Bereinkarnasi Menjadi Pangeran

Bereinkarnasi Menjadi Pangeran
Episode 7


__ADS_3

Normal Pov


"Hmm.. tapi kalau kupikir pikir lagi harusnya tubuhku sudah mati di dunia asalku, masa aku harus masuk ke tubuh yang sudah busuk terus bangkit dari kubur si? serem amat dah, kayak Zombie aja" Ujar Song Nan sambil membayangkan dirinya mengalami hal seperti itu. Pertama tama jiwanya kembali masuk ke tubuh asalnya, lalu matanya langsung melotot. Ia mengeluarkan tangannya dari kubur dan segera bangkit keluar dari kubur.


Seorang om om yang melihatnya berteriak, "Aaaaaa zombienya lebih cakep dari saya! Saya tak terima!"


Dan... Pang!!!


Kepalanya dipukul dengan batang sapu milik nenek tua yang pernah ia selamatkan.


"Beristirahatlah dengan tenang, zombie muda" Ujar si nenek. Aih, membayangkannya saja Song Nan jadi merinding disko.


"Iiihhh gak gak gak, cakep cakep jadi zombie buat apaan? mending disini aja dah"


"Tapi.. itu si raja neraka jujur kagak ya?" gumamnya pelan.


(Neraka)


"HACHEEEMMMM!!!" Suara bersin raja neraka yang volumenya melebihi suara bersin bapak author menggema di seluruh wilayah neraka, bahkan efeknya sampai terdengar di dunia para dewa.


(Dunia dewa)


"Astoge itu suara apaan? mirip cicak bersin" Ujar Dewa pedang api. Yang sukses mendapat tamparan kasih sayang dari istrinya.


"Cicak kok bersin? ngaco!" Balas sang istri, dewi bulan.


(Neraka)


"Kali ini aku yakin Song Nan lah yang selalu mengutukku!" Ujar Raja neraka sambil mengelap ingusnya. Hakim neraka yang ada disebelahnya hanya menatap dengan tatapan penuh tanda tanya.


"Oh ya, yang mulia. Anda yakin Song Nan akan mencari bahan bahan tersebut?" Tanya Hakim neraka, berusaha mengalihkan topik pembicaraan mereka.


"Tentu saja, aku menipunya dengan bilang bahan itu bisa mengembalikan dia ke dunia asalnya. Mungkin ia akan sedikit marah, tapi hanya ini satu satunya cara untuk mengembalikan kedewaannya" Jelas Raja Neraka panjang lebar, Hakim neraka manggut manggut sambil mengelus elus jenggot panjangnya.


"Tapi bukankah ia hanya butuh lily merah(lily spiderman) saja? 2 bahan sisanya seharusnya dicari oleh yang mulia atas perintah kaisar dewa?"


"Oh itu.. aku gapunya waktu lagi selain untuk main game, jadi kusuruh dia deh. Oiya tolong urusin neraka lagi ya! aku mau top up game dulu, Mwehehehe~" Ujar Raja Neraka lalu segera menghilang entah kemana.


(Benua Qingming)


"Ukh.. terserahlah, mending sambung tidur"


Saat Song Nan baru saja memejamkan matanya, terdengar suara yang sangat familiar di telinganya dan cahaya muncul dari balik tirai jendela kamarnya.

__ADS_1


"Kukuruyukkkk!!!"


'Sialan' Batin Song Nan dengan wajah kesal.


"BANGOOOOOOOONNNNN!!! PAK PAK BUM BUM PAK! BANGOOOOONNN BANGON! BANGOOOONNNN BANGON!"


"DIEM WOY!" Teriak Song Nan frustasi. Ia sungguh lelah dengan kehidupan ini, terutama dengan tabiat sang kakak.


'Pangeran yang asli pasti sudah bunuh diri kalau jadi aku..'


Hari haripun berlalu, sudah 5 hari sejak Song Nan mulai mencari informasi tentang tanaman yang disebutkan oleh Raja Neraka. Namun bukannya ketemu, dia justru mendapatkan tatapan aneh dari orang orang yang mendengar pertanyaannya.


"Orang ini sakit jiwa kali ya? tanaman kayak gitu memang ada?"


"Lily spiderman? tumbuhan apaan itu?"


"Sepertinya pangeran sudah ga waras, tapi kok tetep ganteng ya? aaaaa.. gantengnya~"


"Lumpur dispenser, kalau lumpur campur kotoran kerbau si banyak di rumahku"


"Kumis harimau? Kumis kucing aja susah mau dicabut" Ujar seseorang sambil berusaha mencabut kumis kucing peliharaannya, namun jarinya justru digigit oleh kucing itu.


"Aaaa.. sakit sakit sakit!"


"Hah.. menyebalkan, apa aku harus mencari petunjuk ke luar perguruan?" Gumam Song Nan pelan.


"Ah baiklah, Besok aku akan izin keluar perguruan!" Teriaknya dengan semangat membara, namun justru berakhir dengan...


"DISANA! ITU PANGERAN!"


"PANGERAAAAANNNNNN"


"SAYANGKUUUU"


"AAAA PERGI KALIAN, JANGAN KEJAR AKU!!!"


Song Nan berlari sekuat tenaga. Fans fanatiknya pun sama, mengejar sekuat tenaga. Song Yun yang melihat kejadian itu dari balik sebuah kedai hanya bisa menatap nanar adiknya itu.


"Semoga dewa melindungimu, adikku.."


Sementara itu tanpa sepengetahuan mereka berdua, sang kaisar telah berangkat menuju lotus academy untuk menemui kedua anaknya. Terutama pangeran kesayangannya, Song Nan. Ia ditemani oleh pangeran ketiga yang merupakan anak dari permaisuri yang sekarang, namanya ialah Song Lie.


"Ayah, kenapa kita harus ke sini sih?" Tanya Song Lie dengan wajah cemberut.

__ADS_1


"Kamu kan tahu kita mau menjenguk kakak kakakmu, juga kamu sendiri tadi yang memaksa ikut" Jawab Sang Kaisar. Ia sedikit risih dengan tingkah laku anak ketiganya itu.


'Cih kalau bukan karena ibunda yang nyuruh juga aku mana mau. Lagian kenapa aku harus manggil Song Nan itu kakak? Umurnya kan sama denganku!' Batin Song Lie kesal.


Kemudian setelah itu tak ada lagi percakapan antara ayah dan anak itu. Mereka juga tak berfikir untuk memulai kembali percakapan. Baik kaisar maupun Song Lie tenggelam dalam pikiran mereka masing masing.


'Apakah Song Nan dan Song Yun baik baik saja disana? Tak ada yang menjaga mereka, tak ada yang mengawasi mereka layaknya orang tua. Selama ini aku juga tak punya banyak waktu untuk mereka, sementara kamu sudah pergi meninggalkan aku dan anak anak kita. Huan'er istriku, kenapa kau bisa begitu kejam padaku? Kau sendiri yang berjanji akan selalu bersama denganku. Kau juga yang mengungkari janji itu. Kenapa? Apakah aku tak cukup baik bagimu?' Batin kaisar sedih. Ia mulai mengingat kenangan kenangan saat bersama dengan permaisuri yang ia cintai itu, Zhang Xiao Huan.


Flashback..


"Ah suamiku, lihatlah anak kita Song Yun. Dia sangat mirip denganmu" Ujar Permaisuri Ning sambil menggendong Song Yun kecil.


"Dia juga mirip denganmu, kelak dia akan menjadi seorang kaisar hebat sepertiku"


"Aku juga berharap begitu.."


Permaisuri Ning mengecup pipi putra sulungnya. Lalu memberikannya pada kaisar untuk digendong. Ia kemudian berjalan meninggalkan kaisar.


"Eh? istriku kamu mau kemana?" Tanya Kaisar dengan wajah kebingungan.


"Main, Aku titip Yun'er dulu ya, sampai jumpa suamiku!" Permaisuri langsung berlari secepat kilat dengan para dayangnya. Melompati pohon menuruni tembok. Sungguh permaisuri yang luar biasa.


"Hah?" Kaisar memandang kepergian istrinya dengan wajah datar. Kemudian sesuatu yang basah merembes ke bajunya.


"Eh? DAYANG MANA DAYANG?! YUN'ERKU BUANG AIR INI! AWWW BAUNYA.." Teriaknya sambil menutup hidungnya dengan tangan kiri. Tak lama datang datang lalu mengambil Song Yun dari gendongan Yang Mulia Kaisar.


"Huhuhu baju baruku..."


Flashback end..


'Erk.. kalau diingat ingat lagi mungkin itu penyebab aku sedikit malas kalau berbicara dengan Song Yun' Batin kaisar sambil menepuk jidat. Sementara Song Lie yang sudah lama sadar dari lamunannya hanya terdiam. Ia menjadi saksi mata atas tingkah konyol ayahnya saat sedang berfikir. Apa yang dilakukan sang kaisar? Hanya Song Lie dan author yang tau.


Normal Pov End


To be continued~


Maaf dah lama ga up, Author msih PTS soalnya. Maklum baru kelas 3 Smp, huehehehe:v


Maaf klo ada typo, mungkin author kurang teliti ngeceknya. Harap maklum~


Pict dibawah : Pangeran Song Nan saat remaja..


Awww punyaku!:>

__ADS_1



__ADS_2