
rikou bangun dari koma di saat rikou bangun rikou mendengar suara ledakan yang besar rikou langsung pergi menuju tempat ledakan tersebut
sesampainya rikou melihat gua yang sudah hancur karena ledakan rikou menaiki gua tersebut dan melihat ke arah lubang yang besar rikou melihat yami dan turun kebawah
"kapten sepertinya kau terdesak" rikou berjalan mendekati yami
"heh kau sebaiknya tidur saja jangan mengganggu pertarungan ku" kata yami kepada rikou
"aku juga ingin bertarung kapten untuk meregangkan otot otot ku" rikou sedang melakukan pemanasan
"lebih baik kau tidak menghambatku bocah" yami berdiri dan tersenyum
"tentu kapten" rikou bersiap untuk bertarung
"hmm dia tidak memiliki mana sama sekali seperti bocah itu" vetto berbicara kepada licht
"lebih baik kau tidak meremehkannya vetto" ucap licht yang membuat ryha vetto dan fana kaget
"luka ini juga di buat olehnya" licht memperlihatkan luka tebasan
"aku akan membunuh orang itu karena berani menyakiti licht" fana berkata dengan datar
"haha menarik" vetto bersemangat karena ingin menghancurkan rikou
"hoammm ayo selesaikan ini" ryha segera menyerang rikou dan yami
"sihir kegelapan tebasan kegelapan" ryha meniru serangan yami
"tebasan Bulan sabit" rikou membuat tebasan seperti bulan sabit dengan kekuatan anti sihirnya dan membelah serangan ryha serangan rikou masih tidak menghilang
"sial"ryha mundur kebelakang dan vetto menghentikan serangan rikou tapi lengan vetto tersayat
" salamander sihir api gunung meletus"fana menyerang yami dengan sihir salamander
"kapten serangannya mengarah ke kita" rikou bersiap menangkis semua serangan fana
"mari bersenang senang bocah" yami menangkis serangan api salamander dengan katana yang patah di aliri oleh sigir sihir kegelapan rikou juga menangkis semua serangan fana menggunakan katana yang di lapisi oleh anti sihir
"sihir binatang buas cakaran singa" vetto berlari sembari melapisi tangannya dengan sihir dan mencakar dari jarak dekat
rikou menahan serangan vetto dan yami menyerang vetto dari samping rikou tapi berhasil di tahan oleh vetto , vetto terdorong karena menahan serangan yami
"aku akan menyengsarakan kalian" vetto menyerang mereka berdua dengan membabi buta
"sihir kegelapan matahari tanpa cahaya" ryha menirukan serangan yami ryha juga ikut menyerang
"sihir api semburan api salamander" fana menyerang mereka berdua
__ADS_1
"bocah kita akan melampaui batasan masing masing" yami tidak diam saja yami juga menyerang mereka bertiga
"aku menantikannya kapten" rikou menyerang mereka sambil tersenyum karena menikmati pertarungan
pertarungan berhasil di seimbangi oleh rikou dan yami sedangkan asta gauche dan finral melihat pertarungan tersebut untuk memulihkan tenaga mereka
yami dan rikou terus bertarung mereka berhasil melukai vetto fana dan ryha tapi mereka sembuh dengan sangat cepat karena mana mereka sangat banyak
mereka bertarung dengan sangat cepat yang membuat tanah di sekitaran mereka hancur menjadi puing puing rikou dan yami terpental ke arah asta dan yang lain berdiri
"ini sangat menyenangkan kapten" rikou mulai berdiri dari atas puing puing
"hahaha ini semakin seru bocah" yami sepakat dengan rikou
"oi asta kemari aku ingin mengajarkan sesuatu padamu" yami berbicara kepada asta , asta juga mendekati yami
yami mengajarkan bagaimana caranya bisa merasakan musuh walaupun terhalang oleh debu awalnya asta gagal karena dia menggunakan matanya untuk melihat serangan valtos
setelah asta bertarung dengan valtos asta mulai bisa menggunakan ki yang di ajarkan oleh yami rikou yang awalnya mendengarkan yami rikou sudah bisa menggunakan ki seperti yami
"kapten apakah kau masih bisa melanjutkan pertarungan dengan mereka" rikou berjalan mendekati yami
"kalau kau tidak kuat biar aku saja yang mengurusnya" rikou mengejek yami dan yami memukul kepala rikou dengan keras yang membuat rikou kesakitan
"enak saja tapi aku menjadi semakin bersemangat, ayo bocah" yami berlari ke arah pasukan matahari tengah malam q
pertarungan terjadi kembali rikou dan yami sudah mulai kelelahan tapi mereka masih sanggup bertarung karena menikmatinya
beberapa waktu kemudian rikou dan yami terpental kembali ke belakang dan tertimpa puing puing di tempat yang sama rikou dan yami keluar dari puing puing mereka melihat serangan yang sudah siap di luncurkan ke arah mereka berdua
"sihir kegelapan tebasan kegelapan" ryha menyerang secara bersamaan
"sihir binatang buas cakaran harimau" vetto menyerang secara bersamaan
"salamander sihir api semburan api salamander" fana menyerang secara bersamaan
rikou dan yami merasakan seseorang yang datang malah duduk di tanah tidak mempedulikan serangan mereka benar saja serangan tersebut di tangkis oleh tiga orang komandan yang baru datang
"khakha yami kau bersenang senang sendirian" jack berkata kepada yami
"ini bukan bersenang senang" yami berbicara sambil duduk di tanah
"apa katamu ingin ku potong kau yami sebelum mereka" jack tidak Terima dengan jawaban yami
"tentu tidak mau" kata yami simpel
"sungguh orang yang rendah" Charlotte beebicara dengan dingin
__ADS_1
"kalau kau seperti itu terus kau tidak akan pernah mendapatkan suami loh" yami mengejek Charlotte
"medan perang adalah kekasihku" Charlotte berkata sambil mengeluarkan tanaman yang mengarah ke leher yami
yami angkat tangan " kalau kita sudah tua sebaiknya kita saling membantu ratu duri"yami berbicara kepada Charlotte
"sudah kubilang medan perang adalah kekasihku" Charlotte berbicara dengan dingin tapi 'bagaimana ini aku sudah menghina yami bagaimana nanti yami tidak mau menerimaku'charlotte berbicara dalam hati
"kasian sekali" ucap yami simpel
"hmp mau sampai kapan kau akan duduk terus " nozel berbicara kepada yami
"karena tanah ini mencintaiku rambut aneh" kata yami membuat nozel marah
"apa aku membunuh mu duluan baru mereka" kata nozel sambil mengeluarkan sihirnya di dekat leher yami
"sungguh menakutkan si rambut aneh itu benarkan bocah" kata yami kepada rikou
"kapten bagaimana caranya dia menata rambut nya sendiri" kata rikou dengan pura pura polos
"mungkin dia bercermin sambil menata rambut dia sendiri bwahahahaha" yami mengejek gaya rambut nozel
"kau" nozel marah tapi menurunkan niatnya karena musuh akan menyerang
"para komandan kesatria sihir juga datang" kata licht
"sebaiknya kalian berhati hati" kata licht dan di angguki oleh mereka bertiga
pertarungan 3 vs 3 dimulai Charlotte bertarung dengan ryha, Jack bertarung dengan vetto, nozel bertarung dengan fana
mereka berenam bertarung dengan sangat seimbang tidak ada yang terluka sama sekali
"oi asta apa kau ingin mengalahkan bosnya" kata yami
"tentu saja" kata asta dengan tegas
"tapi kita harus membuat rencana kapten dan aku punya ide" kata rikou dan di setujui oleh yami
"kita harus memiliki sihir teleportasi" kata rikou
"finral kau pasti bisa 1 kali menggunakan sihir mu" kata yami
"mari kita kembali kapten yami" kata finral takut
"hehehehe kita sudah mendapat kendaraan" kata yami tertawa
rikou menjelaskan bagaimana rencananya dan mereka sudah paham dengan rencana rikou
__ADS_1