BERANDAL

BERANDAL
Perdebatan


__ADS_3

Suasana dikantin hari ini tidak begitu ramai, tidak seperti biasanya. Mungkin hari ini banyak siswa yang tidak hadir. jelas saja, ini hari sabtu dan besok adalah hari Minggu, mereka berfikir ini hari yang sangat tanggung. Baekhyun melihat pria didepannya yang sedang makan dengan lahapnya. Ia menemani Chanyeol untuk makan dikantin, ini tidak termasuk kedalam permintaan Chanyeol.


"Apa dia tidak diberi makan selama setahun?" Batin Baekhyun.


"Hmm?" Chanyeol menyadari tatapan Baekhyun, "Lo lapar?" Tanya Chanyeol.


Baekhyun segera menggelengkan kepalanya, " Eng- enggak kok" Tukas Baekhyun.


"Bohong kan?" Tanya pria itu lagi dan ia memanggil salah satu penjual di kantin, "Bu, saya pesan Mie satu lagi ya!" Pinta Chanyeol. "Eh, gak usah Chan" Baekhyun berusaha menolak lalu Chanyeol melototi Baekhyun agar lelaki itu menurut.


"Ini mie nya, hari ini bayar ya, jangan ngutang lagi!" Ceplos Ibu kantin setelah memberikan semangkuk mie itu.


"Iya, saya bayar kok" Ujar Chanyeol, lalu Ibu kantin itu pergi. "Nunggu apa lagi? Cepet makan!" Ujar Chanyeol ngegas.


"I- iya," Dengan terpaksa, Baekhyun pun memakan Mie yang dibelikan Chanyeol.


•••


"Chan.. Makasih ya, udah belikan aku mie" Ucap Baekhyun.


"Gue beliin lo Mie bukan tanpa alasan ya" Tekan Chanyeol. Baekhyun hanya mengangguk pasrah.

__ADS_1


"Yaudah, aku permisi mau ke kelas" Pamit Baekhyun. Chanyeol menahan langkahnya, "Siapa yang nyuruh lo ke kelas?" Tanya Chanyeol, Baekhyun mengangguk tidak tahu. "Ayo ikut gue," Baekhyun menahan Chanyeol yang hendak menarik tangannya, "M- mau kemana?" Tanya Baekhyun, Ia takut Chanyeol akan mengajaknya untuk bolos. "Gue gak mau macem-macem," Chanyeol membawa Baekhyun ke ruang guru.


"Kok, kenapa kesini?" Tanya Baekhyun.


"Laporin kejadian tadi sama kepala sekolah, gue jadi saksi" Ujar Chanyeol, namun Baekhyun justru menolaknya. "Kenapa? Lo takut sama mereka?" Baekhyun mengangguk, "Aduh lo ada di bawah kuasa gue, jadi kalo mereka macem-macem sama lo, gue yang bakal nyelametin lo, ngerti?" Chanyeol memaksa Baekhyun untuk memasuki ruang guru dan memberitahu semua kejadian yang menimpanya ditoilet dengan Chanyeol yang menjadi saksi dari kejadian itu. Untungnya kepala sekolah mempercayai mereka dan memberi hukuman kepada ketiga pria yang berbuat kejahatan pada Baekhyun dengan memberi sanksi seberat-beratnya.


"Huh, akhirnya satu urusan selesai" Lega Chanyeol setelah keluar dari ruang guru dan ia melihat Baekhyun yang sepertinya dipenuhi dengan kekhawatiran. "Udah gue bilang kan, lo gak usah khawatir" Tekan Chanyeol, "Sekarang lo balik ke kelas sana, gue mau bolos" Ujar Chanyeol lalu pergi meninggalkan Baekhyun.


"HEH CUPU!!" Tiba-tiba salah satu dari pria yang membullynya itu datang menghampirinya dengan amarah yang sudah dipucuk kepalanya dan memukul rahang Baekhyun hingga jatuh tersungkur.


"LO BERANI-BERANINYA YA NGELAPOR KE KEPALA SEKOLAH!!"


"TIDAK BERMAKSUD APA HAH!! LO SEKARANG PUAS, GUE DI KELUARIN DARI SEKOLAH!! LO PUAS KAN!!" Murkanya sambil terus menerus melayangkan pukulan di wajah Baekhyun.


"Woy ada yang ribut, liat yok"


"wah si cupu kena lagi"


"gue denger dia ngelaporin S*** ke kepala sekolah"


Chanyeol yang mendengar percakapan mereka itu langsung berlari ketempat ia meninggalkan Baekhyun tadi. Dan benar saja, lelaki yang katanya ingin ia lindungi sekarang sedang di hajar habis-habisan. Ia segera menghentikan aksi pria yang memukuli Baekhyun dengan menahan tangannya yang hampir saja melesat mengenai wajah lelaki yang ketakutan dibawahnya.

__ADS_1


"Mau apa lo! gak usah ikut campur!!" Kesal pria itu.


"Ya gue harus ikut campur lah!! Karena gue yang minta dia buat laporin cowok mesum kaya lo!!" Amarah Chanyeol sudah meluap. Alhasil, Chanyeol berkelahi dengan pria itu, saling pukul memukul. Sementara Baekhyun, Ia berusaha memisahkan mereka berdua, "Hei.. tolong berhenti" Ujar Baekhyun, namun keduanya mengabaikannya dan terus berkelahi.


"KU BILANG BERHENTI !! "teriak Baekhyun dan membuat siapapun yang menonton mengalihkan pandangan kearahnya. Kedua pria itu pun juga menghentikan perkelahian mereka.


"Aku__ "


"Udah gak usah jelasin apa-apa! Kita pergi" Chanyeol menarik tangan Baekhyun untuk menjauh dari kerumunan.


~•••~


Chanyeol membawa Baekhyun kekelas, dan ia memutuskan untuk tidak jadi membolos. Ia melihat wajah Baekhyun yang memar dan tubuh mungilnya yang bergemetar. Ia memeluk lelaki di hadapannya itu, "Maaf Baek, gue gak nepatin kata-kata gue sendiri. Harusnya gue gak ninggalin lo tadi," Chanyeol merasakan bahu Baekhyun bergetar dalam dekapannya, Dia menangis? Chanyeol mengeratkan pelukannya, membiarkan lelaki itu membasahi bajunya dengan airmata nya. Bagaimana pun ini adalah kesalahannya, lelaki ini menjadi babak belur seperti ini.


Baekhyun melepas pelukan Chanyeol dan menatap Chanyeol dengan matanya yang basah karena air mata, "Chan.. makasih kami udah mau nolong aku," Chanyeol mengangguk, dan Baekhyun kembali memeluk pria jangkung didepannya. Entah kenapa, ia merasa tubuh Chanyeol sangat hangat dan membuat hatinya merasa sedikit lebih tenang.


Chanyeol sendiri agak risih jika memeluk pria seperti ini, bisa dikatakan dia adalah orang yang tidak menyukai sentuhan dengan pria lainnya, seperti berpelukkan misalnya. Tapi kali ini, rasa tidak suka itu hilang sekejap, bahkan ia membiarkan pria dihadapannya ini memeluk dirinya. Apa ini karena rasa kasihan?


"Emm.. Baek?" panggil Chanyeol ketika menyadari tidak ada pergerakan dari Baekhyun, dan suara tangisnya menghilang. Ia melepas Baekhyun dari tubuhnya, "Ck.. bisa-bisanya dia tidur" Kesal Chanyeol dan ia membiarkan Baekhyun tidur ditempat duduknya, "Kepalanya sakit gak ya kalau tidur seperti itu?" Ujar nya yang merasa tidak enak. "Ah biarin deh".


♥♥~~ To Be Continue ~~♥♥

__ADS_1


__ADS_2