
seluruh pasukan banteng hitam termasuk kahono dan kaito
berkumpul di tempat pertempuran sebelumnya mereka sedang duduk kelelahan
"kerja bagus kalian " yami berbicara kepada mereka
"Terima kasih kapten" ucap seluruh pasukan banteng hitam
kepala kuil datang"sukurlah kahono kaito kalian tidak terluka parah "
"ini semua berkat rikou dan yang lain" kata kahono dan di angguki kaito
"Terima kasih sudah menyelamatkan mereka berdua" kata kepala kuil
"tidak masalah" kata rikou dan yang lainnya
mereka sedikit mengobrol tentang pentusup tersebut karena asta kelelahan dia segera tak sadarkan diri
dua hari kemudian asta terbangun dari pingsannya sekarang dia sedang di ruang rawat
"dimana ini" asta masih setengah sadar
"asta kau akhirnya bangun" magna mendekati asta
"sudah berapa lama aku pingsan" kata asta mulai duduk
"kau sudah pingsan dua hari penuh" kata finral memandangi keluar lewat jendela
"asta mari bertarung" kata luck
"oi luck asta baru saja bangun" kata magna mendekati luck dan merangkulnya
saat mereka mengobrol mereka mendengar suara teriakan para warga kuil bawah laut warga meneriaki mereka untuk berterima kasih kepada mereka karena berhasil mengalahkan penyusup
mereka semua memandangi warga yang sedang berteriak ke arah mereka untuk berterima kasih mereka semua tersenyum melihat para warga
"oh ya dimana rikou dan nero" kata asta bertanya kepada mereka
"rikou dan nero sedang berada di labirin tempat kita bertarung dengan orang itu" kata Vanessa
"aku akan kesana dulu" asta pergi untuk mencari mereka berdua
rikou sedang berjalan menuju tempat dimana batu sihir di letakan bersama nero setelah beberapa saat mereka tiba di tempat batu sihir berada
"di mana batunya" rikou mencari sekeliling untuk menemukan batunya
setelah beberapa saat rikou mencari batu sihir yami dan asta datang menghampiri rikou dan nero, nero berada di atas rambut rikou
"rikou apa kau sudah menemukan batunya" kata yami berjalan ke arah rikou berdiri
"rikou nero akhirnya aku bertemu dengan kalian" asta juga berjalan mendekati mereka
nero terbang ke arah asta dan mematuki kepala asta
"adu duh " asta memegangi kepalanya
nero terbang ke arah tiang yang berdiri kokoh saat sampai nero mengambil batu sihir tersebut dan kembali ke kepala rikou
"nero kau menemukannya" rikou memberikan tangannya ke arah nero dan nero memberikan batunya kepada rikou
__ADS_1
"kita sudah mendapatkan apa yang kita cari, ayo kita kembali" yami mengajak asta dan rikou pergi ke tempat para anggota banteng hitam yang lain di ruang rawat
keesokan harinya mereka semua berkumpul di pintu gerbang masuk kuil bawah air para warga berkumpul untuk melihat kepergian mereka
"kalian akan kembali" kata kepala kuil
"ya kami tidak bisa berlama lama" kata yami berbicara kepada kepala kuil
kahono dan kaito mendekati rikou asta dan noelle mereka ingin mengucapkan Terima kasih kepada mereka bertiga
"asta noelle dan rikou Terima kasih sudah menyelamatkan kami" kahono dan kaito menunduk
"tidak masalah" kata rikou
"rikou benar karena kita sudah berteman" kata noelle
"yang di katakan rikou dan noelle benar tidak usah berterima kasih" kata asta
"baiklah" ucap mereka berdua mulai kembali berdiri tegak
"rikou sampai ketemu lagi" kata kahono kepada rikou
"ya sampai ketemu lagi" rikou pergi menuju yang lain
pasukan banteng hitam berkumpul di gerbang para warga melambaikan tangan mereka finral membuat gerbang teleportasi dan pasukan banteng hitam masuk satu persatu
mereka tiba di tepi pantai
"kalian bersenang senang saja dulu aku akan melapor dulu" yami pergi ke tempat kaisar sihir
mereka yang mendengar perkataan yami segera senang mereka semua berganti pakaian menjadi pakaian renang
rikou sedang bersantai di atas pohon memperhatikan mereka semua dan tanpa sadar ia tersenyum
beberapa hari kemudian pasukan banteng hitam selalu melakukan kegiatan seperti biasanya rikou juga selalu memberikan henry makanan
asta selalu bersih bersih dan memberikan makanan pada peliharaan yami setelah mereka melakukan kegiatan seperti biasa
yami datang dan ingin memberikan informasi
"rikou asta nanti ikut aku menemui kaisar sihir" yami berjalan ke arah mereka berdua
"kenapa aku juga ikut kapten" kata rikou tidak ingin ikut
"kau harus ikut bocah" yami meremas kepala rikou dengan kuat
"baiklah baiklah lepaskan tanganmu dulu" kata rikou kesakitan
"besok kalian siap siap kita akan menemui kaisar sihir besok" kata yami pergi untuk melakukan ritual seperti biasa
"huh kenapa aku juga ikut" kata rikou lemas
"yang sabar rikou" asta menenangkan rikou yang lemas
"aku akan istirahat saja" rikou pergi ke kamarnya
keesokan harinya yami dan asta sedang menunggu rikou di depan pintu keluar, rikou terlambat karena tidak mau ikut menemui kaisar sihir
menurut rikou bertemu kaisar sihir sangat mereporkan karena kaisar sihir selalu menanyakan jurus jurus baru
__ADS_1
"lama sekali kau" yami marah karena rikou terlambat
"aku terlalu malas" kata rikou sambil berjalan lambat
"oi asta gotong dia" yami pergi meninggalkan mereka berdua
"baik kapten" asta berlari ke arah rikou dan menggendong rikou atas perintah yami
sesampainya mereka bertiga di sambut oleh asisten kaisar sihir
"kalian sudah sampai mari masuk" kata asisten kaisar sihir
ia membuka pintu untuk mereka bertiga lewati setelah mereka bertiga masuk ia juga ikut masuk mengikuti dari belakang
sesampainya di ruangan yang gelap terdapat kaisar sihir yang berdiri memandangi dua orang yang sedang terikat
"oh kalian sudah tiba" kata kaisar sihir mendekati mereka
"kenapa anda mengundang kami kesini kaisar sihir" rikou berkata santai
"oh rikou kudengar kalian mengalahkan salah satu petinggi matahari tengah malam sihir apa yang dia gunakan" kata kaisar sihir dengan bersemangat
"kaisar sihir bukan saatnya untuk membahas itu" orang itu menghentikan julius
"ekhem mari lanjutkan" julius berbalik ke arah orang yang terikat
"katakan sekali lagi siapa bos kalian" kata julius dengan dingin
"kami tidak akan memberitahu kalian siapa bos kami" kata salah satu orang tersebut
"kami tidak akan pernah memberitahu kalian " kata yang satunya lagi
"hah tidak ada pilihan lain" kata julius kembali ketempat mereka berempat
"kalian kuminta kesini untuk melakukan sesuatu" kata julius
"melakukan apa" kata rikou
"mars jelaskan" kata julius kepada mars untuk menjelaskan
"kaisar sihir meminta kalian berdua untuk menetralkan sihir yang mengunci otak mereka" kata mars dengan serius
"hanya itu" kata rikou tidak menyangka hanya itu saja mereka memanggil rikou dan asta
"ya karena aku tidak bisa melihat apa ingatan mereka karena terhalang oleh sihir yang mengunci otak mereka" kata mars
"baiklah" kata asta dan rikou
mereka berdua datang ke tempat orang yang sedang terikat
saat mereka berjalan mereka mengeluarkan pedang masing masing dan rikou melapisinya dengan anti sihir sedangkan asta pedangnya sudah memakai anti sihir tanpa harus mengalirkannya
saat mereka sudah sampai orang yang terikat itu ketakutan karena mereka tau rikou dan asta adalah pengguna anti sihir karena mendengar ucapan mars
rikou dan asta menempelkan pedang mereka di jidat orang tersebut dan berhasil melepaskan kuncian sigir sihir yang terletak pada otaknya
"mars lakukan" kata julius
mars mulai melakukan sihirnya dan berhasil melihat memori mereka mars menunjukan seperti layar yang bercabang yang membuat asta takjub dengan sihir mars
__ADS_1