
Marchel pun mulai memetik gitarnya dan Michelle mulai bernyanyi.
[Michelle]
I found myself dreaming in silver and gold
Like a scene from a movie that every broken heart knows
We were walking on moonlight, and you pulled me close
Split second and you disappeared and then I was all alone
I woke up in tears with you by my side
A breath of relief, and I realized
No, we're not promised tomorrow
So I'm gonna love you like I'm gonna lose you
I'm gonna hold you like I'm saying goodbye
Wherever we're standing, I won't take you for granted
'Cause we'll never know when, when we'll run out of time
So I'm gonna love you like I'm gonna lose you (lose you)
I'm gonna love you like I'm gonna lose you
[Marchel]
In the blink of an eye, just a whisper of smoke
You could lose everything, the truth is you never know
So I'll kiss you longer, baby (hey), any chance that I get
I'll make the most of the minutes and love with no regret
Let's take our time to say what we want (say what we want)
Use what we got before it's all gone (all gone)
'Cause no (no), we're not promised tomorrow
So I'm gonna love you like I'm gonna lose you (lose you)
I'm gonna hold you (hey) like I'm saying goodbye
Wherever we're standing (yeah), I won't take you for granted
'Cause we'll never know when, when we'll run out of time
[Marchel-Michelle]
So I'm gonna love you (I'm gonna love you)
Like I'm gonna lose you (like I'm gonna lose you)
I'm gonna love you (love) like I'm gonna lose you
I'm gonna love you (oh)
Like I'm gonna lose you (like I'm gonna lose you)
I'm gonna hold you like I'm saying goodbye
Wherever we're standing, I won't take you for granted
__ADS_1
'Cause we'll never know when, when we'll run out of time
So I'm gonna love you (I'm gonna love you, baby)
Like I'm gonna lose you (like I'm gonna lose you)
I'm gonna love you (oh) like I'm gonna lose you
Mereka semua menikmati lagu yang dinyanyikan oleh Michelle dan Marchel dan bertepuk tangan setelah mereka berdua menyelesaikan lagunya. Bel pun berbunyi yang memaksa mereka menuju ke kelas dan mengikuti pelajaran hingga waktunya mereka pulang.
Mereka pun menuju ruangan loker mereka yang berada di samping kelasnya, dan seperti biasa loker punya Cool Boys and Michelle penuh dengan coklat.
"Eh lokernya Ariel sama Aurel juga penuh coklat tuh!" ucap Clara.
"Baru hari pertama masuk aja mereka udah masuk ke jajaran most wanted aja." ucap Brian
Ariel dan Aurel tidak peduli dengan omongan teman-temannya, mereka berdua langsung menuju lokernya dan mengeluarkan tote bag yang selalu berada di tasnya dan membiarkan coklat-coklat itu masuk ke dalamnya.
"Nih, buat kalian." ucap Aurel
"Buat kita?" tanya Amber
"Iya, nih ambil!" ucap Ariel yang coklatnya langsung diambil oleh teman-temannya itu.
"Punya kita kalian ambil juga sana, bagiin sama anak kelas sebelas B." ucap Aldi
"Siap Papi." ucap mereka semua kecuali AMAGIRLS dan AMABOYS.
Setelah membagikan coklat tersebut mereka pun pergi ke parkiran ada juga yang langsung pergi ke gerbang untuk menunggu jemputan.
Sementara itu AMAGIRLS dan AMABOYS yang masih duduk di motornya dan menjadi pusat perhatian murid-murid yang sedang lewat sedang mengobrol santai dan memutuskan untuk kumpul di kafe karena ajakan Michelle.
...****************...
(Kembali saat masih pagi, btw kampus ini masih berhubungan dengan kampus Alia dan Reina di kota sebelumnya jadi skripsi bisa langsung dilanjutkan)
Alia dan Reina yang kebetulan sampai di kampus bersamaan dengan dua mobil sport yang berhenti tepat di depan mereka langsung menjadi perhatian semua mahasiswa dan mahasiswi di sana.
Sesuai dugaan itu adalah Zein, Reiko, Ario dan Rania. Ketika mengetahui bahwa yang menghadang mereka adalah sahabatnya Alia dan Reina hanya menggeleng-gelengkan kepalanya sedikit lalu melepas helmnya.
"What are you doing? (Apa yang kalian lakukan?)" tanya Alia yang lalu berjalan ke arah mereka.
"Nothing (Gak ada)" ucap Zein yang merentangkan tangannya yang langsung disambut oleh Alia begitupula dengan Reiko dan Reina yang mana hal itu membuat seluruh mahasiswa berteriak karena terkejut dan patah hati.
"Anterin ke dekan yuk!" ucap Reina
"Kita parkirin dulu nih kendaraan!" ucap Rania yang langsung disetujui oleh mereka semua.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kini adalah waktu mereka untuk istirahat, ketika RARZAR memasuki area kantin mereka menjadi pusat perhatian seluruh mahasiswa dan banyak anak yang ingin kenalan dengan Alia dan Reina yang rata-rata anak cowok namun tidak berani mendekati mereka berdua karena tatapan dingin dari Zein dan Reiko.
"Kalian berdua masih ada kelas atau udah selesai?" tanya Alia ke Ario dan Rania.
"Masih ada satu matkul, kalian sendiri?" tanya balik Rania
"Kita udah." ucap Reiko dan Zein bersamaan
"Nanti pulangnya barengan aja ya, sekalian nongkrong." ucap Ario
"Iyaa." ucap mereka semua
Alia dan Zein mengambil jurusan Manajemen perkantoran, Ario dan Rania mengambil jurusan administrasi perkantoran, sedangkan Reiko dan Reina mengambil jurusan akuntansi manajemen.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah menunggu Ario dan Rania selama satu hingga dua jam, mereka semua pun pergi nongkrong di kafe dan menghabiskan waktu di sana hingga perhatian mereka tertuju kepada anak-anak berseragam yang baru memasuki kafe karena seruan dari beberapa pengunjung yang tapi tidak dihiraukan oleh anak-anak itu dan mereka menyadari bahwa yang masuk itu adalah AMAGIRLS dan AMABOYS.
"Hei kalian!" seru Rania yang membuat AMAGIRLS-AMABOYS serta hampir seisi kafe menoleh padanya. "Gabung sini aja!" lanjutnya.
__ADS_1
AMAGIRLS dan AMABOYS pun langsung menuju ke tempat mereka dan melakukan tos ke RARZAR lalu duduk di meja yang ada di sebelah RARZAR. Pengunjung kafe yang melihat mereka akrab pun hanya bisa menelan ludah karena sebagian pengunjung kafe adalah mahasiswa seperti RARZAR dan mengagumi mereka.
"Kalian pesen dulu gih," ucap Reiko, "Gue traktir." lanjutnya.
"Thanks kak." ucap AMAGIRLS dan AMABOYS bersamaan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah memesan dan menghabiskan pesanannya, mereka semua tetap berada di kafe tersebut dengan tujuan nongkrong dan membicarakan tentang geng meski terbatas.
"Btw, kapan kita mulai latihan?" tanya Aurel
"Setelah kalian bisa ngurus waktu, setidaknya kalian harus berlatih seminggu sekali apapun latihannya, kalian emangnya sudah ada jadwal yang pas?" jawab Rania yang sekaligus bertanya.
"Sudah, karena jadwal ekskul basket dan bulu tangkis kita semua sama yaitu hari Selasa sama Kamis, sedangkan ekskul band kita hari Senin sama Rabu jadi kita latihannya hari Jumat sore dan Sabtu, full kalo bisa, jadi istirahat kita waktu hari Minggu." jawab Aldo dengan tegas.
"Dan juga kebetulan untuk ekskul ini akan diaktifkan 2 minggu lagi jadi kita bisa gunain waktu itu untuk latihan lebih dulu." lanjut Aldi yang juga tak kalah tegas seakan mereka mengatakan bahwa mereka semua ingin berlatih secepatnya.
(Kenapa baru diaktifkan 2 minggu lagi? itu karena untuk ekskul di sekolah mereka akan diaktifkan setelah satu sampai dua bulan pembelajaran. Dan untuk alasan kenapa anak-anak kelas 11A sangat dekat? itu karena waktu kelas 10 sebagian dari mereka berada di satu kelas, dan yang lainnya biasanya adalah orang-orang yang sering diselamatkan oleh AMABOYS dan Michelle dulu karena itulah mereka menganggap AMABOYS dan Michelle itu orangtua ataupun pelindung mereka)
"Baiklah kalau begitu besok jam tujuh malam kalian datanglah ke basecamp pusat untuk latihan, bagaimana kalian setuju?" ucap Reina.
"Kami setuju, tapi apakah kita ke sana barengan sama kalian atau kalian akan lebih dulu ke sana?" tanya Marchel
"Kami akan duluan, untuk akses masuk kalian bisa menelpon salah satu dari kita lebih dulu!" ucap Reiko
"Baiklah kami mengerti." ucap Ariel yang sekaligus sebagai tanda berakhirnya obrolan tentang geng.
"Oh ya kalian tadi bilang ekskul basket, bulu tangkis sama band siapa yang gabung ke ekskul itu?" tanya Ario
"Kita berdua gabung ke badminton, mereka berempat gabung ke basket, dan untuk band kita semua gabung." ucap Michelle
"Hold up (Bentar), kalian berdua gabung ke band dengan posisi sebagai apa?" tanya Reiko
"Tergantung nantinya, kita harus tau dulu apakah kemampuan kita lebih baik atau sebaliknya daripada anggota lain jadi untuk posisi masih menunggu." jawab Aurel.
"Udah sore nih, pulang yuk!" ajak Alia
"Iya, btw aku akan ke rumah kamu malam ini." ucap Zein yang mengejutkan semua tak terkecuali dengan Alia.
"Are you kidding or serious, kidding right? (Kamu lagi becanda atau serius, becanda kan?)" tanya Alia
"No, i'm not kidding, you already meet my parents and they approve our relationship so, now it's my turn to meet your parents and ask their permission to let me be your guardian and be your boyfriend (Tidak, aku tidak bercanda, kamu sudah bertemu dengan orangtuaku dan mereka merestui hubungan kita jadi, sekarang adalah giliranku untuk bertemu orangtuamu dan meminta izin mereka untuk membiarkanku menjadi penjagamu dan pacarmu)." jawab Zein dengan tegas namun tatapannya terhadap Alia tetap lembut yang mana hal itu tertangkap oleh pandangan Ariel.
Alia yang mendengarkan penjelasan Zein pun merasa bingung haruskah ia membiarkan Zein bertemu orangtuanya yang sangat protektif kepada Alia dan Ariel terlebih lagi Alia adalah anak pertama dan menjadi penerus keluarga Hiyuraishi.
"You are so romantic,....." ucap Ariel
.
.
.
Seperti biasa sampai sini dulu.
Terimakasih yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca karya Author.
Salam Hangat dari Author.
Salam Satu Jiwa.
P.S :"Untuk bahasa asing yang digunakan di karya Author ini adalah terjemahan dari aplikasi translate, maaf bila ada yang salah dan berbeda arti sama yang author maksud, terimakasih."
Sumber: Musixmatch
Penulis lagu: Justin Michael Weaver / Caitlyn Elizabeth Smith / Meghan Elizabeth Trainor
Lirik Like I'm Gonna Lose You © Wb Music Corp., Music Of The Corn
__ADS_1