Black And White SiMauGala Gang <AMAGIRLS-AMABOYS>

Black And White SiMauGala Gang <AMAGIRLS-AMABOYS>
16. FAMILY TIME (WAKTU KELUARGA)


__ADS_3

Bila di Hiyuraishi-Franscio house merasakan kenyamanan dan kelegaan bagi mereka yang ada di sana berbeda dengan di Sanutakaki-Alberto house dimana sang adik yang tak lain adalah Michelle dengan jailnya membaca surat yang berada di meja tamu lantai dua dengan keras yang berasal dari Ario untuk Rania.


Rania yang mendengar itu segera menghampiri Michelle dan akan mengambil suratnya, tapi sayang Michelle yang mengetahui hal itu segera lari dan berakhirlah mereka kejar-kejaran, bahkan teriakan sang bunda yang menyuruh berhenti tak dihiraukan oleh mereka hingga Michelle yang lari dengan cepat tergelincir dan beruntungnya Rania dengan cepat menangkap Michelle sehingga ia tak jatuh dari tangga.


Vitania segera menghampiri anak-anaknya dan menanyakan apakah Michelle baik-baik saja tapi juga tak lupa dengan hal yang wajib dilakukan oleh setiap ibu setiap anaknya berbuat sesuatu yang menyebabkan bahaya yaitu mengomeli mereka berdua.


Tanpa mereka sadari ada tiga laki-laki yang menatap kejadian itu dari pintu masuk.


"Sepertinya kita datang di saat yang tidak tepat." ucap seseorang yang tak lain dan tak bukan adalah Marchel, pacar Michelle.


"Gue rasa lo bener." ucap seorang cowok satunya yaitu Ario, Rania boyfriend.


Dan satu lagi, meski penampilannya mengatakan ia masih muda, percayalah dia tak semuda itu, ia adalah Fero kepala keluarga Sanutakaki-Alberto.


"Sepertinya ayah juga pulang terlalu cepat." ucapnya menanggapi omongan Ario dan Marchel.


"Bunda, udah yuk ada pacarnya anak-anak ini lho."


Vitania yang mendengar itu pun segera turun yang diikuti oleh Rania dan juga Michelle menghampiri mereka bertiga.


"Yah, bun aku izin mau ajak Kayla jalan-jalan boleh?" izin Ario.


"Boleh, asalkan nanti jam 11 sudah harus pulang." tegas Fero.


Setelah mendapatkan izin, Rania pun mengganti pakaian yang lebih hangat dan pergi keluar bersama dengan Ario dan menghabiskan waktu bersama. Berbeda dengan kakaknya Michelle yang kini telah bersama Marchel tengah menghabiskan waktunya di taman belakang rumah Sanutakaki-Alberto, bahkan orangtuanya Michelle berada di sana dan bercanda bersama.


...****************...


Jika di dua keluarga sebelumnya yang ada di sana adalh kehangatan berbeda dengan suasana di Fiyuraishi-Fransciro house. Di sini dimana manusia-manusia dengan sifat dingin berada, jangan salahkan Aurel maupun Reina jika selalu merespon dengan jawaban singkat karena bibit mereka pun seperti itu. Mereka hanya akan bicara panjang lebar jika memang dibutuhkan bahkan sekarang mereka hanya duduk menikmati tontonan film tentang misteri tanpa ada satu kata sedikitpun sejak dimulainya film berlangsung, hingga akhirnya kesunyian itu dirusak oleh omongan ah tidak lebih tepatnya pertanyaan dari Wishnu kepada anak pertamanya yaitu Reina.


"Kakak, mau sampai kapan pacaran dibelakang ayah sama bunda?" tanya Wishnu.


Reina yang mendapatkan pertanyaan seperi itu, ia sedikit terkejut tapi beruntungnya ia bisa mengontrol ekspresinya.


"Apa ayah sama bunda akan merestui hubungan kami?" tanya Reina yang dibals senyuman dan elusan di kepala oleh Cantika.


"Ayah sama bunda akan pertimbangkan itu setelah kita tau siapa pacar kamu kak," ucap Cantika "Bukankah adek sudah ketemu sama pacar kak Cherly?" tanyanya kepada Aurel yang lagi fokus berbalas chat.


"Iya, aku sudah bertemu dengannya, dia orangnya gak jauh beda dari kita, dingin dan juga cuek, dan lagi satu fakta dari apa yang dikatakan kak Cherly tadi mereka berpacaran tanpa tau marga masing-masing." ucap Aurel menjelaskan apa yang perlu dijelaskan dan fokus ke handphonenya lagi.


"Benarkah itu kak? lalu apakah kamu juga tidak tau marga pacar kamu atau ia memang tidak memiliki marga?" tanya Wishnu


"Pertama itu benar, kalau dulu kita tidak mengetahui marga masing-masing, tapi dua tahun lalu aku mengetahui nama marganya karena ia mengenalkanku ke keluarganya." jawab Reina

__ADS_1


"Kalau dia sudah seperti itu, bukankah ia sebenarnya sangat serius dengan hubungan kamu, lalu kenapa ia belum menemui kita, kak?" tanya Cantika


"Dia akan menemui ayah dan bunda kalau urusan keluarga dan pekerjaan dia selesai sehingga ia bisa dengan tenang ke sini tanpa ada beban yang masih membayangi dia."


"Adek kenapa dari tadi liatin hp mulu?" tanya Cantika


"Enggak kok bun, ini cuma temen di grup kelas, si Key, sama temen baru aku, terus yang paling banyak dari yang seperti biasa."


"Chat dari Key, apa berhasil?" sedikit susuah dipahami memang namun Aurel sudah terbiasa dengan itu.


"Dia bilang berhasil dan berjalan lebih mulus daripada yang dia kira."


"Apa yang berhasil?" tanya kedua orangtuanya


"Zein, pacar Alia."


...****************...


Jika sebelumnya adalah suasana di rumah keluarga AMAGIRLS maka saatnya kita berpindah ke AMABOYS, namun hanya keluarga Aldo dan Aldi di sini yang akan diceritakan karena untuk keluarga Marchel sedang berada di luar negeri dan Marchel sendiri pergi ke rumah pacarnya atau bisa disebut ngapel.


Hiyuraikho-Franscisco House.


Terdengar suara rengekan dari gadis kecil di sana karena diganggu oleh sang kakak sampai Rama dan Lista harus turun tangan dan memisahkan mereka.


"Iya adek, nanti kak Brilli nya dimarahin sama papa ya." jawab Lista sembari mengangkat anaknya yang bernama Hiyuraikho Revana Lucy Maura Fransisco (Dipanggil Reva tapi keluarganya memanggilnya Lucy, beumur 4 tahun)


"Kakak, lagian ngapain sih adeknya digangguin mulu?" tanya pria yang tak lain adalah Rama.


"Abisnya, lucu pa, gemes." Jawab Aldo lalu setelah itu ia mengalihkan perhatiannya ke handphonenya yang sedari tadi berbunyi tanda adanya chat yang masuk tanpa henti.


"Kakak, apa belum punya pacar?" tanya Lista sembari mengendong Reva yang telah tertidur.


"Belum." jawab Aldo


"Kenapa belum? padahal yang chat kamu banyak lho." heran Rama


"Mereka terlalu agresif, lagipula aku suka sama temen aku yang baru aku kenal beberapa hari ini." ucap Aldo.


"Benarkah? kamu mau pacaran sama siapa aja terserah, tapi pesan mama cuma satu jangan pernah berbuat kasar apalagi sampai main tangan sama perempuan bahkan jika perempuan tersebut sifatnya tomboy."


"Dan juga, kamu tetap harus tegas namun tetap lembut saat ada perselisihan di antara kalian." Rama melanjutkan perkataan istrinya.


"Baik pa, ma."

__ADS_1


"Kalau boleh tau siapa nama cewek yang kamu suka itu?" Lista bertanya


"Ariel, tapi kakaknya, pacar kak Rasya manggil dia dengan nama Key dan aku juga sahabatku manggil dia Lea."


...****************...


Memang benar kata orang bahwa jodoh itu mirip sama kita, buktinya saja di sini di Fiyuraikho-Franscito house dipenuhi dengan hawa dingin karena tak ada yang memecahkan kesunyian hingga akhirnya seorang gadis mengajukan pertanyaan yang membuat atensi seluruh orang di sana berpindah ke dia dan seseorang yang ditanyainya.


"Siapa dua cewek tadi kak?" ya, pertanyaan itulah yang diajukan oleh gadis yang bernama Fiyuraikho Rosania Vira Vironza Franscito ( biasa dipanggil Avira, keluarganya memanggil dia Viro, berumur 1 tahun lebih muda dari Aldi)


"Temen baru."


"Tapi tatapan mata kakak tadi kayak bukan cuma temen."


"Emang, karena kakak suka salah satu dari mereka."


"Dikenalin dong kak ke papa sama mama."


"Nanti kalau udah deket pasti aku kenalin, ma."


"Namanya siapa kak?"


"Aurel, dipanggil Alfi dan Rea."


"Aku setuju aja sih, mereka berdua sama-sama cantik, jangan lupa kenalin ke aku ya lain kali."


Ucapan Avira yang disetujui oleh Aldi menjadi penutup percakapan mereka.


.


.


.


Seperti biasa sampai sini dulu.


Terimakasih yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca karya Author.


Salam Hangat dari Author.


Salam Satu Jiwa.


P.S :"Untuk bahasa asing yang digunakan di karya Author ini adalah terjemahan dari aplikasi translate, maaf bila ada yang salah dan berbeda arti sama yang author maksud, terimakasih."

__ADS_1


__ADS_2