BERANDAL

BERANDAL
Berubah!


__ADS_3

Baekhyun melihat Bibi nya pergi meninggalkan Chanyeol, sepertinya untuk mengambil sesuatu. Ia melangkahkan kakinya keluar kamar dan menuju ruang tamu.


Chanyeol menyereput teh buatan Baekhyun tadi.


"Chan"


"Uhuk. Uhuk!" Chanyeol tersedak karena terkejut ketika Baekhyun tiba-tiba datang.


"Eh! Kamu gak apa-apa Chan?" tanya Baekhyun reflek menepuk-nepuk punggung lelaki yang tersedak itu.


"Aduh! Lo ngapain si muncul tiba-tiba gitu. Kaget tau gak gue!" marah Chanyeol sambil menepuk-nepuk dadanya.


"Ma- Maaf. Aku gak ada niat mau ngagetin kamu" ucap Baekhyun yang merasa bersalah. Lelaki itu jadi merasa tidak enak pada Baekhyun, "Iya, gue maafin" ujarnya.


Baekhyun duduk disebelah Chanyeol, tapi ia juga memberi jarak sedikit dengan lelaki itu. "Emm. Chanyeol" panggil Baekhyun pelan. "Hmm?" jawab Chanyeol cuek.


"Aku minta maaf ya". Ucapan Baekhyun membuat Chanyeol langsung menoleh kearahnya, " Minta maaf?" tanya Chanyeol bingung. Baekhyun mengangguk," Iya, aku minta maaf. Aku selalu memandangmu dari luar. Aku selalu berasumsi jelek padamu" tutur Baekhyun mencurahkan pemikirannya pada Chanyeol selama ini.


Chanyeol menghela nafasnya lalu ia menyunggingkan senyum kecil, "Ya, wajar aja sih. Gue emang bocah berandalan. Gue sering bikin onar, tawuran juga. Jadi ya wajar kalo pandangan mereka ke gue seburuk itu," jelasnya penuh kepasrahan.


Baekhyun menundukkan kepalanya, "Maka dari itu, aku menyesal Chan. Aku hanya memandangmu dari perilakumu, aku tidak pernah mau tahu latar belakang disemua kenakalan yang kamu buat," ia memegang sebelah pundak Chanyeol dan menatapnya dengan tatapan penuh harapan, "Aku yakin, kamu pasti bisa berubah kok".


"Jadi Power Ranger maksud lo?" ucap Chanyeol bercanda. Baekhyun langsung mempoutkan bibirnya, "Bukan itu maksudku!" kesalnya.


Chanyeol tertawa, "Iya iya, gue tahu yang lo maksud," Chanyeol memandang lurus ke depan,"Apa dengan aku berubah, hidupku akan jauh lebih baik?" fikirnya.


"Iya, aku yakin. Ya walaupun semuanya tidak berjalan sesuai keinginan mu. Kamu harus tetap berusaha!" ucap Baekhyun bersemangat. Namun Chanyeol malah kembali terlihat muram, "Tapi. gue harus berubah dari mana? Dan juga- Kamu mau membantuku untuk berubah?" tanya Chanyeol membuat Baekhyun terbelalak. Ia tidak percaya, Chanyeol akan meminta bantuannya.

__ADS_1


Baekhyun mengangguk mantap, "Ya! Aku akan membantumu untuk berubah!" ucapnya semangat. Chanyeol merangkul, "Bagus! Mulai besok aku akan berubah seperti yang kamu ucapkan!" yakin Chanyeol.


"Wah kalian sudah seakrab itu ternyata" ujar Bi Lyra yang tiba-tiba membuat mereka tersentak kaget. "Ah, iya dong. Aku dan Baekhyun harus sering-sering bersama. Iya kan, Baek?". Baekhyun mengangguk-angguk.


~••••~


Hari Senin sudah kembali, dan para siswa juga harus kembali bersekolah seperti biasanya. Melakukan upacara bendera seperti seharusnya.


Namun, hari ini adalah hari yang berbeda untuk pria bernama Chanyeol. Ia merubah penampilannya 100%. Eh, tidak-tidak, tapi hanya 90%.


Baju seragamnya terlihat rapih, tanpa jaket yang biasanya ia gunakan. Rambutnya juga tak lupa ia sisir agar terlihat rapih juga. Berbeda dengan hari-hari kemarin. Tapi sepatunya masih berwarna-warni, dan rambutnya lupa ia semir.


"Baekhyun!!" panggil Chanyeol yang melihat lelaki yang dipanggil nya itu berjalan melewatinya. Ia pun segera menghampiri lelaki itu sebelum jauh.


Baekhyun melihat dari atas hingga kebawah tubuh Chanyeol, "Penampilan kamu beda ya" ujarnya.


Penampilan baru Chanyeol cukup mengundang perhatian para siswa disekolahnya. Apalagi siswa perempuan, mereka yang jatuh cinta pada Chanyeol. Malah semakin jatuh cinta.


"Aku kok jadi merasa risih gini ya" batin Baekhyun yang melihat seluruh perhatian orang-orang disepanjang perjalanan nya.


"Huh! gue harus terbiasa nih dengan pemandangan kayak gini" ujar Chanyeol dengan pede nya.


Pelajaran pertama sudah dimulai. Guru bahasa Inggris pun masuk kelas.


"Loh Chanyeol, tumben kamu masuk dipelajaran saya" ujar guru Bahasa Inggris yang melihat murid berandalan sedang duduk manis ditempatnya.


"Iya dong Pak! Saya kan juga bisa berubah" jawab Chanyeol.

__ADS_1


"hmm, bagus deh. Semoga kamu bisa pertahankan kebiasaan baru kamu ini" angan Guru itu dan setelahnya ia melanjutkan untuk menjelaskan meterinya.


drrt drttt -Dering ponsel.


"Sebentar ya anak-anak. Bapak mau angkat telepon dulu"


"Iya pak, lama juga gak apa-apa kok" sahut anak lainnya.


Chanyeol beranjak dari tempatnya, "Permisi Nona. Gue boleh pindah ketempat lo gak?" tanya Chanyeol manis ke gadis yang duduk diseberang bangku Baekhyun.


"Iya, boleh kok" gadis itu terbawa dengan pesona Chanyeol ternyata, dan membolehkan lelaki itu menempati kursinya.


"Terimakasih Nona" ucao Chanyeol lalu duduk dikursi itu.


Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya melihat tingkah Chanyeol, "Ada-ada aja".


Tak lama kemudian, Pak Guru masuk kembali kekelas, "Anak-anak. Bapak minta maaf, bapak ada urusan mendadak jadi Bapak harus meninggalkan kelas. Tapi bapak minta, kalian kerjakan buku paket halaman 57 ya" pinta Guru itu. Setelah siswa-siswanya mengerti, guru itu pun keluar untuk mengurus urusannya.


Chanyeol membuka buku paketnya pada lembaran ke 57, dan meneliti soal-soal didalamnya, "Ah! Ini soal mah gampang banget" senang nya.


Walaupun Chanyeol dulunya seorang Berandalan, tapi tak bisa dipungkiri kepintarannya. IQ nya adalah 139 tak heran guru-guru tetap menahannya bersekolah ditempat itu walaupun berkali-kali ia berbuat onar.


"Baekhyun!" panggil Chanyeol dan yang di panggil pun menoleh, "Ya?".


"Kerjain bareng yuk" ajak Chanyeol. Baekhyun pun tidak menolaknya dan mengerjakan tugas nya bersama-sama.


♥♥~~ To Be Continue ~~♥♥

__ADS_1


__ADS_2