Berjodoh Dengan Cinta Pertamaku

Berjodoh Dengan Cinta Pertamaku
13


__ADS_3

Eklesia yang belum tahu apa-apa hanya mondar mandir dari satu rak buku ke rak buku yang lain. Eklesia terlalu malu untuk bertanya pada Kevin.


"Huuuu.... Aku di sini ngapain coba ? Mantengin buku doang, nggak tahu harus ngelakuin apa. Masa iya aku ngeliatin kamu mulu." Gumannya sambil memegang buku.


Tiba-tiba...


"Kalo nggak tahu, bertanya saja. Kasian bukunya, nggak tahu apa-apa tapi kena imbas gumannya kamu."


Suara itu adalah suaranya Kevin yang entah dari mana munculnya.


Eklesia terkejut.


"Bisa nggak sih, kamu munculnya tanpa ngagetin orang ?" Kata Eklesia sambil menarik nafas dan menaruh kembali buku yang dia pegang.


"Siapa juga yang ngagetin kamu. Kamu harusnya kerja, bukan ngomelin buku." Kata Kevin


"Ya...iya...aku...aku nggak tahu mau ngelakuin apa. Ini hari pertama aku kerja, dan aku sama sekali nggak ada pengalaman kayak gini." Kata Eklesia


"Pakai mulut kamu buat bertanya." Kata Kevin


"Memangnya kalo aku nanya sama kamu, kamu mau ngebantuin aku ?"


Suara imut Eklesia terdengar dan matanya berbinar memandangi mata Kevin.


Mereka terdiam. Waktu seakan berhenti dengan situasi itu.


"Kok bengong sih ?" Tanya Eklesia yang melihat Kevin terdiam


"Ahhh...itu..."


Kevin salah tingkah.

__ADS_1


"Kamu... Pergi ke meja pendaftaran aja. Di situ ada buku-buku yang harus di cap. Kamu lihat saja contohnya di buku lain."


"Nanti, kalo ada apa-apa tanya aja sama aku."


Selesai menjelaskan, Kevin segera pergi.


Eklesia hanya memandang Kevin yang mulai perlahan menghilang di balik rak buku.


"Dia selalu muncul dan menghilang tanpa kejelasan." Eklesia segera pergi ke meja pendaftaran dan melaksanakan tugasnya.


Setengah jam berlalu, bel berbunyi untuk lanjutan pembelajaran.


Eklesia segera menyelesaikan pekerjaannya dan bergegas ke kelas.


Tidak lupa dia mencari Kevin untuk meminta izin kembali ke kelas.


"Kevin ?"


"Udah selesai tugas kamu ?" Kata Kevin


"Iya. Ini juga sudah bel masuk, kamu nggak balik ke kelas ?" Tanya Eklesia


"Sedikit lagi selesai. Nggak enak kalo harus ninggalin pekerjaan padahal hampir selesai." Kata Kevin sambil merapikan buku.


Eklesia ingin segera pergi ke kelas, tapi seperti tidak enak hati harus meninggalkan Kevin menyelesaikan pekerjaannya.


"Yasudah, aku bantuin deh biar cepat selesai." Dengan sigap Eklesia mengambil buku-buku dan meletakkan di rak.


"Nggak usah. Nanti kamu telat masuk kelas." Kata Kevin


"Kan telat nya bareng kamu juga. Hitung-hitung biar adil deh." Ucap Eklesia sambil tersenyum

__ADS_1


Pekerjaan semakin mudah di lakukan, karena mereka bekerja secara bersama-sama. Buku-buku telah tertata rapih di tempat semula.


"Semuanya udah selesai. Sekarang kamu bisa balik ke kelas." Ucap Kevin


"Oke deh kalo begitu. Aku balik ke kelas duluan. Kamu juga." Senyum indah dari wajah Eklesia terlihat sangat menyegarkan mata.


Sambil berjalan ke luar ruang, terdengar kata "Terima kasih" dari arah belakang.


Eklesia segera membalikkan badan dan memandang kevin.


"Kamu ngomong terima kasih ?" Tanya Eklesia


Mungkin karena terdengar samar-samar, Eklesia bertanya kembali.


Kevin mengangguk.


"Iya sama-sama." Balas Eklesia sambil berjalan pergi.


Kelas 1B tengah melaksanakan proses pembelajaran, Eklesia yang terlambat di beri izin dengan alasan urusan di perpustakaan.


Bel pulang terdengar. Suara para siswa pun ikut terdengar.


"Hari ini, pulang bareng yuk ?" Kata Clara


"Ehm...sepertinya nggak bisa deh. Aku harus ke perpustakaan lagi." Jawab Eklesia


"Iya ya. Aku lupa padahal kamu udah ngomong pas istirahat tadi."


"Yaudah deh. Kalo gitu, kamu semangat kerjanya. Aku pulang duluan." Kata Clara sambil melambaikan tangan dan pergi.


Eklesia mengambil handphone dan menelepon mamanya sekedar mengabarkan kalau dia akan pulang terlambat. Dia mengabari papanya dan meminta supaya papanya bisa menjemputnya.

__ADS_1


__ADS_2