BERANDAL

BERANDAL
Sikap Buruk Allena


__ADS_3

Kini Allena sedang duduk di kursi yang ada di koridor, ia menunggu kedatangan Baekhyun dengan tujuan untuk mencari muka dihadapan lelaki itu. Tujuannya kali ini adalah mendapatkan Baekhyun. Jadi apapun halangannya, ia harus mendapatkan apa yang ia mau.


Allena bangkit ketika melihat Baekhyun yang semakin mendekat kearahnya dan ia akan memulai aksinya.


"Hai Baekhyun, lo .. hari ini ganteng banget ya," puji Allena yang membuat lelaki bernama Baekhyun itu tersipu malu.


Baekhyun akui, ia senang mendapat pujian dari orang yang di sukai nya. Tapi ia juga tahu, bahwa Allena menjadi seperti ini karena perubahan dari dirinya. Baekhyun ingin Allena tulus padanya, bukan karena penampilannya.


"Ngapai lo disini?" tanya Chanyeol ketus.


"Emang kenapa sih? Suka-suka gue dong mau dimana kek," jewab Allena yang tak kalah ketusnya, dan ia kembali tersenyum ke arah Baekhyun.


"Oh! Pasti lo nyeselkan udah nolak Baekhyun. Dan sekarang lo mau Baekhyun jadi pacar lo? No Way! Gak bakal gue biarin," ujar Chanyeol dan langsung menarik Baekhyun untuk menjauh dari gadis ganjen itu.


"Ih! Chanyeol tuh bener-bener ganggu tau gak!" kesal Allena dan kaki nya menendang kursi yang ada di depannya, alhasil ia kesakitan sendiri.


"Udah lo tenang aja, gue yakin walaupun Chanyeol ngomong gitu, tapi Baekhyun itu masih punya perasaan buat lo. Jadi lo harus tetep berusaha buat dapetin dia," hasut Lisa yang membuat semangat Allena untuk mendapatkan Baekhyun menjadi bertambah berkali-kali lipat.


"Lo bener juga, yaudah yuk ke kantin. Masih bete nih gue sama si Chanyeol itu."


~•••~


"Baek, Lo kenapa sih?" tanya Chanyeol yang melihat Baekhyun melamun semenjak bertemu dengan Allena.


"Enggak kok, aku gak apa-apa."


"Yakin?"


"Iya."


"Jangan bilang lo masih ngarep sama si Allena," tebak Chanyeol. Baekhyun tidak bisa menjawab dan hanya menunduk yang tandanya tebakan Chanyeol tadi itu benar. Ia mendengus sebal, "Udah lah Baek, Allena itu gak tulus sama lo. Gue yakin suatu hari nanti lo pasti nemuin cewek yang emang bener-bener tulus cinta sama lo, bukan Allena orangnya" ujar Chanyeol menyemangati Baekhyun.


Perkataan Chanyeol itu ada benarnya. Kalau Baekhyun meneriman Allena, nantinya pasti ia akan disakiti. Bukannya berburuk sangka, tapi ia hanya mencoba berfikir resiko apa yang akan dihadapinya ketika ia berpacaran dengan gadis yang bahkan tidak tulus mencintainya.


"Iya, kamu benar Chan. Makasih ya udah ngingetin."


"Ya, gue gak mau kalo lo disakitin lagi sama Allena."


Chanyeol merangkul Baekhyun, "Udah ah, gak usah galau-galau lagi. Mending kita ke kantin, gue deh yang traktir."

__ADS_1


"Kita makan mie lagi?"


"Enggak dong, kali ini kita makan tteokboki."


"Tteokboki? sejak kapan di sekolah kita ada yang jual makanan itu?" tanya Baekhyun.


"Makanan itu baru aja masuk kantin kemarin," canda Chanyeol. "Udah jangan banyak tanya, keburu kehabisan kita." Chanyeol pun membawa Baekhyun ke tempat tujuannya itu.


Tanpa Chanyeol dan Baekhyun sadari, ternyata ada dua manusia yang menguping pembicaraan mereka berdua.


"Tuh kan! Chanyeol itu racun. Liat aja apa yang bakal gue lakuin buat si Caplang itu, siapa suruh dia berani ganggu rencana gue," ucap Allena tak main-main.


"Rencana selanjutnya apa?"


"Lo liat aja."


Allena dan Lisa pun pergi meninggalkan tempat persembunyian nya. Dan melanjutkan perjalanannya ke kantin.


Sementara itu, Chanyeol dan Baekhyun sudab selesai memesan dan mereka hendak pergi ke tempat duduk yang masih kosong.


Namun dengan sengaja, Allena menabrak Chanyeol dan membuat makanannya tumpah mengenai baju seragamnya.


"Lo! lo sengaja hah!!" kesal Chanyeol yang nelihat bajunya yang kotor dan makanannya yang jatuh ke lantai.


"Kalo iya kenapa!?" ujar Allena disusul tawanya.


"Allena!" Baekhyun membentak gadis itu, membuat keduanya langsung diam tak bergeming.


"Kok lo bentak gue sih."


"Aku gak suka kamu kayak gitu ke Chanyeol! Ayo Chan, kita pergi aja dari sini," ujar Baekhyun lalu ia menggeret Chanyeol pergi dari tempat itu.


"Baekhyun ngeselin banget sih!"


"Lo juga sih, harusnya tuh lo pake cara halus," ujar Lisa.


Allena terlihat berfikir dan tak lama sebuah ide terlintas di kepalanya, "Kayaknya gue tau apa yang harus gue lakuin, lo mau kan bantu gue?"


"Pasti lah!" seru Lisa.

__ADS_1


~•••~


Baekhyun membawa Chanyeol ke kantin lain. Di sekolahnya memang ada dua kantin, kantin utama ada di dekat parkiran, dan kantin lainnya ada di belakang sekolah. Kantin itu tidak ramai, hanya beberapa siswa yang kesana, entah untuk jajan, atau hanya sekedar nongkrong dan bolos dari pelajaran.


"Kita makan disini aja," ujar Baekhyun yang terlihat masih kesal.


"Y- yaudah, gue pesen Mie dulu ya," ujar Chanyeol dijawab anggukan oleh Baekhyun.


"Bu, saya pesen Mie ya, dua."


"Chan, maaf ya." Pernyataan Baekhyun membuat Chanyeol langsung mengernyit heran.


"Minta maaf? buat apa?"


"Gara-gara aku, kamu jadi kena imbasnya. Allena jadi gituin kamu tadi," ucap Baekhyun dengan rasa bersalah yang memenuhi dirinya.


"Kok lo yang minta maaf, harusnya si Allena. Lagian juga gak apa-apa kok, baju gue juga gak kotor-kotor banget."


"Oh iya baju kamu, sebentar ya. Aku bantu bersihin." Baekhyun mengambil tissue di meja yang ada di sebrang lalu kembali dan mulai mengelap beberapa bercak saus di baju Chanyeol.


"Sebenernya gak usah di bersihin juga gak apa-apa sih, gue kan bisa pake jaket buat nutupin," cercah Chanyeol.


"Iya juga sih, tapi tetep aja. Setidaknya kotoran ini sedikit samar," ujar Baekhyun. Chanyeol hanya pasrah menghadapi ke keras kepalaan sahabatnya ini.


"Oh iya Chan, satu lagi. Aku juga mau minta maaf, gara-gara kamu berteman denganku, teman-teman kamu jadi pada ngejauhin kamu."


"Gak masalah, justru gue salah berteman sama mereka, prilaku gue jadi buruk. Yang bener itu ya bersahabat sama lo gini," ujar Chanyeol dengan senyumnya.


"Gue juga minta maaf sering ngebully lo dulu, gue sering bikin lo pulang dengan keadaan babak belur." Chanyeol akhirnya mengucapkan ini pada Baekhyun. Kalimat yang ingin sekali ia ucapkan.


Baekhyun menghentikan kegiatannya, "Sejujurnya, semenjak itu, aku sangat membencimu Chan, aku pengen banget kasih kamu satu pukulan sebagai bentuk balas dendam ku."


"Kalau gitu lo boleh pukul gue sekarang, gue gak akan bales Baek," pinta Chanyeol, namun Baekhyun langsung menepis ucapan Chanyeol.


"Enggak, aku gak akan mukul kamu. Dengan aku berteman sama kamu. Semua dendam aku hilang. Kamu kan juga sering bantu aku," ungkap Baekhyun.


"Makasih ya Baek. Kalo gitu, sebagai gantinya, gue bakal cariin pacar buat lo. Gimana?" tawar Chanyeol.


"Apasih? gak usah. Nanti juga dateng sendiri," jawab Baekhyun di susul dengan gurauan.

__ADS_1


♥♥~~ To Be Continue ~~♥♥


__ADS_2