
Sesampainya di kantin, mereka memesan makanan yang dua-duanya di bungkus.
Clara tidak ingin makan di kantin dan memutuskan untuk makan di kelas.
Setelah itu mereka berpisah.
Eklesia langsung bergegas ke perpustakaan.
Dengan hati-hati memasuki perpustakaan dan mencari Bu Fatma.
"Bu Fatma yang mana ya ?"
Eklesia bertanya dalam hati.
Tiba-tiba, seseorang mendekati Eklesia yang sedang kebingungan dan memegang pundak Eklesia.
Eklesia terkejut dan berteriak.
AAAHHHH....
Segera Eklesia berbalik badan melihat siapa yang memegang pundaknya.
Jrennggg....
Wajah tampan, mempesona, di tambah dengan tubuh yang tinggi membuat Eklesia tidak dapat berkata apa-apa.
Ternyata Kevin.
Sosok yang jadi dambaan Eklesia semenjak Kevin berpidato saat apel.
"Kamu ngapain di sini ? Kalo mau baca buku, langsung cari saja. Nggak perlu mengendap-endap kayak pencuri."
"Dan di perpustakaan, nggak boleh bawa makanan."
Ucap Kevin
__ADS_1
"Eh...enggak...aku...aku..."
Eklesia terbata-bata merespon pernyataan dari Kevin
"Kevin..."
Suara itu dari meja pendaftaran.
"Bu Fatma. Maaf terlambat." Kevin meninggalkan Eklesia yang belum sempat mengatakan maksud dan tujuan dia ke perpustakaan.
Tapi...
"Bu Fatma ?"
Tanya Eklesia dalam hati
Segera Eklesia melihat seperti apa sosok Bu Fatma yang dia cari.
"Iya nggak apa-apa. Tapi Kevin, katanya bakal ada staf baru, nantinya yang bakal temenin kamu jaga perpustakaan. Cuman, dari tadi kok nda muncul-muncul ya ?" Ucap Bu Fatma pada Kevin
"Permisi..."
"Iya, ada apa ya ?" Tanya Bu Fatma
"Ini...aku...aku..."
Lagi-lagi, Eklesia tidak bisa bicara dengan lancar
"Kamu kenapa ?" Tanya Bu Fatma sekali lagi
"Aku...Eklesia Bu." Akhirnya Eklesia dapat berbicara 3 kata dengan lancar
"Oh, jadi kamu yang namanya Eklesia ? Sini..sini. Dari tadi Ibu nungguin kamu loh." Bu Fatma menghampiri Eklesia
"Kamu kan staf baru di sini ?" Tanya Bu Fatma
__ADS_1
"Iya Bu." Jawab Eklesia
"Pas banget deh. Jadi gini, tugas kamu di sini hanya merapikan buku-buku, mengembalikan ke tempat asalnya, dan kalaupun ada tugas lain, nanti Kevin yang urus dan sharing sama kamu." Jelas Bu Fatma
Eklesia terkejut. Kevin ?
Jadi ternyata, Kevin adalah staf yang bakal nemenin Eklesia selama di perpustakaan.
Entah rejeki apa yang Eklesia dapat hari itu.
"Jadi kalo kamu mau nanya-nanya, ke Kevin aja."
"Kenalan dulu deh." Ucap Bu Fatma
Eklesia mengulurkan tangan dan...
JJLEEBBB....
"Aku udah tahu nama kamu. Kamu pun udah tahu nama aku." Jawab Kevin tanpa berjabat tangan
Sakit tidak berdarah. Rasa lemas, malu dan kesal bercampur aduk. Secara logika, nama mereka berdua sudah di sebutkan meskipun bukan dari mereka sendiri yang menyebutkan.
"Uhh... Bu Fatma... Kenapa nggak aku aja sih yang ngenalin diri ? Kalo kayak gini, gagal deng jabat tangan sama Kevin"
Keluh Eklesia dalam hati
"Yasudah, Ibu lihat kamu bawa makanan. Kamu makan di ruang sana (menunjuk ruang yang di maksud) kamu makan di situ. Setelah itu, bisa langsung mulai. Tanya Kevin apa yang harus kamu kerjakan." Ucap Bu Fatma
"Iya bu." Jawab Eklesia dengan nada lemas.
"Ibu tinggal sebentar ya."
Bu Fatma pergi
Begitupun dengan Kevin yang langsung beranjak pergi meninggalkan Eklesia
__ADS_1
"Lah, akunya di tinggal sendiri dong." Guman Eklesia
Dengan segera, Eklesia pergi ke ruangan untuk makan dan segera bekerja.