Black Clover

Black Clover
10


__ADS_3

yami finral asta dan gauche di serang oleh ketua matahari tengah malam


"siapa kau" yami berbicara dengan santai


"aku adalah licht sang ketua matahari tengah malam " licht memperkenalkan dirinya sebagai ketua


"aku tidak peduli " yami berbicara seolah olah itu tidak ada gunanya


"hm tapi sayang sekali kau harus ku bunuh malam ini" licht bersiap menyerang yami juga siap menyerang


"kita adalah orang yang di anugrahi oleh mana tidak seperti kedua orang itu yang tidak di sukai mana" licht membicarakan asta dan rikou


"oh sepertinya kau membicarakan anak buah ku" yami memprovokasi licht


"dia juga yang membuat luka ini" licht memperlihatkan luka tebasan dari rikou


"hahahaha kau bahkan terluka oleh anak buahku" yami tertawa terbahak bahak karena pemimpin musuh telah di lukai oleh rikou


'hebat rikou memang hebat aku juga harus bertambah kuat'asta berbicara di dalam hati


"apa kau tau kota yang di cintai oleh mana"licht berbicara dengan yami


" aku tidak tau"yami tidak terlalu mempedulikan


licht mulai bercerita tentang kota yang di cintai mana menggambarkan jenis kekuatan yang mereka miliki. Dia mengungkapkan bahwa mereka menjadi ditakuti oleh orang-orang di sekitar mereka dan kemudian dibantai karena iri dan keserakahan. Yami dengan mengejek membalas dengan kisah masa lalunya sendiri, yang membuat marah Valtos


"sihir cahaya ribuan pedang cahaya" licht mengeluarkan jurusnya dan berhasil menusuk bahu yami


"cih sialan" yami memegang bahu yang tertebas


asta dan gauche menyerang valtos secara bersamaan dan berhasil melukai valtos yang membuat licht tambah marah


"beraninya kau melukai teman ku akan ku bunuh kalian" licht mengeluarkan banyak sihir cahaya seperti tombak dan melepaskannya ke arah mereka


"heh hebat sekali" yami menangkis semua sihir cahaya licht


"sihir kegelapan tebasan kegelapan" yami menyerang dari jarak jauh


"memang hebat komandan kesatria sihir tapi" licht menghilang dan sudah berada di dekat yami


"wow sungguh cepat" yami menebas licht yang di sampingnya tapi di hindari oleh licht


di sisi lain pertarungan valtos vs asta gauche dan finral terus memanas dan berhasil membuat valtos terpojok tapi valtos di selamatkan oleh licht, licht menyerang asta gauche dan finral mereka terkena serangan licht


yami dan asta mulai bekerja sama untuk melawan ketua matahari tengah malam dan berhasil membuat licht terluka tapi licht langsung menyembuhkan lukanya dengan sihir cahaya nya


yang membuat yami kaget


"dia juga bisa menyembuhkan lukanya dengan singkat sungguh benar benar di cintai mana" yami berbicara dengan tersenyum yang mengartikan menikmati pertarungannya

__ADS_1


"tentu saja tidak seperti manusia rendahan sepertimu kami di cintai mana" kata licht dengan percaya diri


"mana mana mana mari kita lihat siapa yang kalah" ucap yami bersiap menyerang


"sihir kegelapan tebasan kegelapan" yami menyerang menggunakan tebasan jarak jauh yang di pasukan oleh sihir miliknya


"sihir cahaya tombak cahaya" licht juga menyerang menggunakan sihirnya


mereka bertarung dengan sangat seimbang tapi tetap saja selalu yami yang terluka karena licht bisa menyembuhkannya dengan mudah


asta juga ikut membantu yami di saat yami kelelahan sebentar untuk mengambil napas asta menyerang licht dengan segenap kekuatan


gauche dan finral masih bertarung dengan valtos mereka bertarung dengan seimbang


"sihir cermin pantulan cahaya" gauche membuat banyak cermin untuk memantulkan cahaya ungu


"sihir ruang perpindahan tempat" finral mengombinasikan sihirnya dengan gauche


"sihir ruang berpindah tempat" valtos berpindah tempat ke belakang mereka


pertarungan terus memanas beberpa waktu kemudian gauche finral dan valtos mulai kelelahan karena terus bertarung sampai sampai mereka hampir kehabisan energi sihir


"sihir kegelapan pemotong tanpa cahaya" yami menebas secara beruntun


"tebasan penghancur" asta mengayunkan pedang besarnya dengan sangat kuat


"sihir cahaya cambuk cahaya" licht membuat cambuk cahaya dengan sihir


"sekarang cambuk pula" yami berkats dengan mengejek


"mari kita menari yami sukehiro" licht mulai menyambuk kemana saja yang membuat yami kerepotan


"sungguh merepotkan" yami juga tidak mau kalah yami juga mengeluarkan teknik berpedangnya


mereka bertarung dengan sangat cepat bahkan vantos asta gauche dan finral yang melihat pertarungan mereka tidak berani ikut campur karena takut menghalangi mereka


mereka berhenti sejenak untuk mengambil napas


"oi bocah bantu aku" yami meremas kepala asta dan mengangkatnya


"sakit sakit kapten yami" asta memegang kepalanya karena serasa mau pecah


"ayo mulai kembali" kata yami sambil tersenyum


"apa dia tidak akan menghambatmu" kata licht yang membuat yang membuat yami tidak melepaskan senyumannya


"tentu tidak malahan kaulah yang akan kalah" kata yami meremehkan yang membuat licht marah kembali


"sihir cahaya tombak cahaya" licht membuat banyak tombak cahaya dan menyerang mereka berdua

__ADS_1


"ayo serang bocah" yami menangkis semua tombak sihir licht sambil melapisi katananya dengan sihir kegelapan


"baik kapten" asta menerjang ke arah licht di ikuti oleh yami


mereka melanjutkan pertarungnya yang tadinya 1 vs 1 sekarang 2 vs 1tapi licht tidak mempermasalahkan karena mereka sedang bertempur


setelah beberapa waktu kemudian asta dan yami berhasil mengalahkan licht tiba tiba ada 3 orang yang datang


"akhirnya kalian datang" kata licht "akan ku perkenalkan mereka " kata licht


"rhya si sang pemalas " kata licht memperkenalkan rhya


"fana si sang pemarah" kata licht memperkenalkan fana


"vetto si sang kesengsaraan" kata licht memperkenalkan vetto


"sepertinya enak berbaring di situ licht" kata rhya menguap


"kau seperti biasa suka tidur ryha"ucap vetto


" yang membuat licht terluka tidak bisa di maafkan"kata fana tanpa ekspresi


"sungguh grimore yang indah" rhya yang sudah di depan yami sambil menyentuh grimore yami


"sihir kegelapan tebasan kegelapan" yami menyerang rhya


rhya melompat kebelakang dan membuat tebasan kegelapan seperti yami


"sihir kegelapan tebasan kegelapan" serangan keduanya bentrok dan membuat sedikit ledakan


"sungguh merepotkan hoamm" ucap rhya sambil terus menguap


"sihir binatang buas tinjuan singa" vetto menyerang yami dengan cepat dan di tahan yami tapi katana yami terpotong


"apa yang kau lakukan ini masih cicilan kau tau" yami berkata dengan marah karena katana cicilannya belum lunas tapi sudah patah duluan


"salamander sihir api napas salamander" fana memanggil salamander tapi dapat dihindari oleh yami


"kalian urus sisanya aku ingin beristirahat sebentar" licht menutup mata sambil di sembuhkan oleh api fana


"ya hoamm" ryha menjawab dengan singkat


"mari meregangkan badan kita vetto fana" ryha menyerang yami dengan sihir penyalin


vetto menggunakan kekuatan pisiknya yang sudah di lapisi oleh sihir binatang buas


fana juga menyerang menggunakan sihir api salamander


yami vs 3 orang sekaligus yang membuat yami cukup kerepotan yami terpental ke tembok gua yang sekarang sudah bukan gua lagi karena saat pertarungan awal yami duduk di atas tanah dan ada seseorang yang datang dari atas gua yang sudah tidak layak di sebut gua lagi

__ADS_1


__ADS_2