Black Clover

Black Clover
30


__ADS_3

markas matahari tengah malam yuno bertarung dengan klaus dan dua elf lainnya yuno bertarung sampai kewalahan karena melawan tiga orang sekaligus mimosa juga mendukung dari belakang


"kau akan mati karena menghianati bangsa kami" kata klaus


"penghianat harus di bunuh" kata kedua elf secara bersamaan


"heh hanya ada satu orang yang dapat mengalahkan ku" kata asta sambil tersenyum


klaus dan kedua elf mulai menyerang secara bersamaan yuno dan mimosa tidak diam saja karena mimosa kurang mahir dalam bertarung jadi ia hanya menjadi pendukung yuno dari belakang


pertempuran terjadi yuno kewalahan karena mereka bertiga ia terpental ke belakang akibat serangan ketiga elf mimosa juga terkena karena kurang bisa dalam pertempuran


yuno kembali bangkit "mimosa kau jangan bertarung dulu sembuhkan dulu luka mu" kata yuno


yuno kembali bertarung di temani oleh sylph


yaitu roh angin yuno mulai membaut tornado angin dan menyerang keriga elf tersebut tapi dengan mudah di tangkis oleh mereka


jual beli serangan terus berlanjut walau yuno kelelahan ia terus bertarung karena rekadnya ketiga elf itu menyerang ke arah yuno saat yuno hampir terkena serangan ketiga elf ada seseorang yang muncul di depan yuno


setelah rukou dan asta sampai dan melihat yuno asta berlari dengan cepat dan menangis serangan para elf


"kau berhutang padaku yuno" kata asta tersenyum


"kau ternyata" kata sylph roh angin


"hmm kenapa dengan dia yuno" kata asta


"tidak usah di dengarkan" kata yuno simpel


"kau tidak di kendalikan ternyata" kata asta melihat telinga yuno yang panjang


"tentu saja bagaimana bisa aku di kendalikan" kata yuno


rikou datang menghampiri mimosa yang sedang mengobati dirinya sendiri


"oh nona mimosa apa kau baik baik saja" kata rikou

__ADS_1


"rikou akhirnya kau datang" kata mimosa semangat


"tentu saja aku datang nona mimosa" kata rikou


"sudah ku bilang jangan panggil aku dengan nona, paham" kata mimosa menjewer telinga rikou


"baiklah baiklah aku salah" kata rikou kesakitan saat di jewer oleh mimosa


'wanita memang menakutkan'rikou berkata dalam hati


mimosa melepaskan jewerannya


"hmppp baiklah" kata mimosa mengembangkan pipinya


"iya iya maaf mimosa " kata rikou kepada mimosa dengan meminta maaf


"aku memaafkan mu kali ini" kata mimosa dengan tersenyum


"aku akan mengurus mata empat itu dulu kau tunggu di sini" kata rikou berjalan ke arah asta dan yuno


"hati hati rikou" kata mimosa dengan sedikit hawatir


"yo apa kau kesusahan" kata rikou kepada yuno


"tidak juga" kata yuno tidak mau dilihat sedang kesusahan melawan ketiga elf


"terserah kau saja" kata rikou melihat ketiga elf tersebut lalu tersenyum mengejek


"ohhh ternyata ada mata empat juga ternyata disini " kata rikou meledek elf yang mengendalikan klaus


"siapa yang kau panggil mata empat" klaus tidak Terima


"tentu siapa lagi kalau bukan kau" kata rikou tersenyum mengejek


"kau, matilah" klaus membuat bor baja dan menyerang rikou


"sungguh sapaan yang kurang baik" rikou melapisi katana dengan anti sihir dan menebas bor baja menjadi dua bagian

__ADS_1


klaus yang sihirnya di potong menjadi dua ia kaget karena yang dia rasakan rikou tidak mempunyai sihir


"hmp boleh juga" kata klaus menyembunyikan keterkejutan


klaus membuat mobil bor dan di tunggangi oleh dirinya dan kedua teman elf


"matilah" kata mereka bertiga membuat sihir gabungan


serangan ketiga elf itu menuju rikou, yuno bergegas ke depan rikou dan membuat pedang angin asta juga berlari ke depan rikou


"biar kami yang astasi serangan ini" kata yuno dan asta secara bersamaan


asta dan yuno berhasil menahan serangan ketiga elf, ketiga elf mulai menyerang kembali sambil membuat jarak di antara mereka


yuno dan asta juga mulai mendekati mereka rikou hanya diam menonton saja ia mendekati mimosa untuk menjaganya


mereka saling menyerang satu sama lain yuno dan asta beehasil membuat ketiga elf ke walahan mereka mulai kembali untuk bertarung


pertarungan tersebut berhasil di seimbang oleh asta dan yuno pertarungan terus berlanjut ke tingkat yang lebih serius


mereka melakukan jual beli serangan terus menerus mengakibatkan tanah di sekitar hancur berantakan ketiga elf membuat serangan kuat


yuno bergabung dengan sylph dan membentuk mahkota satu sayap dan pedang yang terbuat dari angin


asta juga mulai berubah rambutnya berubah menjadi hitam sebelah matanya merah sebelah giginya terbentuk satu taring muncul satu sayap hitam


yuno dan asta langsung menyerang ketiga elf tersebut, ketiga elf membuat pelindung yang menurut mereka kokoh


asta menyerang pelindung tersebut dan di samping asta ada yuno yang ikut menebas tameng tersebut


"haghhhh" asta dan yuno mengerahkan kekuatannya dan berhasil memecahkan pelindung tersebut


asta dan yuno berhasil mengalahkan ketiga elf itu yang sekarang sudah pingsan oleh asta dan yuno secara bersamaan dengan pelindung yang hancur


rikou yang melihat pertandingan yang sudah selesai segera berdiri dan membantu mimosa berdiri, mimosa sudah menyembuhkan dirinya sendiri


rikou dan mimosa berjalan ke arah asta dan yuno yang terduduk

__ADS_1


"mimosa tolong sembuhkan mereka" pinta rikou kepada mimosa


"baik" kata mimosa mulai menyembuhkan asta dan yuno sembari berjalan mereka menuju ke tempat bos mereka berada


__ADS_2