Black And White SiMauGala Gang <AMAGIRLS-AMABOYS>

Black And White SiMauGala Gang <AMAGIRLS-AMABOYS>
6. SIMAUGALA GANG MEMBER SIGN (TANDA MEMBER GENG SIMAUGALA)


__ADS_3

Setelah menghabiskan makanan yang mereka pesan tadi RARZAR dan juga Michelle dan Marchel menuju ke bengkel A yang disebutkan oleh Aldo dan Aldi. sekitar 33 menit mereka menempuh perjalanan dan akhirnya mereka sampai di sana namun yang mereka lihat hanyalah 2 motor yang sangat mereka yakini punya Zein dan Reiko tanpa ada yang menunggui, 5 menit kemudian ada 2 motor yang datang dan berhenti di depan mereka. Aldo, Aldi, Aurel, dan Ariel telah melepas topeng dan maskernya di luar sirkuit.


"Udah dari tadi kak?" Aldi


"Baru 5 menit." Alia


"Ini kenapa kalian boncengan gini?" Rania


"Duduk di sana dulu yuk kak nanti kita ceritain." ucap Aldo sembari menunjuk bangku yang berada di samping bengkel tersebut.


RARZAR, Marchel, serta Michelle langsung menuju ke tempat tersebut sedangkan Aldo menghampiri montir untuk memastikan keadaan motor tadi setelah itu dia pun menggendong Ariel menuju ke bangku tersebut begitu pula Aldi yang menggendong Aurel yang membuat mereka bertanya-tanya.


"Ini kenapa Key sama Alfi kalian gendong?" Reina bertanya setelah Aldo dan Aldi mendudukkan Ariel dan Aurel lalu mereka sendiri.


"Dan juga kok bisa kalian barengan gini, bukankah kalian tadi bilang kalo ada urusan masing-masing?" Ario


"Bentar, sebelumnya kita mau minta maaf dulu sama kak Zein juga kak Reiko." Ariel


"Kenapa?" Reiko


"Motor kalian jadi lecet karena kita, maaf." Aurel


"Kok bisa? terus ini kok kalian bisa barengan?" Alia


"Jadi gini, sebenarnya tadi kami ada acara persahabatan eh gak taunya itu ternyata sama mereka berdua juga." Aldo


"Acara persahabatan apa?" Reina


Ariel dan Aurel hanya menghembuskan nafasnya dengan berat.


"Balapan." Aldi


"APA?" RARZAR


"Ceritain." Pinta Michelle


"Jadi tadi tuh kita dapat chat dari coach kita untuk datang ke sirkuit terdekat dan mereka bilang akan ada pertandingan persahabatan antara cewek dan cowok karena itulah kita tadi gak bisa ikut kalian ke mall." Ariel


"Dan karena kita berempat merasa pernah bertemu satu sama lain jadinya waktu kita akan berangkat tadi kita memastikannya dan ternyata dugaan kita benar." Aldo


"Identitas apa yang kalian maksud?" Zein


"Identitas balapan, gue lanjutin dulu ceritanya saat kita ke sana kita pun disambut sama mereka karena kebetulan kita berempat adalah kapten mereka." Aurel


"Dan karena kita kapten maka para anggota ingin kita berempat balapan masing-masing, dan akhirnya kita pun balapan." Aldi


"Semuanya pun berjalan lancar hingga waktu di putaran terakhir entah kenapa rem motor kak Zein itu gak bisa digunain." Ariel


"Begitupula dengan motornya kak Reiko, karena kita berdua udah ngerasa gak beres ya udah kita berdua lompat dari motor daripada terjadi kecelakaan beruntun." Aurel


"Begitulah ceritanya, jadi kita minta maaf kak udah buat motor kalian lecet-lecet." Ariel dan Aurel.


"Itu gak masalah yang penting kalian, ada luka parah gak?" Reiko


"Enggak kok kak." Aurel


Alia dan Reina langsung mendekati adiknya dan mengecek apakah ada yang lukanya parah, mereka pun memutar-mutar badan Ariel dan Aurel.


"Kita pusing kakak." Ariel


"Syukurlah kalian gak papa." Reina


"Kalo kita kenapa-napa kita gak disini kak paling juga di rumah sakit." ucap Aurel yang langsung mendapat pukulan kecil di bibirnya oleh Reina.


"Kalo ngomong di jaga." Reina.


"Kalian bilang kalo kalian adalah kapten balapan, kapten tim apa kalian?" Zein.


"Dragon." Aurel


"DRAGON?" all (-Aldo, Aldi, Aurel, Ariel)


"can you not scream? (Bisakah kalian tidak teriak-teriak?)" Aldi


"Sorry, tapi ini sungguh mengejutkan." Marchel


"Apanya yang mengejutkan kalian kan juga anggota." Kata Ariel sembari menatap Michelle dan Marchel.

__ADS_1


"Hah, maksudnya?" Rania.


Rania melihat ke arah Ariel sedangkan Ariel menatap Michelle dan Marchel seakan menyuruh mereka untuk menceritakannya sendiri. Michelle pun akhirnya angkat bicara setelah mengerti apa yang dimaksud oleh tatapan Ariel.


"Jadi gini, sebenernya gue sama Sio juga anggota Dragon." Michelle.


"Kita juga kapten di tim dragon." Marchel


"Sejak kapan?" Reiko


"Kenapa kalian sangat terkejut seperti itu, ini bukanlah suatu hal yang mustahil." Aurel


"Tentu saja kami terkejut bagaimana bisa kalian bergabung dengan Dragon Team yang notabenenya adalah team yang sangat kuat setelah ada 6 orang yang bergabung 5 tahun yang lalu dan menjadi jagoan team tersebut terlebih lagi kalian menjadi kaptennya." Rania


"Jawaban untuk pertanyaan kak Reiko, kita semua bergabung 5 tahun yang lalu." Michelle


"Bentar, jangan bilang kalo kalian adalah 6 orang tersebut!" Reina


"Yes, it's us (ya, itu kita)" Aldi


RARZAR terkejut mendengar ucapan Aldi dan tidak bisa berkata-kata.


"Hello, are you okay? (Halo, apa kalian baik-baik saja?)" Marchel.


"Seingat gue dulu 3 atau 4 diantara kalian pernah kecelakaan yang lumayan." Reiko


Mendengar ucapan Reiko, Alia langsung menoleh ke Ariel, Reina menoleh ke Aurel dan Rania menoleh ke Michelle.


"4 orang, gue, Brilli, Sio, dan Alfi." Aldi


"Gak parah kok." Aurel mengucapkannya setelah ditatap dengan intens oleh Reina.


"Bagaimana bisa kalian bergabung dengan Dragon Team?" Zein


"Kita berdua sih iseng aja waktu itu eh gak taunya bisa jadi kapten." ucap Ariel yang diangguki oleh Aurel


"Kita berempat juga iseng sebenernya karena gue sama Sia sukanya mobil jadi milih geng mobil sedangkan mereka berdua lebih suka motor jadi ya ikut geng motor." Marchel


"Ya udah lebih baik sekarang kita pulang aja biar mereka berdua bisa istirahat." Ario


"Yang cowok?" Michelle


"Nginep di apartemen gue." Zein


"Kita izin dulu sama ortu kita." Marchel mewakili Aldo dan Aldi, setelah mengucapkan kalimat tersebut Aldo, Marchel, dan Aldi langsung menjauh sedikit dari tempat tersebut dan menelpon orangtuanya.


"Jadi kalian berdua gimana ke apartemennya?" Marchel


"Naik mobil sama kakak-kakaknya, gue sama Iko nebeng sama mereka berdua." Zein.


Mereka pun menuju apartemen Alia dan apartemen Zein yang berada di tengah kota.


Suasana di dalam mobil Alia dan Ariel sedikit canggung karena Alia yang hanya berdiam diri sedangkan Ariel menatap ke luar mobil.


"Huff." Hela nafas Alia.


Ariel hanya menolehkan kepalanya dan menunggu Alia untuk bicara karena ia tak berani untuk memulai percakapan lebih dulu.


"Kenapa nyembunyiin hal seperti ini dari kakak?" Alia


Ariel membasahi bibirnya mendengar kata 'kakak' yang keluar dari mulut Alia, "Udah ketentuannya, kan aku sama yang lain setuju untuk menyembunyikan identitas."


"Huff, baiklah terserah yang penting kakak sekarang sudah tau tentang ini dan kalo kamu ada jadwal balapan bilang dan izin dulu sama kakak."


"Iya, kak."


Sedangkan di mobil Aurel dan Reina juga hawanya terasa berbeda meskipun mereka memang tidak banyak bicara.


"Jangan disembunyiin lagi." Reina


"Ehm..iya."


"Karena gue udah tau kalo ada jadwal izin dulu sama gue!"


"Tentu."


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


Mereka telah sampai di apartemen Alia dan Zein yang memang bersebelahan setelah mereka membersihkan diri di apartemen Alia dan apartemen Zein, mereka berkumpul di ruang tamu apartemen Zein dengan duduk lesehan.


"Kak, gue pengen nanya tentang geng." Aldo


Ucapan Aldo membuat semua yang ada di sana menatapnya dengan tatapan bertanya.


"Mau tanya apa?" Zein.


"Apa anggota mempunyai tanda untuk menunjukkan identitasnya?" Aldo


"Ada, yaitu kalung berwarna hitam untuk anggota Black SiMauGala dan kalung berwarna perak untuk anggota White SiMauGala." Zein


"Apa anggota masing-masing geng bisa mengenali satu sama lain?" Michelle


"Tentu saja, karena sebelum mereka memilih untuk berada di geng mana mereka dilatih bersamaan di basecamp pusat dan di sanalah mereka akan memilih tapi ada beberapa orang yang tidak bisa memilih karena kemampuan mereka kita tempatkan di basecamp pusat karena di sana lebih membutuhkan kemampuan mereka." Rania


"Untuk latihan kita, apakah juga akan dilakukan di basecamp pusat?, dan juga apa saja yang akan dilatih di sana?" Aurel


"Iya latihan kalian akan kita lakukan di basecamp pusat, kalian akan dilatih beladiri, penggunaan senjata, pengobatan, hacking atau peretasan." Reiko


"Kapan kita bisa mulai latihannya?" Aldi


"2 sampai 3 minggu lagi setelah kalian menyesuaikan jadwal kalian masing-masing." Reina


"Btw, kak apa kalian semua udah ngasih tau ke ortu masing-masing tentang geng ini?" Ariel


"Belum." Zein mewakili yang lain.


"Kalian gak ada rencana gitu untuk ngasih tau ke ortu?" Marchel


"Ada, bulan-bulan ini kita semua udah harus bilang dan dapat izin dari ortu termasuk kalian." Ario


Ucapan Ario dijawab dengan anggukan kepala oleh mereka semua.


"Btw, nama apa yang cocok buat kalian ya?" Rania


"Nama buat kita berenam kak?" Michelle


"Iya, kalo kita kan RARZAR itu dari inisial kita masing-masing." Alia


"Our's name start with A, M, A (Nama kita semua berawalan dengan A, M, A)" Aurel


"Just use that (Gunakan itu aja)" Aldo


"What do you mean? (Maksud lo?)" Marchel


"Nama kita itu aja pake A M A, jadi AMAGIRLS dan AMABOYS." Ariel memperjelas apa yang dimaksud oleh Aldo


"What a cool name. (Nama yang keren)" ucap Alia yang disetujui oleh RARZAR.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Pagi, 08:00


.


.


.


Seperti biasa sampai sini dulu.


Terimakasih yang sudah menyempatkan waktunya untuk membaca karya Author.


Salam Hangat dari Author.


Salam Satu Jiwa.


P.S :"Untuk bahasa asing yang digunakan di karya Author ini adalah terjemahan dari aplikasi translate, maaf bila ada yang salah dan berbeda arti sama yang author maksud, terimakasih."

__ADS_1


__ADS_2