
Alarm berbunyi sangat kencang, membuat lelaki bernama Baekhyun itu terbangun karena terkejut. Ia segera mematikan alarm dan mulai membersihkan dirinya, karena ia juga harus berangkat sekolah dengan. Dan juga, ia harus selesai bersiap-siap sebelum Chanyeol datang kerumahnya.
Selesai selesai, ia pergi ke meja makan untuk sarapan. Tapi, kenapa Bi Lyra tidak ada di meja makan menunggunya?
"Bi Lyra?" panggil Baekhyun, namun tidak sahutan dari orang yang di panggilnya itu. Ia pun berjalan ke dapur untuk mencari sosok Bi Lyra. Tapi, ia tak kunjung menemukan Bi Lyra. Baekhyun juga mencari ke kamar, ke toilet, ke halaman tapi Bi Lyra juga tidak ada disana.
"Bi Lyra pergi kemana sih ya?" ujarnya bingung.
Tin tin ...
"Itu pasti Bi Lyra!" seru Baekhyun yang mendengar suara klakson dari luar rumahnya .
"Hai!"
Baekhyun menghentikan langkahnya ketika terntata yang datang itu bukanlah Bi Lyra, tetapi Chanyeol.
"Kenapa? Kok gitu ekspresi nya?" tanya Chanyeol yang melihat perubahan ekspresi dari wajah Baekhyun. "Bi Lyra juga, kok tumben gak nyambut gue?"
"Bi Lyra gak ada di rumah Chan."
"Loh? Bi Lyra pergi? Tumben pagi-pagi gini udah pergi."
Baekhyun menggeleng, "Aku juga gak tahu, biasanya Bibi kalau mau pergi itu bilang dulu ke aku, atau ninggalin surat. Tapi kok ini enggak ya?"
"Mungkin dia ada urusan kali Baek, lo gak usah panik gitu, gak usah berfikir yang macem-macem dulu," ujar Chanyeol menenangkan Baekhyun. "Lo pasti belom sarapan kan?" tanya Chanyeol yang mendapat anggukan.
"Kalo gitu, ayo kita sarapan dulu," ajak Chanyeol. Baekhyun pun tidak bisa menolak, karena sejujurnya ia juga merasa lapar. Dan juga bel masuk masih sangat lama, jadi kemungkinan mereka tidak akan terlambat.
"Wah, Chan! Kamu di beliin mobil baru?" seru Baekhyun ketika melihat mobil sport hitam yang terparkir di depan rumahnya.
"Iya dong."
"Kok bisa?"
"Gak tau, tiba-tiba aja ayah ngasih gue mobil. Gimana, bagus gak mobil baru gue?" ujar Chanyeol sembari memutar-mutar kunci mobil dengan jarinya.
"Bagus! bagus banget!" seru Baekhyun.
"Nah, mulai sekarang, gue jemput lo pake mobil," ungkap Chanyeol membuat Baekhyun langsung melebarkan matanya.
"Kenapa? Ada yang salah?"
"Eng- enggak."
"Yaudah masuk, tunggu terlambat?" Baekhyun pun langsung masuk kedalam mobil itu, begitu pun dengan Chanyeol.
__ADS_1
Baekhyun mengecek ponselnya untuk melihat grup chat. Ia tidak melihat adanya berita penting dari grup itu dan tangannya pun meng'klik' tulisan status lalu ia membuka satu persatu status dari kontak yang sudah ia simpan. Sampai ia sampai di status yang Chanyeol buat malam tadi.
Chanyeol mengecek ponselnya karena deringan yang sedikit menganggu nya. Ia melihat pesan yang masuk dan membacanya dengan gumaman, "Iya sama-sama." Chanyeol langsung melihat ke arah Baekhyun, karena pesan masuk tadi adalah pesan yang Baekhyun kirim untuk nya sebagai balasan.
"Yaelah Baek, tinggal ngomong langsung aja," ujar Chanyeol disusul dengan tawaan kecil.
"Ya gapapa, kan aku mau nya dari ponsel," telak Baekhyun.
"Yaudah, iya iya!"
Sesaat kemudian mereka pun sampai di sebuah rumah makan. Chanyeol sengaja mencarinya di dekat-dekat sekolah, agar setelah selesai ia tak perlu memakan waktu yang lama untuk sampai ke sekolahnya.
Baekhyun terlihat tidak nafsu dengan makanannya, Chanyeol yang melihat itu cukup kesal.
"Baekhyun, lo kenapa sih? makanannya gak enak ya?" tanya Chanyeol dan Baekhyun langsung menepis ucapan Chanyeol itu. "Enggak! enggak kok, ini enak banget, bener deh!"
"Terus? kenapa dari tadi lo kayak gak nafsu gitu?" tanya Chanyeol lagi, "Oh! apa jangan-jangan. Lo masih kepikiran tentang Bi Lyra ya."
Baekhyun kembali menampakkan ekspresi sedihnya, "Ya, aku sedang memikirkan Bibi. Tapi ... selain itu, aku gugup Chan," ungkap Baekhyun yang membuat Chanyeol langsung mendengus sebal.
"Kan udah gue bilang, gak usah gugup. Pede aja, dengan begitu kan lo gak bakalan di buli lagi," ujar Chanyeol dengan semangatnya.
"I- iya, aku usahain ya."
"Sorry, Sorry."
~•••~
Kini, Chanyeol dan Baekhyun sudah berada di parkiran. Semua siswa yang melintas agak keheranan dengan keberadaan mobil Chanyeol. Mungkin karena mereka belum pernah melihat mobil itu sebelumnya.
Dan Baekhyun menarik nafasnya berkali-kali, mengumpulkan segala keberaniannya.
"Baek, denger ya. Nanti pas lo keluar mobil, lo harus tampil keren. Jangan lesu, lo harus kayak Bad boyoy oke! Lo tau bad boy kan?"
"Iya aku tau, tapi emang harus begitu ya?"
"Ya iya lah! Udah ayo keluar."
Akhirnya, hari ini dan detik ini. Seorang Byun Baekhyun, berubah menjadi cowok Cool, bukan cowok cupu yang selalu ditindas oleh teman-temannya.
Baekhyun menuruti perkataan Chanyeol, ia keluar dari mobil Chanyeol dengan mengikuti gaya seorang Bad boy. Sontak saja, siswa-siswi yang ada disana langsung tercengang melihat perubahan Baekhyun yang cukup drastis.
Bahkan tak sedikit anak perempuan yang menatap Baekhyun di sepanjang jalan tanpa berkedip, sampai mereka tak sadar menggigit jarinya sendiri. Namun Baekhyun tetap berjalan mengikuti langkah kaki Chanyeol.
__ADS_1
"Gila! itu beneran Baekhyun si cupu?"
"Ganteng banget!"
"Sumpah tiba-tiba gue pengen jadi pacarnya!"
"Bad boy banget!"
"Kenapa gak dari dulu aja sih, Baekhyun berubah kayak gitu."
"Tuhkan! gue bilang juga apa, Baekhyun itu ganteng."
Itulah ucapan-ucapan yang Baekhyun dengar dari orang-orang yang dilintasinya. Ternyata Chanyeol benar, dengan dirinya berubah, maka pandangan teman-temannya pun juga akan berubah.
"Udah gue bilang kan, mereka itu cuma liat dari ketampanan, jadi kalo lo berubah kayak gini, mereka pasti langsung luluh," ujar Chanyeol.
"Itu, serusan si Baekhyun?"
"Yaelah, si cupu doang," ujar Gadis yang berdiri di balik dinding dengan satu temannya. Gadis itu adalah Allena, gadis yang pernah menyakiti perasaan Baekhyun.
"Ih Allena! Lo liat dulu deh," ujar temannya yang bernama Lisa sembari membalik tubuh Allena yang sedang asik berdandan itu.
"Ih apaa___ " Allena langsung melongo melihat Baekhyun, "Itu beneran Baekhyun?"
"Yeh! Lo malah nanya balik."
"Gue gak salah liat kan!" Allena mengucak matanya dan menajamkan penglihatannya.
"Itu beneran si cupu Lena! Gila, ganteng banget dia, lo pasti nyesel kan udah nolak dia," tebak Lisa membuat Allena tak bisa berkutik dan merutuki perbuatannya di masa lalu.
"Kak Baekhyun!"
Baekhyun menoleh ke arah suara yang berasal dari punggungnya itu, "Ya?"
Bukannya menyampaikan apa yang ingin disampaikan, gadis yang di ketahui adik kelas Baekhyun itu malah diam dan memperhatikan wajah lelaki itu, "Ah, ganteng banget."
"Maaf," tegur Baekhyun yang membuat gadis itu langsung tersentak dan berlari.
"Gue kira dia mau ngomong apa gitu," celoteh Chanyeol.
"Gue harus bikin Baekhyun suka lagi sama gue," ujar Allena.
"Serius? Saingan lo sekarang banyak loh."
__ADS_1
"Gue gak peduli, gue bakal nyingkirin orang-orang yang berani ganggu gue buat deketin Baekhyun," teguh Allena disertai smirk nya. Setelah itu ia pergi dari tempatnya bersama Lisa.
♥♥~~ To Be Continue ~~♥♥