
rikou dan asta beehasil membuka sihir yang mengunci otak musuh yang tertangkap oleh Kaisar sihir mars mulai melihat ingatannya dan membuat mereka kaget
"yami mars dan kalian berdua ayo kita keruang rapat" julius mengajak mereka berdua untuk ikut rapat bersama para komandan sihir
"baik" rikou dan asta ikut bersama julius ke ruang rapat
mereka berdua mengikuti julius yami dan mars ke ruang rapat sesampainya mereka sudah di tunggu oleh para komandan Ksatria sihir
"kaisar sihir" ucap para komandan serentak
"ya mari kita mulai rapatnya" kata julius mulai duduk di samping kanan julius ada mars
"kalian berdua masuklah" julius memerintahkan untuk masuk
rikou dan asta masuk secara bersamaan
"kenapa kalian menuduh ku" gueldre membela diri sendiri
"karena semuanya sudah jelas" mars berkata dengan serius
"maka itu aku mengajak mereka berdua untuk menetralkan sihir yang menyegel ingatan penyusup" julius juga angkat bicara
"heh kalian tidak akan bisa menangkapku" gueldre meninju tembok hingga berlubang
"sihir takasat mata transparan" gueldre mulai menghilang dari pandangan semua komandan
"sihir tumbuhan akar berduri" Charlotte membuat lubang tertutup dengan sihirnya
"serahkan dia pada kami kapten yami" rikou dan asta berlari untuk mengejar
rikou membelah sihir Charlotte menjadi dua dan berlari untuk mencari gueldre denga ki
"kita juga harus membantu" rill mulai panik
"tenang saja serahkan dia pada anak buahku" yami berkata sambil berjalan ke arah lubang
"aku tidak yakin" Jack meremehkan rikou dan asta
para komandan mulai mencari masing masing ke segala arah sedangkan rill mengejar rikou dan asta
gueldre sedang berlari ke arah ata'hahaha dasar bodoh kalian tidak akan bisa menangkapku'gueldre dengan percaya diri
"disana kau" asta menebas gueldre hingga terpental langsung menuju atap
"bagus asta" rikou mengejar gueldre yang terpental di ikuti oleh asta
"ughh bagaimana mereka tau kalau aku ada disini bahkan mereka tidak punya sihir" gueldre kebingungan dengan apa yang terjadi
"yami bukankah dia anak buahmu" Jack berkata kepada yami
"aku jadi sangat ingin membunuhnya"gueldre berkata dengan nada beratnya
__ADS_1
"hoho kau tidak boleh begitu" kaiser berkata
"silahkan saja kalian membunuhnya pasti tidak akan bisa" yami berkata dengan mengejek
'mereka berdua datang ya'nozel hanya mengamati situasi
"grok grok" doroty berkata sambil tidur
"aku tidak paham apa katamu" yami merasa jengkel dengan perkataan doroty yang tidak bisa di pahami yami
'wahhh situasinya tegang'rill merasa udara di sekitar semakin memanas
"hey hey" roll membuat para komandan menoleh kepadanya termasuk asta dan rikou
"lihat ini kapten benteng hitam" roll meniru muka yami tapi yami malah mencengkram kepala rill
"apa kau mau mati bocah" yami marah kepada rill
"hahahaha" Jack tertawa dengan keras
rill pun membuat lolucon yang membuat yami terbahak bahak tertawa
"bagus bocah" yami mengelus kepala rill
"sudahi bercandanya mari mulai rapat" mars menghentikan mereka dan julius berdiri dari kursinya
"di anatara para komandan ada orang yang menghianati kita" julius berkata serius para komandan juga berkeringat dingin
"ada apa dengan kalian" gueldre mulai panik
"kaulah penghianat itu " yami mulai mengeluarkan katananya
"pantas saja bagaimana mereka bisa masuk ke kerajaan ternyata dia" nozel juga mulai berbicara
rikou dan asta sudah sampai di atap tempat gueldre terpental
"mau kemana kau" rikou membuka katana dan menyimpan punggung katana di bahu
"hanya anak tidak punya sihir jangan so melawan ku" gueldre menyerang mereka berdua dengan sihirnya
rikou dan asta dengan mudah menebas sihir gueldre menjadi menghilang
"hanya segini saja" rikou meledek gueldre
"kau matilah" gueldre mulai menyerang kembali dengan marah
rikou dan asta tidak diam saja mereka berdua juga menyerang gueldre yang menghilang sembari menetralkan sihir yang di buat gueldre
'saatnya kabur' gueldre mulai berlari ke arah sisi atap
"kau tidak akan bisa lari" rikou menerjang gueldre dengan cepat
__ADS_1
"tebasan bulan sabit" rikou menebas gueldre dari jarak dekat
"ughhh sialan" gueldre memegang bahunya yang tersebar sambil menahan kesakitan
rill datang dan melihat rikou berhasil menebas gueldre ia segera membuat sihir lukisan yang menjebak gueldre yang sedang kesakitan
"kalian berdua hebat bisa mengalahkan komandan Ksatria sihir" rill memuji rikou dan asta
"hanya masalah mudah dia tidak sekuat kapten yami" rikou mengatakan dengan jujur
"rikou benar sekali" asta juga menambahkan
tak lama kemudian para komandan Ksatria sihir mulai datang mars dan julius juga datang para komandan Ksatria sihir kaget dengan apa yang di katakan yami
sedikit flashback ke belakang
"oi kalian semua si gendut itu sudah di bereskan oleh anak buahku" yami berkata untuk memberi tahu mereka
"apa kau serius yami" vageanche berbicara ingin memastikan perkataan yami
"benar disana juga ada rill yang menangkap orang gendut itu" yami berjalan ke arah atap
para komandan mengikuti perkataan yami dan menuju atap
flashback selesai
para komandan Ksatria sihir mengelilingi gueldre yang terjebak oleh sihir rill termasuk mars dan julius juga mengelilingi gueldre
"kau sudah tertangkap " julius mulai membuat bola waktu untuk menangkap gueldre
"sial" gueldre sudah masuk ke dalam bola yang di buat julius
sedangkan yami mendekati rikou dan asta
"kerja bagus kalian berdua" yami memberikan ancungan jempol ke arah rikou dan asta
"tentu kapten" rikou dan asta memberikan hormat ala Ksatria sihir
"aku juga berterima kasih kepada kalian berdua telah membantu kita" julius berterima kasih kepada rikou dan asta
"tidak masalah kaisar sihir" rikou dan asta berkata secara bersamaan
"mari kita akhiri rapat ini" kata julius mulai membubarkan rapat
"kalian berdua juga harus beristirahat" julius pergi bersama mars ke ruang penjara
"selesai juga" rikou menghela napas
"kalian berdua ayo kembali" yami mengajak rikou dan asta kembali ke markas
"baik" rikou dan asta mengikuti yami yang berjalan pergi
__ADS_1
para komandan sihir lainnya juga ikut pergi sedangkan vageanche pergi entah kemana sembari menunjukan senyum misterius