Black And White SiMauGala Gang <AMAGIRLS-AMABOYS>

Black And White SiMauGala Gang <AMAGIRLS-AMABOYS>
12. LION ROOM 2 AND THE MAIN ROOM (RUANGAN SINGA 2 DAN RUANGAN UTAMA)


__ADS_3

ruangan terakhir yang berseberangan dengan fighting strategy yaitu ruangan yang bertuliskan Gang Clothes Accessories, and Vehicle.


\=> Seperti namanya ruangan ini digunakan untuk pembuatan serta penyimpanan baju, aksesoris, dan juga kendaraan geng SiMauGala (Untuk White SiMauGala didominasi oleh warna putih, begitu pula untuk Black SiMauGala didominasi oleh warna hitam, sedangkan yang digunakan atau dibuat di basecamp pusat menggunakan warna biru, merah dan hijau di bagian gambar hewannya). Baju yang dipakai berupa kaos lengan panjang agar bisa menyembunyikan senjata di bagian lengannya, rompi yang di desain bagian belakangnya dengan gambar singa, harimau dan serigala, biasanya rompi ini digunakan bila mereka tidak memakai kaos khusus geng SiMauGala, lalu ada hoodie yang hanya dikhususkan untuk kapten dan beberapa anggota pilihan kapten SiMauGala, masker dan topeng untuk menyembunyikan identitas, kalung tanda identitas, wristband untuk kapten dan beberapa anggota.


Kendaraan yang disimpan di ruangan ini adalah kendaraan yang digunakan untuk menyelesaikan misi seperti motor trail, mobil-mobil mewah yang dimodifikasi supaya bisa digunakan ketika melakukan penyerangan ataupun ketika ada yang menyerang dan dilengkapi juga dengan kaca anti peluru, dan juga kendaraan lapis baja seperti Main Battle Tank ~paling kuat dan tangguh, digunakan untuk menyerang~, lalu ada Infantry Fighting Vehicle (IFV) / Kendaraan tempur infanteri ~memiliki persenjataan lebih berat dan bisa digunakan untuk pertarungan langsung~, juga ada Tank Destroyer (Penghancur tank) ~digunakan untuk menghancurkan tank lawan~, dan terakhir yaitu Artileri Swa-gerak ~dapat bergerak lebih cepat~.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Setelah mengelilingi ruangan terakhir di Lion Room, AMAGIRLS dan RAR menuju ruangan terakhir yaitu ruangan yang memiliki pintu berwarna gradasi, Alia yang berada di depan membuka pintu tersebut dengan memasukkan kode angka di tombol yang tersedia.


Ketika mereka membuka pintu tersebut, mereka disambut dengan tatanan meja dan kursi berjumlah 20 dan papan tulis yang berada di samping kiri meja tersebut.


"Tempat ini digunakan untuk rapat koordinasi dengan kapten SiMauGala." jelas Alia


"Tapi kenapa ada dua puluh kursi di sini?" tanya Michelle.


"Selain kita bertiga, kita juga mempunyai satu anggota kepercayaan dari anggota yang kita pimpin." jelas Reina.


"Jika hanya satu bukankah hanya enam kursi yang terisi?, lalu empat belas kursi yang lain, siapa yang menempati?" tanya Ariel.


"Enam kursi yang masih kosong, kita berharap kalian akan menempati itu nanti karena gak sembarangan orang yang bisa menempati tempat itu, sedangkan delapan kursi yang lain bisa ditempati oleh master yang melatih kita, dan juga orang tua kita jika mereka sudah tau nanti." jawab Rania.


"Who is the master? and when we will tell our parents about this gang? (Siapa masternya? dan kapan kita akan memberitahu orangtua kita tentang geng ini?)" tanya Aurel.


"Our master is our teacher in Japan, they are masters of our おじいちゃん (ojiichan ) おばあちゃん (O bāchan ) choice. (Master kita adalah guru kita di Jepang, mereka adalah master pilihan kakek dan nenek kita)" jelas Rania.


"Dan untuk ngasih tau orangtua kita, kita belum tau kapan." Reina melanjutkan penjelasan Rania.


"I have a idea! (Gue punya ide)" seru Ariel yang membuat semua pasang mata menatap padanya dengan tatapan bertanya, "Ekhem...Gimana kalau kita ngasih tau ortu kita barengan aja sama ortunya cowok-cowok?" tanya Ariel.


"Boleh juga, kita kabarin mereka dulu." ucap Alia


Setelah Alia mengucapkan itu ia segera menuju samping kanan tatanan meja dan kursi itu, ia membuka dinding tersebut dengan menekan tombol yang ada di dinding tersebut dan tampaklah layar putih di sana, setelah itu ia menekan tombol lain yang mengakibatkan meja dan kursi tersebut terbalik dan digantikan dengan sofa dan meja kecil.


"Kita VC mereka aja, kalian duduk dulu sana!" suruh Reina ke AMAGIRLS.


AMAGIRLS pun duduk di sofa tersebut dan mulai pembicaraan singkat tentang ruangan itu.


"Gue ngerasa masih ada yang belum kita ketahui di ruangan ini." ucap Michelle


"Gue juga, dan bukankah ini aneh ruangan ini terlihat cukup sempit untuk digunakan sebagai tempat rapat koordinasi?" ucap Aurel

__ADS_1


"Menurut gue, semua dinding yang ada di sini memiliki fungsi masing-masing," ucap Ariel, "Maksud gue, kita udah tau di sebelah kanan itu digunakan untuk layar lebar, tapi kita belum tahu bagian dinding lain, bisa jadi itu pintu menuju ruangan lain, atau tempat penyimpanan hal-hal yang tidak kita duga." lanjutnya.


Sementara RAR menyambungkan koneksi dengan Black Basecamp dan mendengarkan pembicaraan AMAGIRLS.


"Kemampuan analisis adik lo, gak bisa dianggap remeh." ucap Rania


"Ini analisis basic, jadi wajar aja." ucap Alia


"Gue setuju sama apa yang lo berdua omongin, dan gue rasa mereka akan masuk anggota mana itu sudah terlihat." ucap Reina


"Mereka akan terkejut dengan apa yang kita maksud gak sembarangan orang bisa nempatin kursi di sini." ucap Rania.


"Udah kapan-kapan aja ini kita bahas, mending kita gabung ke mereka tuh udah konek." ucap Alia menghentikan pembicaraan mereka dan segera bergabung dengan AMAGIRLS yang juga menghentikan pembicaraan mereka ketika melihat layar yang menampilkan cowok-cowok.


"Haii..." ucap AMABOYS dan ZAR.


"Haii..." jawab AMAGIRLS dan RAR.


"Jadi, gimana menurut AMABOYS tentang Black Basecamp?" tanya Rania


"Bagus kak, meskipun kita rasanya belum tau semua tempat yang ada di sini." jawab Marchel.


"Kalo AMAGIRLS sendiri gimana?" tanya Ario


"Kurang lebih sama lah kak, dengan apa yang AMABOYS rasakan." jawab Michelle.


"Gue sih maunya Wolves, karena gue tertarik dengan peretasan dan gue juga ada pengalaman ngeretas di arena balap waktu geng motor lain curang dan beberapa ngeretas cctv sekolah." ucap Marchel.


"Gue juga Wolves, alasannya karena gue tertarik dengan pembuatan racun dan obat-obatan lainnya meskipun gue bukan anak IPA ya, gue pernah ngebuat racun asap untuk ngebuat penghianat gak sadarkan diri." ucap Michelle.


"Gue Lion." ucap Ariel dan Aldo bersamaan. Ariel dan Aldo yang menyadari itu langsung bertatapan dan mengangguk satu sama lain dan itu tidak terlepas dari pandangan semua orang yang ada di sana.


"Alasannya sih lebih suka ngebuat strategi." ucap Ariel


"dan juga lebih suka menggunakan otak daripada otot." lanjut Aldo


"Jika seperti itu bukankah anggota Wolves juga menggunakan otak?" tanya Zein


"Okey kak lo mancing perdebatan sekarang, memang benar anggota wolves juga menggunakan otak tapi itu bukan keahlian kita." ucap Ariel sembari menatap Zein lalu menganggukkan kepalanya ketika bertatapan dengan Aldo.


"Dan juga yang kita maksud dengan menggunakan otak itu kita spesifikasikan dengan membuat strategi, karena kita berdua lebih berpengalaman di bidang kayak gini karena sering membuat strategi di tempat yang kalian mungkin gak akan ngira kalo kita pernah menjadi bagian di sana." ucap Aldo


"Apa maksud kalian?" tanya Alia.


"Kita akan ngasih tau saat kalian juga ngasih tau tentang geng ini ke ortu kita." ucap Ariel

__ADS_1


"Hold up, is he/she?" (Bentar, apakah dia?)" ucap Aldi dan Aurel bersamaan.


"Udah, lanjut." ucap Ariel.


"Tiger." Aurel dan Aldi mengucapkan dengan singkat, padat dan jelas.


"Just that? (hanya itu?)" tanya Michelle yang tidak percaya dengan apa yang Aurel dan Aldi ucapkan.


"Alasannya?" tanya Reiko


"Fight for winning (Berantem untuk menang)," ucap Aurel yang lalu dilanjutkan oleh Aldi, "and Fight for better life (Berantem untuk hidup lebih baik)."


"Experience? (Pengalaman?)" tanya Reina


"Berantem sama anak yang dilatih jadi atlet, dan pengalaman yang sama seperti mereka berdua." Ucap Aurel sembari menunjuk Aldo dan Ariel.


"Oke karena kalian udah nentuin mau jadi anggota apa, kita kembali ke alasan kita melakukan VC ini." ucap Alia


"Sebenarnya ini ide dari Key, dia bilanga gimana kalo kita ngasih tau ortu kita tentang geng ini, barengan aja dan dilakukan di basecamp pusat?" ucap Rania.


"Gue sih setuju aja, tapi kapan kita akan ngasih taunya?" tanya Zein.


"Kita-kita nanti yang akan ngerencanain ini, AMAGIRLS dan AMABOYS biar latihan dan beradaptasi juga dengan geng ini." jawab Alia


"Ya udah, mending kita segera pulang sekarang, udah sore nih, Cia nanti aku jemput." ucap Ario


"Iyaa." ucap Rania dan langsung mematikan vidcall-nya.


Setelah itu, baik yang cewek dan cowok pulang ke rumah masing-masing.


.


.


.


Seperti biasa sampai sini dulu.


Terimakasih yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca karya Author.


Salam Hangat dari Author.


Salam Satu Jiwa.


P.S :"Untuk bahasa asing yang digunakan di karya Author ini adalah terjemahan dari aplikasi translate, maaf bila ada yang salah dan berbeda arti sama yang author maksud, terimakasih."

__ADS_1


Sumber Informasi : Google : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Kendaraan\_tempur\_lapis\_baja


__ADS_2