
pertarungan para komandan ksatria sihir dengan pasukan matahari tengah malam mereka bertarung dengan seimbang yang membuat medan pertempuran menjadi banyak debu
disinilah rencana rikou di mulai finral segera membuka sihir teleportasi di atas licht yang sedang memulihkan diri menggunakan sihir api fana
"sudah kuduga kau akan datang di sana" licht menoleh ke atas di sana ada yami yang sedang terjun
"kau terlalu meremehkan licht" ucap ryha vetto dan fana secara bersamaan
rikou berubah wujud menjadi seperti iblis mempunyai satu tanduk di dahinya dan terdapat sepasang sayap transparan itu adalah anti sihir milik rikou
rikou melemparkan asta dengan sekuat tenaga ke arah licht berdiri
"tapi sayang sekali kau akan kalah sihir kegelapan tebasan kegelapan" yami melepaskan tebasan kegelapan
tapi di tangkis dengan mudah oleh licht
saat licht ingin menyerang yami tiba tiba asta sudah ada di depannya
"bagaimana dia bisa ada di situ" ucap para komandan ksatria sihir dan anggota matahari tengah malam secara bersamaan
'begitu ya aku tidak bisa merasakannya karena dia tidak punya sihir'kata licht yang sudah melihat pedang besar asta di depannya
"tebasan meteor" asta menyerang licht yang membuat licht terpental jauh
licht yang terkena serangan asta tiba tiba badanya terlihat cahaya yang keluar dari tubuhnya
"gawat kekuatan licht akan lepas kendali" ucap ryha vetto dan fana
mereka bertiga pergi mengelilingi licht dan membuat segel sihir untuk menyegel kekuatan licht yang ingin meledak
dan mereka berhasil menyegelnya
"kami mengaku kalah, kalau begitu kami permisi" ryha sesudah berkata begitu dia pergi untuk mundur sambil membawa licht vetto dan fana juga ikut mundur
rikou pergi ke arah yami dan asta bersama gauche dan finral rikou sudah kembali ke wujud semula
para komandan ksatria sihir juga ikut mendekati yami dan yang lainnya
"apa dia yang menyerang fuegoleon"kata nozel kepada rikou
" ya dia orangnya yang memiliki rambut putih tuan rambut aneh "kata rikou yang membuat yami dan Jack tertawa terbahak bahak
" hahahahaha liat itu kata anak buahku saja rambut mu aneh hahaha"yami mengejek nozel
"hahaha benar sekali kata bocah itu hahaha" Jack ikut tertawa karena itu memang fakta
__ADS_1
"kau akan ku bunuh kau" nozel marah dengan ledekan yami dan Jack
"jangan bunuh aku aku belum melunasi hutang hutangku" yami mengangkat tangannya
asta finral dan gauche pingsan karena kelelahan yami dan rikou mengangkat mereka lalu pergi komandan belakang hijau dan mawar biru juga ikut pergi sebelum nozel pergi dia mengatakan sesuatu
"rikou dan asta ya" nozel mengatakan nama rikou dan asta lalu ikut pergi juga untuk melapor kepada kaisar sihir
keesokan harinya tangan asta patah satu tapi tidak bisa di sembuhkan oleh penyihir biasa karena itu teman-teman lainnya ikut membantu asta untuk menyembuhkan lengannya
rikou asta dan noelle pergi ke ibu kota untuk melihat lihat mereka tidak sengaja bertemu dengan yuno klaus dan minosa dan asta berteriak
"yuno kita bertemu lagi" kata asta sambil tersenyum tapi yuno mengabaikannya
"yuno siapa orang pendek itu" kata roh sylph
yuno juga mengabaikan sylph
"rikou asta sudah lama kita tidak bertemu" kata klaus membenarkan kacamata
"sepertinya rikou sudah baik baik saja dan asta kenapa dengan tangan mu" kata klaus
"tanganku patah karena bertarung kemarin" kata asta sedikit sedih
"apa kau baik baik saja " mimosa ikut berbicara
"rikou bagaimana dengan mu" kata mimosa
"tentu aku baik baik saja lihat" rikou memperlihatkan tidak ada luka di tubuhnya
"syukurlah" mimosa bersyukur karena rikou tidak terluka sama sekali
"mata empat kau selalu saja memainkan kacamata mu" rikou mengejek klaus, klaus terpancing dan marah
"apa kata mu " klaus ingin menyerang rikou
"sudahkah kalian berdua selalu saja bertengkar bila bertemu" kata noelle menghentikan pertarungan rikou dan klaus
"sihir angin elang angin" yuno membuat elang angin dan menyerang asta
asta tidak diam saja dia melemparkan pedangnya sihir yuno terkena pedang asta dan menghilang
"kukira kau akan melemah" yuno tersenyum tipis dan pergi
"tentu saja tidak" ucap asta sambil tersenyum
__ADS_1
beberapa hari kemudian vanessa sudah menemukan orang yang bisa menyembuhkan tangan asta tapi dia tau disana adalah kampung halaman waktu dia kecil tapi dia demi asta sembuh vanessa berani untuk kembali
rikou asta noelle dan vanessa pergi ke kampung halaman vanessa di mana para penyihir bersembunyi
beberapa hari kemudian di perjalanan mereka, mereka bertemu dengan kenalan asta yang dulu pernah di selamatkan asta
mereka menginap di rumah orang tersebut untuk beristirahat nero juga ikut bersama asta dan yang lainnya
satu hari kemudian mereka sampai di desa para penyihir vanessa menunjukan jalan menuju tempat ratu penyihir
dan akhirnya mereka tiba di kediaman ratu penyihir
"ada apa kemari vanessa" ratu penyihir sudah tau kalau vanessa kembali
"aku mohon padamu tolong sembuhkan teman ku" vanessa bersujud memohon
"kalau aku menyembuhkan dia apa yang akan ku dapat" ratu penyihir itu memberikan syarat kepada vanessa
"aku akan kembali kesini untuk menjadi pelayan mu dan aku juga punya syarat" kata vanessa
"apa itu" kata ratu penyihir sambil duduk di singgasana miliknya
"berikan kami batu sihir yang Anda pegang" ucap vanessa memberikan syaratnya
"akan ku pikirkan, kalian boleh pergi aku akan menyiapkan ramuan dulu untuk menyembuhkan dia" ratu penyihir itu pergi ke ruangan untuk meracik ramuan
rikou asta noelle dan vanessa pergi ke tempat penginapan untuk beristirahat mereka selalu latihan kekuatan mereka masing masing kalau ada musuh yang kuat nanti datang mereka juga sudah bertambah kuat
satu minggu kemudian rikou asta noelle dan vanessa sudah seminggu mereka berada di tempat para penyihir bersembunyi
tiba tiba ada serangan yang membuat hutan terbakar di atas langit terdapat salamander dan orang si atasnya yang sedang menuju ke desa penyihir
para penyihir disana beetarung dengan orang tersebut tetapi mereka tetap kalah orang dari Kerajaan diamond juga datang mereka datang dengan dua orang
orang dari Kerajaan diamond itu melihat orang yang menunggangi salamander tersebut kaget karena orang tersebut dialah yang membunuhnya
"fana apa kau itu fana" kata mars yang ternyata orang yang menunggangi salamander adalah teman masa kecil mars
"bukankah dia sudah mati mars" kata ladros kepada mars
"aku juga tidak tau ladros" kata mars kebingungan
"menghalangi jalan bunuh bunuh" fana menyerang mars dan ladros menggunakan sihir api salamander
mars dan ladros menghindar denga mudah fana terus terusan menyerang mars dan ladros
__ADS_1
pertarungan mereka terjadi mars menggunakan sihir kristal untuk membuat pedang besar sedangkan ladros mengeluarkan sihir api yang di serap dari sihir api fana mereka berdua menyerang fana dengan bekerja sama