Black Clover

Black Clover
14


__ADS_3

asta yang melihat teman temannya yang terikat segera ingin menolongnya tapi di hentikan oleh vanessa dan noelle


"berhenti asta jangan kesini" teriak vanessa yang membuat asta penasaran


"kau larilah asta jangan kesini" noelle berteriak kepada asta


"ooh kau sudah berhasil mengalahkannya ternyata" kata ratu penyihir dan asta menoleh ke arahnya karena asta tidak merasakannya dengan ki


'sejak kapan dia di sana aku tidak merasakan kehadirannya dengan ki'asta sangat kaget karena ratu penyihir sudah disitu dari tadi


"bunuhlah teman temanmu itu" ratu penyihir mulai mengendalikan asta


"kenapa dengan tubuh ku" asta kehilangan kesadaran karena ratu penyihir mulai mengendalikan asta


asta berubah kembali ke dalam wujud black asta



Asta kehilangan kesadaran dan asta mulai di kendalikan oleh ratu penyihir


asta mulai berjalan perlahan untuk menebas teman temannya


"asta sadarlah asta" ucap noelle sembari berteriak histeris


"kumohon tolong hentikan" vanessa menangis sambil memohon


sedangkan rikou sudah tertidur lelap


ratu penyihir yang melihat rikou tidur dengan lelap penasaran 'kenapa anak ini tenang sekali dan malah tertidur'ratu penyihir berbicara di dalam hati


asta berjalan perlahan lahan dan sudah di depan vanessa untuk menebas vanessa saat asta sudah mengangkat pedang besarnya vanessa mengingat kembali di saat dia pertama kali kabur dari kampung halaman


vanessa mengingat kembali di saat yami membawanya ke dalam pasukan banteng hitam di sanalah vanessa mulai memiliki teman layaknya keluarga


sesudah vanessa mengingat kembali kenangan di pasukan banteng hitam vanessa membuat tekad untuk menjaga kepada teman temannya yang berada di pasukan banteng hitam


saat asta akan menebeas vanessa tiba tiba waktu seperti terulang kembali ratu penyihir yang sadar akan hal itu karena waktu terus terus terulang kembali tapi nyatanya tidak


ratu penyihir melihat benang kucing merah di bahu kanan vanessa



"jadi dia sudah membangkitkannya ternyata" kata ratu penyihir sambil tersenyum,


vanessa yang sudah lepas dari ikatannya mulai bersiaga


ratu penyihir tersebut mulai melepaskan asta dari pengendaliannya dan asta terjatuh ke atas tanah karena pingsan


"kenapa kau membatalkan pengendalian kepada asta" kata vanessa penasaran

__ADS_1


"karena aku sudah mencapai tujuanku dan ini" ratu penyihir melemparkan batu ke arah vanessa dan di tangkap batu itu oleh vanessa


"ini" vanessa melihat ratu penyihir dengan heran


"aku memberikannya kepadamu dan jaga itu untukku" saat hendak pergi vanessa menahan ratu penyihir


"tolong lepaskan teman teman ku dulu" ucap vanessa kepada ratu penyihir


"aku hampir lupa" ratu penyihir pergi menuju ke kediamannya kembali


noelle dan rikou sudah terlepas dari ikatan ratu penyihir noelle berdiri dengan selamat tapi rikou terjatuh dan kepalanya terbentur tanah


"aduhhhh ada apa ini" kata rikou penasaran


"kau beraninya kau tidur di saat kami kesusahan" noelle memukul kepala rikou dan rinou merasakan kesakitan


"maaf maaf aku tertidur" kata rikou duduk di atas tanah


vanessa mengangkat asta menggunakan sapu terbang dan mendekat ke arah mereka berdua


"apa kalian baik baik saja" vanessa bertanya tentang ke adaan mereka berdua


"tentu aku baik baik saja" ucap mereka berdua secara bersamaan


"syukurlah kalian baik baik saja" vanessa sangat senang karena mereka baik baik saja


"di mana ini" asta bertanya dengan linglung


"kita masih di tempat desa penyihir bodoh asta" ucap noelle pura pura tidak tertarik kepada asta padahal dia sendiri suka mengikuti asta dari belakang


asta mengerti dan segera menggerakan tangannya yang patah


"aku sudah bisa menggerakkan tangan ku kembali" ucap asta dengan senang sembari menggerak gerakan tangan yang sudah di sembuhkan


"kalau begitu misi kita berhasil untuk membuat tangan asta sembuh kembali" kata rikou kepada noelle dan vanessa


"ya kita berhasil" noelle dan vanessa berpelukan karena mereka telah berhasil


mars bangun dari pingsannya dan melihat fana yang terbaring di samping mars, mars melihat sekitar dan dia melihat ladros yang terbaring di tanah mars juga melihat kelompok rikou


tidak lama kemudian fana bangun dari pingsannya dia duduk dengan linglung dan melihat mars yang ada di belakangnya


"fana ku kira kau sudah mati maafkan aku waktu itu" kata mars memeluk fana


"mars ternyata kau sudah besar dari waktu itu jadi apa yang sebenarnya terjadi" ucap fana penasaran


"apa kau tidak mengingatnya" kata mars dan membuat fana penasaran dengan


"emang apa yang terjadi" kata fana dengan sangat penasaran

__ADS_1


"nanti saja ku ceritakan aku ingin berterimakasih dulu kepada mereka " mars berjalan ke arah rikou dan yang lainnya berkumpul


fana juga mengikuti mars dari belakang


rikou asta noelle dan vanessa yang melihat mars dan fana berjalan ke arah mereka, mereka berempat mulai waspada


"sudah lama sekali kalian bertiga" kata mars berbicara kepada rikou asta dan noelle


"ya terakhir kali melihatmu waktu kau kehilangan kendali" kata rikou sambil mengingat mars pernah kehilangan kendali


"ya waktu itu aku minta maaf" kata mars menundukan kepalanya


"tentu saja kita memaafkanmu benarkan noelle rikou" kata asta dan di angguki oleh noelle dan riko


"jadi dia siapa mu" kata vanessa yang dari tadi menyimak


"dia adalah teman waktu kecilku" kata mars memperkenalkan fana adalah teman masa kecilnya


"halo namaku fana aku adalah teman masa kecil mars" kata fana menundukan kepalanya


"hmmm menarik sekali ternyata orang orang matahari tengah malam memiliki 2 jiwa " kata rikou memahami fana yang berubah drastis


"apa maksud mu rikou" noelle penasaran dengan pernyataan rikou termasuk vanessa asta mars dan fana


"singkatnya mereka adalah orang orang dengan memiliki 2 jiwa, yang satu mereka di kendalika oleh jiwa yang di dalam dirinya yang kedua mereka melakukan tukar jiwa" kata rikou menjelaskan


"aku masih tidak mengerti" mars ikut berbicara


rikou mulai menjelaskan secara rinci mereka akhirnya tau bagaimana kepribadian fana sangat berbeda dengan saat mereka bertarung dengan jiwa yang lain dari tubuh fana


"kalau begitu kami pulang dulu" kata mars berjalan sambil mengangkat ladros


"sampai ketemu lagi" kata fana mengikuti mars dari belakang


"kalau begitu kita juga harus pergi" kata rikou


"tapi aku ingin berterima kasih dulu kepada ratu penyihir" kata asta


"aku juga" kata vanessa ikut dengan usulan asta


"baiklah baiklah ayo" kata noelle berjalan ke kediaman ratu penyihir sembari menyeret lengan asta dan vanessa


"hahh sudahlah" rikou hanya pasrah dan mengikuti mereka


sesampainya di kediaman ratu penyihir rikou asta noelle dan vanessa berterima kasih kepada ratu penyihir sesudah berterima kasih mereka pergi vanessa membonceng kan noelle menggunakan sapu terbangnya


sedangkan rikou mebonceng asta di katana miliknya yang terbang dengan menggunakan anti sihir rikou bisa melakukannya seperti konsep sihir sapu terbang


mereka terbang menuju markas banten hitam dengan cepat beberapa waktu kemudian mereka telah sampai di depan markas pasukan banteng hitam pada siang hari

__ADS_1


__ADS_2