Black Clover

Black Clover
4


__ADS_3

rikou berjalan ke arah bos penjahat yang menyandra warga desa , rikou terus mendekat sembari mengeluarkan katanya yang membuat situasi menjadi hening ketika rikou sudah sampai di sisi asta dan magna


"apa kalian baik baik saja" tanya rikou kepada asta dan magna


"tentu kami baik baik saja" ucap mereka berdua serentak


"satu sampah lagi datang kemari" ucap penjahat mengejek rikou


"lebih baik kalian mati saja sihir es hujan es" penjahat itu menyerang mereka bertiga dengan hujan es yang sangat banyak


"bagaimana ini" ucap magna dan asta hanya bengong melihat hujan es tersebut


"serahkan saja padaku" ucap rikou untuk menahan sihir es


hujan es itu sudah hampir mengenai mereka tapi dengan cepat rikou menebas ribuan hujan es dengan cepat sembari mengeluarkan bayangan hitam sebagai jalur rikou dia menggunakan anti sihirnya untuk menetralkan semua sihir es


"a apa bagaimana bisa" ucap penjahat itu kaget


"tentu saja bisa, kalian berdua istirahat saja dulu biar aku yang akan mengatasi dia" ucap rikou


"ya aku serahkan kepadamu" ucap magna


"ya ku serahkan padamu" ucap asta yang meremehkan dirinya sendiri di dalam hati


"kau harus berhati hati" ucap magna dan asta


"serahkan padaku" ucap rikou sembari berjalan menuju penjahat


"kau hanya hama harus di bersihkan" kata penjahat itu dengan arogan


"siapa yang tau" rikou menyerang terlebih dahulu menggunakan katananya untuk menebas perut penjahat tapi berhasil di tangkis


"sihir es pembekuan" penjahat menyerang rikou menggunakan sihir


"tebasan kilat hitam" rikou segera menebas udara yang menghasilkan serangan tebasan anti sihir


sihir es dan anti sihir rikou berbenturan mengakibatkan gelombang kejut mereka terus bertarung sampai semua orang yang melihat pertarungan rikou tidak bisa bicara apa apa


pertarungan terus memanas sampai si penjahat sudah kehilangan banyak stamina miliknya tapi tidak untuk rikou staminanya lebih kuat karena dia selalu latihan fisik


pertarungan tersebut telah mencapai puncaknya siapakah yang akan memenangkan pertarungan


"sihir es badai es " penjahat itu menyerang menggunakan semua sisa energi sihir untuk menyerang rikou , rikou juga tidak diam saja


"perubahan,tebasan kegilaan" rikou berubah penampilannya sedikit yang tadinya tidak memiliki tato di wajahnya setelah berubah rikou sekarang memiliki tato hitam hampir menutupi kepalanya


rikou dan penjahat menyerang dengan kekuatan masing masing tapi sayang sekali karena rikou pengguna anti sihir dia jadi lebih mudah untuk menebas perut penjahat itu sampai membuat lubang yang cukup besar dari tebasan milik rikou


pertempuran itu di menangkan oleh rikou, dia berjalan menuju asta dan magna untuk membantu para warga desa yang terluka


"yo" ucap rikou menyapa asta dan magna

__ADS_1


"kau hebat sekali bisa melawan para penjahat" ucap magna sambil tersenyum


"sangat hebat sekali,apa kau juga pengguna anti sihir" ucap asta penasaran


"kau baru menyadarinya cebol" ucap rikou memukul kepala asta sampai benjol


"sakitt apa yang kau lakukan" asta merengek sambil kesakitan karena di pukul kepalanya


"karena kau bodoh aku memukul kepala mu supaya jadi pintar" ucap rikou mengejek asta karena bodoh


"apa katamu, ayo bertarung dengan ku" ucap asta yang kesal dengan ledekan rikou


"kau saja sudah babak belur bagaimana caramu ingin bertarung" ucap rikou meledek


"kauuuuu" asta kesal dengan rikou menyerang rikou


"hmm" menahan kepala asta yang membuat asta seperti anak kecil bertarung dengan orang dewasa


magna dan noelle para warga desa juga yang melihat itu tertawa terbahak bahak, setelah itu kepala desa menyuruh mereka untuk beristirahat terlebih dahulu


para warga desa pulang kerumah masing masing untuk beristirahat sedangkan rikou magna asta dan noelle di ajak ke rumah kepala desa untuk beristirahat memulihkan luka lukanya


keesokan harinya pada sore hari rikou magna asta noelle sedang berkumpul di tepi tebing desa tiba tiba ada anak kecil yang datang


"kak magna apa kau akan kembali lagi kesini" ucap anak itu sambil memeluk magna


"tentu saja kenapa tidak" ucap magna sambil mengelus rambut anak itu


"benarkah" ucap anak itu semangat


"baiklah aku pergi dulu dan Terima kasih telah menyelamatkan desa kami" ucap anak itu membungkuk sedikit dan pergi


tiba tiba ada sebuah burung yang menghampiri asta sambil membawa batu seperti kristal dan menempel di kepala asta


"burung kecil ini selalu diam di kepalaku" ucap asta


"karena kepalamu seperti sarang burung" ucap rikou meledek


"apa katamu" marah asta tapi dia malah di patuk dengan cepat di kepalanya menggunakan batu oleh burung


"sudah sudah" noelle menenangkan asta,asta pun kembali tenang


"hahahaha kalian memang yang terbaik" magna tertawa dengan senang


"mari kita kembali untuk melapor" ucap magna


"baikk" ucap mereka bertiga dengan serentak


magna membonceng asta dan noelle sedangkan rikou mengikuti dari belakang sembari terbang menggunakan katananya sembari menggunakan anti sihirnya untuk bisa terbang


beberapa jam kemudian mereka sudah sampai di markas banteng hitam dan berjalan menuju ke dalam

__ADS_1


"kami kembalii" ucap mereka berempat secara bersamaan


"selamat datang" ucap vannesa sedangkan yang lain ribut seperti biasa


"aku akan melapor dulu kepada kapten kalian istirahat lah dulu" ucap magna mencari yami untuk melapor


rikou pergi menuju kamarnya yang paling atas untuk beristirahat tapi di saat berjalan menuju kamarnya rikou melihat seorang yang terbaring di tempat tidur rikou yang tidak tau siapa itu menghampiri dia


rikou masuk ke dalam kamar tersebut tapi peria yang terbaring itu melarangnya


"jangan kesini" ucap orang yang terbaring itu


"kenapa" rikou penasaran


"karena aku bisa saja menyerap energi sihir mu" ucapnya


"tidak masalah karena aku tidak punya energi sihir" ucap rikou menjelaskan


"begitu ya " ucap orang itu


"siapa kau" ucap rikou penasaran


"aku adalah henry legolant orang yang membuat markas ini karena sihir ku bisa menyerap energi orang lain aku jadi tinggal sendirian" ucap henry


"dan siapa kau" ucap henry


"aku rikou anggota pasukan banteng hitam" ucap rikou


"kau anak baru ya" ucap henry


"ya kau benar dan apa kau lapar" ucap rikou


"ya aku lapar bisa tolong aku" ucap henry


"kau tunggu disini aku akan ke bawah dan mengambilnya" ucap rikou pergi ke bawah untuk mengambil makanan


rikou sampai di bawah rikou melihat ada senpai yang sedang memasak dengan kambing dan menghampirinya


"senpai kau sedang membuat apa" ucap rikou


"aku sedang membuat nasi goreng terenak la" ucap senpai itu


"boleh oke memintanya eee" ucap rikou


"charmy pappiston itu namaku" ucap charmy


"iya bolehkah aku meminta masakanmu charmy senpai" ucap rikou


"tentu tunggu sebentar la" ucap charmy membuat makanannya di bantu oleh sihir kambingnya


"ini sudah jadi" charmy memberikan makanan kepada rikou

__ADS_1


"Terima kasih" rikou menerima dan pergi menuju kamar henry


rikou pergi ke kamar henry untuk memberikan makanan yang di buat charmy sesampainya rikou masuk kekamar henry dan memberikan makanannya dan rikou kembali kekamar rikou untuk beristirahat


__ADS_2