BERANDAL

BERANDAL
Chanyeol yang Patah hati


__ADS_3

Baekhyun telah mengantar Chanyeol sampai depan rumahnya. Setelah memastikan bahwa Chanyeol benar-benar masuk kedalamnya, ia segera pulang sebelum malam tiba.


Sebenarnya ia masih tidak menyangka, gadis itu akan mengakhiri hubungannya dengan Chanyeol setelah 2 tahun mereka menjalani hubungan, itu bukan waktu yang sebentar. Dan juga, Chanyeol menjadi sangat sedih karena itu. Chanyeol yang biasanya banyak bicara, hari ini menjadi Chanyeol yang pendiam sejak gadis itu menyatakan putus dengannya.


"Pacarnya itu memang menyusahkan," gumam Baekhyun sembari mengacak-acak rambutnya.


Baekhyun yang dulunya sangat ingin memiliki kekasih, jadi berubah fikiran. Ia tidak akan menjalin hubungan dengan wanita yang tidak benar-benar tulus padanya. Tapi siapa juga yang mau sama cowok cupu kayak aku. Itu yang selalu menghantui fikirannya, jadi ia tidak pernah sekalipun mengungkapkan perasaannya pada gadis yang ia sukai.


Sedari tadi Bekkie melamun sampai ia tak sadar kini sudah berdiri didekat halte bus. Untung saja ia tidak bablas jalan sampai rumah.


Ia melihat handphone pemberian Chanyeol. Melihat waktu yang otomatis sudah tercetak didalamnya. "Bus terakhir akan datang 15 menit lagi, sangat lama," gumam nya.


"Baekhyun?".


Tiba-tiba suara seorang wanita mengejutkannya. Sontak saja ia langsung melihat kearah wanita yang memanggilnya itu.


"Kamu, Baekhyun kan?" tanya nya.


Baekhyun mengangguk ragu, "Siapa dia?" batinnya.


"Kamu ingat aku gak?"


Kini Baekhyun menggeleng, "Enggak, aku gak inget kamu".


Wanita itu mendengus sebal, "Ini aku loh, Wendi. Kamu gak inget aku? Kita satu SMP kan".


Baekhyun terlihat sedang berfikir sejenak, kemudian ia mengingatnya, "Kamu, Wendi?". Wanita itu mengangguk.


Biar diperjelas, Wendi adalah teman wanita yang Baekhyun kenal saat SMP. Baekhyun memiliki dua teman yang begitu baik padanya, yaitu Wendi dan Heechul. Dan dulu Wendi ini adalah wanita yang berpenampilan cupu sepertinya. Tapi tak disangka, Wendi yang dihadapan nya kini adalah Wendi yang berbeda, ia sampai tidak mengenalinya.


"Kamu berubah drastis ya Wen," ujar Baekhyun.


Wendi melihat dirinya sendiri, "Cuma gayaku aja kok yang berubah, tapi aku ya tetap aku, Wendi."


Baekhyun tertawa kecil, "Oh ya, Heechul gimana kabarnya?" tanya Baekhyun yang mengingat teman satunya itu.


"Aku disini Baek," sahut Heecul dari kejauhan sembari melambaikan tangannya pada Baekhyun.


"Sudah lama sekali ya," ujar Heechul sembari memeluk Baekhyun.


"Kamu juga berubah banget Heechul," ungkap Baekhyun dan dibalas tawaan oleh teman cowok nya itu.


"Iya dong Baek, kamu juga harus move on dari penampilan SMP mu," jelas Heechul membuat Baekhyun bertanya-tanya. "Move on? Tapi aku suka tampilan ku yang seperti ini".


"Aduh, kalau kamu gak berubah. Kapan kamu dapat pacar, kayak kita. Iya nggak Wen?" ujar Heechul sambil merangkul Wendi.


"Oh! Kalian berdua- Pacaran?" tanya Baekhyun tak percaya dan di jawab anggukan matap oleh kedua pasangan itu.


"Wah, selamat ya!".


Wendi yang sedari tadi memerhatikan gerak-gerik Baekhyun yang aneh, mencoba untuk bertanya. Masalah apa yang sedang di hadapinya, "Baek, kamu kenapa? Kok dari tadi kamu kayak gak nyaman gitu?" tanya Wendi.


Wajah Baekhyun jadi muram, "Aku, hanya tidak ingin memiliki kekasih," ungkapan Baekhyun itu membuat Heechul dan Wendi langsung mengatakan "Apa!?"


"Kamu mau sendirian seumur hidup kamu?" tanya Heechul mengintimidasi.


Baekhyun dengan cepat menggeleng, "Tidak! Bukan itu maksudku. Aku hanya ingin mencari gadis yang benar-benar mencintai ku. Itu saja," jawab Baekhyun.


Heechul menghela nafasnya, "Semua orang pasti maunya seperti itu, tapi coba deh. Kamu pacari satu wanita saja. Supaya kamu tahu, dia benar-benar mencintai mu atau tidak," jelas Heechul.


"Tidak, tidak. Aku tidak akan melakukan itu!".


Tak lama kemudian, bus terakhir pun sampai.


"Wendi, Heechul. Aku duluan ya. Kapan-kapan kita mengobrol lagi," ujar Baekhyun dan dijawab anggukan oleh keduannya.


Ia pun menaiki Bus yang akan membawanya ke halte berikutnya.


"Ternyata Baekhyun masih sepolos itu ya," canda Wendi yang membuat kekasihnya itu tertawa.


~•••~


Tak sampai 1 jam, Baekhyun pun sampai di istana nya. Maksud q rumahnya.


Ia melihat ada beberapa makanan lezat yang sudah disiapkan Bi Lyra untuk makan malam.


"Gimana Chanyeol? Dia sudah baik? Dia masih bersedih?" tanya Bi Lyra bertubi-tubi. Baekhyun pun mengernyit bingung, "Dari mana Bibi tau kalau Chan sedang tidak baik-baik saja?" Baekhyun mengembalikan pertanyaan Bi Lyra.


"Bibi mendengar percakapan mi dengan Chanyeol diteras tadi," ungkap Bi Lyra, Baekhyun mengangguk-angguk, "Chanyeol sudah pulang dengan selamat Bi. Hanya saja, keadaan hatinya belum kembali seperti semula," jelas Baekhyun.

__ADS_1


"Em, yaudah. Kalau gitu kamu ganti baju dulu, abis itu kita makan".


Baekhyun mengiyakan dan langsung pergi ke kamarnya.


"Udah Bi, ayo kita makan! Bekkie udah sangat lapar nih," canda Baekhyun sembari menepuk-nepuk perutnya.


Bi Lyra tertawa dengan gurauan Baekhyun yang bahkan tidak lucu sama sekali, "Yasudah, yasudah. Ayo makan! Nanti keponakan Bibi yang tampan ini bisa mati kelaparan," goda Bi Lyra dan Baekhyun hanya menanggapi dengan tawaan, lalu Baekhyun pun duduk di kursi yang ada disebelah Bi Lyra.


"Kamu harus banyak-banyak makan ya, supaya sehat," ujar Bi Lyra sembari menaruh nasi di piring Baekhyun seperti yang biasanya dilakukan.


"Iya, Bi. Aku sehat banget kok, berkat Bibi yang selalu masak makanan yang enak untukku," canda Baekhyun yang membuat Bi Lyra menjadi tersipu malu.


"Berhenti menggoda Bibi dan makan makananmu."


"Iya Bi," kata Baekhyun dan mulai menyantap makanannya.


"Hmm, ini enak banget Bi!" seru Baekhyun.


"Bukannya masakan Bibi selalu enak kan?" tanya Bi Lyra bercanda.


"Haha, iya iya aku tahu itu."


"Oh iya Baek, tadi kenapa Chan tiba-tiba sedih seperti tadi?" tanya Bi Lyra yabg membuat Baekhyun jadi ikut muram.


"Pacar nya memutusinya, Bi," ungkap Baekhyun yang membuat Bi Lyra terlihat agak terkejut.


"Gadis itu pasti akan menyesal dikemudian hari, menyia-nyiakan lelaki sebaik Chanyeol," kata Bi Lyra memprediksi.


"Yaudah, Bi. Tidak usah membicarakannya," putus Baekhyun.


.


.


.


.


Baekhyun tiba-tiba kepikiran dengan Chanyeol dan ia berinisiatif untuk mengirim pesan pada Chanyeol. Ia meraih ponselnya yang ia letakkan dimeja. Seperkian detik, jari-jarinya mulai menari diatas keyboard.


Baekhyun


>Kamu sudah merasa lebih baik?


"Chanyeol masih off sejak jam 1 siang." Bekkie merebahkan tubuhnya di atas kasur.


Drrt.. Ponselnya berdering. Sepertinya Chanyeol sudah membalas pesannya. Ia pun segera membuka Chat nya kembali.


Sebuah senyuman tercetak jelas dibibirnya.


Chanyeol


>Ya, gue rasa udah lebih baik sekarang


Baekhyun


> Bagus deh, aku lega dengernya.


Chanyeol


>Btw, lo sampe rumah dengan selamat kan?


Baekhyun


>Iya aku sampai dengan selamat, tadi bus terakhir datang 15 menit setelah aku sampai di halte. Aku agak lama menunggu nya, hehe ^^


Chanyeol


>Maaf ya, gara-gara gue ... Lo jadi kesusahan gini deh :(


Baekhyun


>Eh! itu bukan salah kamu kok, Tadi kan aku yang nawarin.


Chanyeol


>Ya tetep aja!


>Sebagai gantinya, besok lo gue traktir es krim!

__ADS_1


Baekhyun


>Ga usah Chan ...


Chanyeol


>Ga nerima penolakan! 😛


Baekhyun


>Okey iya! Aku mau ...


Baekhyun menggelengkan kepalanya, "Pemaksa ya," gumamnya.


Chanyeol


>😃😃😃


>Nah, gitu dong. Kan enak ;)


Baekhyun


>Iya Chan..


>Oh iya, kamu udah ngerjain Pr belum?


Chanyeol


>Hah!! Pr yang mana!?


Baekhyun


>Pr matematika yang dikasih tadi loh, gak inget ya?


Baekhyun pastinya mengerti, Chanyeol sampai melupakan PR nya karena masalah itu. Pasti rasanya sangat berat terlebih lagi, Chanyeol juga memiliki beberapa masalah pribadi lainnya.


Chanyeol


>Oh My!! gue lupa banget, untuk lo ingetin gue Baek


Baekhyun


>Yaudah kamu kerjain sana, aku juga mau ngerjain.. kamu ngerti kan?


Chanyeol


> Wih! Ya jelas dong! IQ gue aja gede 😎


Baekhyun


>Hmm, iya deh iya.. kamu emang pinter.


Masalah tadi gak usah dipikirin lagi ya..


Chanyeol


>Iya, gue gak mikirin masalah itu lagi kok.


>Besok jangan lupa gue traktir es krim!


Baekhyun


>Loh kok aku? harusnya kamu yang jangan lupa, kan kamu yang mau traktir.


Yaudah aku mau ngerjain dulu ya. Daah~


Chanyeol


>Oke Daah~


Baekhyun dan Chanyeol pun akhirnya memutuskan kontak dan mulai mengerjakan tugasnya. Tapi, Baekhyun tidak tahu apa yang Chan benar-benar rasakan sekarang. Masih bersedih, atau sudah baik seperti katanya tadi.


Baekhyun menghela nafasnya, "Sebenarnya aku masih ingin Chat'an dengan Chanyeol, aku ingin lebih bisa membuat nya tenang," lirihnya.


Bahkan Sekarang, dirinya pun juga jadi malas mengerjakan tugas itu. Tapi, ia bukan type siswa yang seperti itu. Malas tidak malas, tugas nya harus selesai.


 


♥♥~~ To Be Continue ~~♥♥

__ADS_1


 


__ADS_2