
Baekhyun membuka matanya, dan ia mendapati dirinya yang tertidur di atas matras. "Lo udah bangun" sapaan pertama yang ia dengar dan dilihat nya lelaki jangkung yang berdiri didekat lemari tempat piala-piala. "Hah! udah jam berapa ini!!?" Baekhyun terkejut bukan main setelah melihat langit yang sudah gelap dari jendela ruangan itu.
"Sudah jam 7 malam " ujar Chanyeol santai.
"Jam 7! Kalau gitu aku harus segera pulang" Baekhyun panik sembari mencari-cari tasnya. "Nih" ucap Chanyeol melempar tas yang lelaki itu cari. Setelahnya Baekhyun berlari menuju pintu, tapi yang terjadi..
"Loh, kenapa pintunya gak bisa dibuka!" Tanya Baekhyun ketika ia kesulitan untuk membuka pintu itu.
"Pintunya dikunci"
"Mana kuncinya? aku harus segera pulang" tutur Baekhyun sambil menghentakkan kakinya karena ia panik.
"Lo kira gue megang kuncinya? Pak satpam yang ngunci kita dari luar. Lo sih tidur kayak kebo" cetus Chanyeol.
"Kenapa kamu gak bangunin aku aja!?"
"Y- Ya. Gue. Gak tega lah, lo pules banget kayak gitu" ujar Chanyeol yang merasa gengsi dengan perilaku nya sendiri.
"Terus kita harus gimana?" Tanya Baekhyun mendekat ke Chanyeol.
"Ya. Kita harus nunggu sampe besok pagi lah" ujar Chanyeol yang juga pasrah. Sejak Baekhyun tertidur, dirinya sudah berusaha berteriak, bahkan sampai menendang pintu itu berkali-kali. Namun nyatanya memang tidak ada yang mendengarnya.
Baekhyun terduduk pasrah, ia tak percaya ini benar-benar terjadi padanya. Terkunci dengan laki-laki berandalan, kalau sewaktu-waktu Chanyeol memukulinya bagaimana? Tidak-tidak bukan itu poin pentingnya, itu adalah perasaan Bi Lyra. Pasti saat ini Bi Lyra sedang mengkhawatirkan nya. Dan juga, jangan sampai Bi Lyra sampai tidak makan karena menunggunya pulang. Baekhyun mengacak-acak rambutnya frustasi. "Kenapa sih, hari ini benar-benar buruk banget" sedihnya.
"Udah deh, gak cuma lo ya yang ada disini, gue juga ada di sini. Gak usah merasa lo doang yang ketiban sial" cetus Chanyeol dan ia menidurkan dirinya di matras, "Sekarang gue mau tidur, jangan ganggu gue".
Sesaat kemudian suasana menjadi hening, tidak ada suara baik dari Baekhyun maupun Chanyeol.
Baekhyun memeluk dirinya sendiri, malam ini rasanya begitu dingin dibandingkan dengan malam kemarin. Ia juga berulang kali mengusap-usap telapak tanganya dan menempelkannya pada tengkuknya agar tubuhnya merasa sedikit lebih hangat.
"Semoga gak ada serangga disini"
__ADS_1
Ia melihat sedikit kearah Chanyeol yang sepertinya sudah terlelap, "Entah kenapa hari ini dia begitu baik padaku" gumamnya. Matanya beralih pada jaket Chanyeol yang tergeletak di meja, lalu ia mengambilnya dan menaruh jaket itu diatas tubuh Chanyeol sebagai selimut.
"Dia tidak terlihat menyeramkan ketika tertidur seperti ini. Malah terlihat lucu" gumamnya dengan senyum yang tanpa sadar terbentuk indah di wajahnya.
Grep!. Tiba-tiba tangan Chanyeol menarik tangannya, sehingga posisinya kini menjadi tiduran di sebelah lelaki itu.
"Ap- Apaan ini!" wajah Baekhyun memerah sendiri. Tapi tak bisa dipungkiri, setiap ia mendekat kearah lelaki jangkung ini, pasti dirinya selalu merasa lebih tenang. Perlahan matanya mulai tertutup dan ia pun akhirnya ikut tertidur.
~•••~
Pagi telah tiba, suara-suara burung yang saling bersautan itu berhasil membuat satu lelaki terbangun dari tidur lelapnya.
"Eh?" kaget Chanyeol yang melihat tangannya mengenggam tangan lelaki satunya yang masih tertidur lelap dan ia langsung melepaskannya.
"Hoy! Bangun" Chanyeol membangunkan Baekhyun sambil memakai jaketnya.
"hmm~ Chanyeol. Kenapa kamu begitu baik padaku?" Baekhyun mengigau. Sedangkan yang disebut namanya itu hanya mematung tak bisa berkutik. Chanyeol mendekatkan wajahnya untuk melihat lebih dekat wajah lelaki yang ia panggil 'Cupu' itu kalau sedang tertidur.
Cklek. Pintu akhirnya terbuka. Namun melihat Baekhyun dan Chanyeol yang berdua didalam ruangan membuat orang yang baru masuk itu terkejut.
"Bapak gak usah salah sangka" santai Chanyeol sembari memakai tasnya. Dan ia membangunkan Baekhyun.
"Udah pagi ya" ujar Baekhyun yang baru bangun sambil mengucek matanya.
"Iya udah pagi, sekarang lo pulang. Pintu udah kebuka" Chanyeol menarik tangan Baekhyun agar lelaki itu cepat bangun dan meninggalkan tempat itu.
~••~
"ugh.. aku sangat ngantuk" ucap Baekhyun dan berjalan seperti orang yang sedang mabuk. Dengan amat terpaksa Chanyeol membopong nya agar cepat sampai rumah.
"berat juga nih orang" protes Chanyeol.
__ADS_1
Saat sampai didalam bus Baekhyun belum juga terbangun. Ia tidak menyangka lelaki ini sangat susah untuk dibangunkan. "Hei lo berhenti di mana?" tanya Chanyeol. "Di halte depan" jawab Baekhyun setengah sadar.
Setelah sampai di halte yang Baekhyun maksud, mereka pun turun. Dan Baekhyun memberi tahu jalan kearah rumahnya walaupun dalam keadaan setengah sadar.
"Permisi" salam Chanyeol ketika sudah tepat berada didepan rumah Baekhyun.
"Ya ampun Baekhyun!!" ujar Bi Lyra sambil berlari dan melihat Baekhyun yang dipobong oleh Chanyeol. "Kenapa sama Baekhyun?" Tanya Bi Lyra khawatir. "Tenang Bu, dia cuma tidur kok" jawab Chanyeol.
Melihat Bi Lyra yanh sepertinya sedang sibuk, Chanyeol berinisiatif untuk mengantar Baekhyun sampai ke kamarnya. Dan Bi Lyra sangat berterimakasih padanya.
Bukk. Chanyeol menghempaskan tubuh Baekhyun di ranjangnya dan ia juga melepas tas yang masih digemblok Baekhyun.
"Duh! bener-bener deh. Dari sekolah sampai sini, dia gak bangun juga. Abis minum obat tidur berapa pil sih nih orang" kesal Chanyeol dan ia berjalan meninggalkan kamar Baekhyun.
"Sebenarnya ada apa nak, Baekhyun juga tidak pulang semalaman" tanya Bi Lyra pas ketika Chanyeol menuruni anak tangga terakhir.
"Ah, itu, kita terkunci di sekolah Bu" jelas Chanyeol diselingi tawa kecil.
"Tapi kalian tidak apa-apa kan?"
"Dia juga mengkhawatirkan ku?" Tanya Chanyeol didalam hatinya. "Iya Bu, kami baik-baik aja kok, gak ada yang perlu dikhawatirkan" jelas Chanyeol.
"Sekali lagi Ibu ucapkan terimakasih sama kamu nak, seumur-umur Ibu baru lihat seorang teman sekolahnya mengantarkan dia pulang seperti ini, terakhir warga sekitar yang mengantarnya ketika dia babak belur" ungkap Bi Lyra dengan wajah yang sedih. Chanyeol tersentak mendengar pernyataan Bi Lyra, Jangan jangan yang waktu itu Baekhyun gue pukulin abis-abisan, Tebaknya. Karena rasa tidak enak Chanyeol, ia meminta maaf untuk itu, "Oh, itu. Aku minta maaf ya Bu" ucap Chanyeol dan Bi Lyra terlihat bingung. "Ya- A- aku minta maaf karena ulah teman-teman disekolah terhadap Baekhyun" Ia tidak mau sampai di maki-maki Bi Lyra karena ulahnya yang sudah membuat Baekhyun babak belur waktu itu.
"Yaudah, Bu. Aku pamit ya, orang tuaku juga pasti mencariku Sekarang" ucap Chanyeol.
"Ah, Nak, kalau boleh Ibu tahu, siapa namamu" tanya Bi ira yang membuat pergerakan Chanyeol sempat terhenti. "Namaku Chanyeol Bu" ungkapnya setelah itu ia melanjutkan perjalanan pulangnya.
♥♥~~ To Be Continue ~~♥♥
__ADS_1