
setelah rikou asta dan yuno mengalahkan klaus yang berubah menjadi elf mereka bertiga bersama mimosa pergi menuju ke tempat bos para elf berada
"sepertinya licth sedang mulai bangkit kembali" ryha berkata sembari mengamati
rikou dan yang lain sedang berlari dengan cepat ke arah licth yang sedang diam saja ryha yang menyadari ada yang datang segera bersiap untuk bertarung
"ohh sudah lama tidak bertemu" rikou bertanya ke pada ryha yang sedang waspada
"ya kalian hebat juga bisa sampai sini" ryha memuji mereka berempat
asta mengeluarkan pedang licth yang membuat ryha terkejut termasuk dengan yang di sampingnya
"i itu pedang licth, beraninya kau" kata ryha menyerang asta rikou segera menangkis tebasan dari ryha
"kalian berdua urus yang itu saja" kata rikou di depan mereka yang sudah berhasil menangkis serangan ryha
"baik" asta dan yuno bergerak untuk menyerang licth
"tidak akan ku biarkan" ryha ingin menghadang asta dan yuno
"akulah lawan mu" rikou menghadang ryha
"hehh mereka berdua terlalu meremehkan licth" ryha berkata kepada rikou
"hmmm lihat saja nanti" rikou mengeluarkan katana kembali dan bersiap untuk bertarung termasuk ryha ia juga mengeluarkan pedang
rikou dan ryha bergerak dengan kecepatan tinggi terlihat ada percikan api di mana-mana akibat benturan pedang rikou dan ryha masih terus bertarung mereka berdua mengeluarkan jurus milik masing masing
jurus mereka berbenturan rikou berlari kembali dengan kecepatan tinggi menuju ryha, ryha juga sama berlari dengan kecepatan tinggi
mereka berdua terus beradu pedang dengan teknik yang kuat terlihat percikan api yang di akibatkan oleh benturan pedang mereka bertarung hanya menyisakan bayangan pertarungan mereka berdua sulit untuk di lihat menggunakan mata telanjang
asta dan yuno bertarung dengan licth yang belum sepenuhnya bangkit, dua pedang asta yang dapat menyerap sihir dan menetralkan kutukan di ambil oleh licth seketika pedang yang tadinya hitam berubah menjadi putih
yuno akan bergabung dengan roh angin sylph
"sylph ayo bergabung"
"baik" kata sylph yuno dan sylph mulai bergabung
penampilan yuno berubah terdapat sayap berwarna hijau di pundak kiri dan mahkota di kepalanya yuno juga mengeluarkan pedang yang terbuat dari angin
__ADS_1
asta juga tidak mau kalah ia juga mulai berubah menjadi black asta
penampilan asta rambutnya berubah menjadi hitam di bagian sebelah kanan mata juga berubah menjadi merah tangan kanan berubah menjadi hitam dan sayap muncul di bagian pundak kanan
licth mulai menyerang dari atas langit menggunakan pedang yang mengeluarkan sihir cahaya , asta dapat menepis sihir cahaya tersebut
"sihir angin tebasan tornado" yuno menegaskan pedang angin yang menghasilkan tornado yang sangat besar
licth mengarahkan pedang penyerap sihir ke arah sihir angin yuno pedang tersebut langsung menghisap sihir angin yuno
yuno kaget setelah sihirnya dapat di serap oleh pedang yang di pegang licth
asta memasang kuda kuda untuk meloncat, asta meloncat dengan cepat mengarah licth yang hanya diam di udara
"black meteorid" asta menebas licth tapi dapat di tahan dengan mudah oleh licth ia juga mulai menebas asta dengan cepat asta yang terkena serangan tersebut terpental dan menabrak dinding sehingga hancur
asta mulai bangkit kembali ia melihat yuno yang sedang bertarung dengan licth asta segera bergegss untuk membantu pedang asta dan yuno saling beradu dengan pedang milik licth
Sehingga memunculkan percikan api mereka terus saling jual beli serangan tapi asta dan yuno sekarang dapat mengimbanginya
rikou dan ryha terus bertarung dengan kekuatan masing masing pertarungan tersebut rikou lah yang lebih unggul karena ryha tidak dapat menirukan anti sihir
"kau juga sangat hebat aku menikmati pertarungan ini" tkata rikou tersenyum, tiba tiba kepala rikou merasakan sakit
"ughhh ada apa ini dengan kepalaku" rikou memegangi kepalanya menahan rasa sakit
saat menahan rasa sakit kepala tersebut ia melihat sekilas ingatan tentang masa lalunya yang mengamati iblis iblis yang ke dunia manusia
ryha yang melihat rikou dari tadi memegangi kepalanya bertanya
"apa kau baik baik saja" tanya ryha
"aku baik baik saja, hanya saja" kata rikou berhenti
"hanya apa" kata ryha bingung dan mulai penasaran dengan apa yang di katakan rikou
mimosa yang melihat rikou memegangi kepalanya sangat hawatir "semoga dia baik baik saja" mimosa bergumam mimosa melihat pertarungan tersebut dari jauh
"lebih baik kalian berhenti melakukan balas dendam kalian sebelum terlambat" kata rikou dengan serius
"kenapa kami harus melakukannya" ucap ryha sedikit tidak terima
__ADS_1
"seterah kau saja, tak lama kemudian di antara kalian akan ada yang berhianat dan membangkitkan sesosok iblis yang dulu teman manusia kalian lah yang menyegel iblis itu" kata rikou duduk dan menaruh katana di sampingnya
ryha yang melihat rikou tidak ingin bertarung kembali ia juga mulai duduk di depan rikou yang sedang duduk
"bagaimana kau tau itu" tanya ryha semakin penasaran
"hmm tapi kau jangan sampai memberi tahu orang lain ini hanya rahasia kita berdua" kata rikou sedikit mengeluarkan aura membunuh
"ya kau tenang saja" ryha ketakutan dengan aura membunuh yang di keluarkan rikou
"ini juga seterah kau mau mempercayainya atau tidak" kata rikou
"aku akan berusaha" kata ryha meyakinkan rikou
"aku tadi mendapatkan ingatan tentang kehidupan ku dulu saat menjadi iblis" rikou berkata dengan serius
"kau iblis juga ternyata" kata ryha kurang yakin
"dulu aku sangat suka mengamati kalian yang berdamai dengan manusia karena itu aku menggunakan sihir terlarang untuk bereinkarnasi menjadi manusia" kata rikou ryha hanya menyimak saja
"saat itu setelah ketua kalian mendapatkan grimore semanggi empat, saat kalian para elf sedang bersanatai tiba tiba ada orang yang terkena sihirnya sendiri dan ketua kalian lah yang menyelamatkan dia, dan muncul seseorang ia adalah kakak si perempuan yang terkena sihirnya sendiri" ucap rikou ryha mengingat kembali pertemuan pertama mereka
"manusia tersebut juga mempunyai grimore berdaun empat dan sama sama menggunakan sihir cahaya seperti ketua suku elf, disanalah antara manusia dan elf mulai rukun, ketua dan adik dari Kaisar sihir pertama saling jatuh cinta dan akhirnya dia akan menikah, di saat perempuan itu hamil dan akan merayakan pernikahan tiba tiba manusia membantai para elf dan ketua kalian menggunakan sihir terlarang untuk mereinkarnasi kalian semua dengan mengorbankan nyawanya sendiri"kata rikou
" yang membantai ras kalian memang manusia tapi dalang sebenarnya adalah iblis"kata rukou yang membuat ryha kaget
mimosa yang penasaran kenapa rikou dan ryha tidak bertarung pun mendekat
"rikou apa kau baik baik saja" rikou hanya mengangguk
"apa kau tau siapa iblis itu" tanya ryha kepada rikou
"aku tidak mengenalnya, aku hanya mengingat bagian itu saja" kata rikou
"baiklah aku akan berusaha menghentikan ini" kata ryha membuat tekad
"mari bekerja sama" rikou mengulurkan tangannya untuk berjabat dengan ryha
"tentu, kalau kau sudah mengingat kenapa kau bisa ada di dunia manusia ceritakanlah padaku" kata ryha menjabat tangan rikou
"tentu saja" rikou tersenyum lalu berdiri dan melihat pertarungan asta yuno dan licth bersama ryha dan mimosa
__ADS_1