
"Siapa sih ?!" Guman Eklesia
Ternyata Sonya.
"Morning, loser." Dengan nada tertawa sinis, Sonya mengucapkan salam kepada Eklesia.
"Astaga, kenapa harus dia lagi sih ? Apa ini nggak terlalu pagi untuk kena sial ?"
Eklesia berbicara dalam hati
"Minggir dong. Jalanan orang kaya, jangan di halangi. Nggak takut ketabrak mobil mahal ?" Kata Sonya
"Wah, wanita ini cukup gila."
Lagi-lagi, Eklesia hanya berbicara dalam hati
"Diem aja. Mulutnya nggak di pake ? Atau, nggak sempet sikat gigi ke sekolah ? Takut... Bau ya ? Kata Sonya sambil tertawa
Eklesia menarik nafas panjang-panjang, tapi bukan untuk meladenin Sonya. Dengan segera Eklesia pergi dari tempat itu meninggalkan Sonya.
"Hey, mau kemana kamu ? Aku belum selesai ngomong, main pergi aja!" Sonya berteriak.
"Dasar! Lihat aja nanti. Kamu bakal nyesel udah ketemu aku."
Saat menaiki tangga ke lantai 3, Eklesia di panggil oleh salah satu guru dan mengajak dia ke ruang guru.
Sesampainya di ruang guru...
__ADS_1
"Kamu, Eklesia kan ? Kelas 1B, perwalian dari Ibu Siska ? Ibu boleh minta tolong nggak ?" Ucap Bu Rike
"Iya bu. Minta tolong apa ya ?" Tanya Eklesia
"Kamu mau nggak jadi staf perpustakaan ?" Kata Bu Rike
"Staf perpustakaan ?" Eklesia balik bertanya
"Iya. Kebetulan di perpustakaan lagi butuh satu orang untuk kerja sampingan. Dan kebetulan lagi Ibu Siska yang merekomendasikan kamu. Kamu mau ya ?" Ucap Bu Rike
"Kamu di bayar kok. Itu pun kerjanya jam istirahat dan selesai jam sekolah, sejam atau mungkin lebih sedikit. Sama sekali nggak bakal mengganggu jam belajar kamu."
"Istirahat makan pun bisa makan di perpustakaan, ada ruang makan khusus. Kalaupun harus lembur karena mengecek buku-buku dan sebagainya, ada bayaran lebih dan sekolah akan bertanggung jawab penuh."
Lanjut Bu Rike menjelaskan
"Bu, kira-kira bayarannya berapa ya ? Tanya Eklesia dengan hati-hati
"Bayaran per hari 50.000, jika harus lembur akan di tambah 50.000 lagi. Tapi di bayarnya seminggu sekali. Lumayan kan ?" Goda Bu Rike
"Iya bu tidak apa-apa, aku mau." Dengan semangat Eklesia menjawab
"Yasudah, mulainya sebentar ya. Jam istirahat, kamu ke kantin dan minta untuk di bungkusin makanan. Pergi ke perpustakaan, nanti temuin Bu Fatma, dia asisten Ibu. Kamu bilang aja, kamu staf baru. Bu Fatma tahu kok." Bu Rike menjelaskan
"Iya bu, aku mengerti."
Terlihat senyum lebar dari wajah Eklesia.
__ADS_1
"Yasudah, sekarang kamu ke kelas sebentar lagi apel." Kata Bu Rike
"Iya bu. Terima kasih." Kata Eklesia sambil berjalan keluar ruangan.
Di luar ruangan...
"Untunglah, keberuntungan masih berpihak sama aku. Meskipun pagi ini udah di awali ketemu sama nenek gayung kelas VIP, tapi aku Dapat berkat di lain hal."
Eklesia bersyukur dengan yang dia dapat hari itu.
Apel pagi berlangsung dan segera di lanjutkan dengan proses pembelajaran.
Jam menunjukkan pukul 10.30, waktunya istirahat.
"Ayo makan. Pagi tadi aku nggak sarapan, makanya perut aku keroncongan." Kata Clara
Sambil berjalan menuju kantin.
"Ehm.. Clara.."
"Hari ini, aku nggak makan sama kamu ya ?" Ucap Eklesia
"Loh kenapa ?" Tanya Clara
"Hari ini, hari pertama aku jadi staf di perpustakaan. Aku di rekomendasi sama Bu Siska untuk bantu-bantu di perpustakaan. Lumayanlah, aku di gaji. Tiap minggu, aku bisa bantu keuangan di rumah." Jelas Eklesia
"Gitu ya. Yaudah deh nggak apa-apa. Nanti aku sering-sering ke perpustakaan biar bisa ngobrol sama kamu. Biar kamunya nggak bosan." Kata Clara sambil merangkul Eklesia
__ADS_1
"Makasih ya, kamu sahabat yang paling pengertian." Jawab Eklesia dengan senyuman.