nya. menyebar dan membuat Tembok ke tiga hancur.
Sakura menghabiskan Semua prajurit.
Schie membantu Sakura.
dan bayanganku membom tempat Perdagangan Budak. tentu akan mendapatkan masalah baru.
tentu saja, Ilmuwan mengeluarkan Hasil penelitian. Ilmuwan itu bukan dari Negeri Sihir. namun, Negara Tumberg. Orang suruhan RAJA brengsek itu.
Ilmuwan itu mengeluarkan monster kuat dan besar. terdapat tiga bos. dan sepuluh anak kecilnya.
beruntung setelah aku mengebom Perdagangan budak yang lain. aku kembali ke tempat yang ini.
aku menggunakan terbang terbang. pedang itu ku kendalikan.
terbang mengarah Monster kecil. mengenai kepala dan mengeluarkan darah.
sisah Sembilan.
karena aku malas menggunakan pedang itu lagi. ku ledakan ke gerombolan monster kecil. hingga habis tak tersisa.
Ilmuwan itu merasa marah dan jengkel nya keluar. dia menggunakan alat sihir.
dan aku tak bergerak.
berani sekali menggunakan alat sihir!.
aku menggunakan sihir menghilang.
dengan cepat aku mengarah Monster Sisa nya. dan kutebas semua nya.
hasilnya kepala nya hilang.
dengan cepat dan dia lengah. aku pukul Ilmuwan itu. lalu aku lemparkan pedang cadangan. dan mengenai kepala nya.
************
BAB ENAM SELESAI.
MENUJU KE BAB TUJUH.
**ITU ADALAH GAMBAR FAN ART YANG KUBUAT. ANIME KUSUKAI JUGA! TONTON JUGA YA!
BAB ENAM HABIS.
MENUJU KE BAB TUJUH**.
__ADS_1