
asta yuno dan licth masih terus bertarung asta dan yuno sudah mencapai batas mereka rikou yang melihat mereka berdua sudah kelelahan ia akan membawanya keluar markas matahari tengah malam
"mimosa kau tunggu sebentar aku akan menolong mereka berdua" ucap rikou
"baik" mimosa hanya mengiyakan rikou
rikou berlari ke arah asta dan yuno yang sedang kelelahan dengan cepat sudah ada di dekat mereka berdua
"ayo kita mundur dulu" rikou membawa asta dan yuno di tangan kiri dan kanan
rikou berlari ke arah mimosa yang sedang berdiri dengan cepat sudah ada di dekat mimosa
"ayo naik ke punggung ku" kata rikou
"b baik" mimosa mukanya memerah karena ia di gendong oleh rikou
"kau jangan lupa ya" kata rikou berlari menuju ke luar
"tentu" ryha tersenyum ke arah rikou
ryha berjalan menuju licth yang sedang berdiri di atas tanah
"licth lebih baik kita sudahi saja" ryha Bermaksud untuk menyudahi apa yang mereka perbuat
"tidak kita akan langsung melakukan pembasmian" ucap licth mulai berjalan pergi untuk mengendalikan markas mereka
"tapi licth" ryha tidak menyelesaikan kata katanya ia pun hanya pasrah 'maaf aku tidak bisa menghentikannya'ryha sedikit menyesal
rikou sudah keluar sembari membawa asta di tangan kanan yuno di tangan kiri dan mimosa di punggung rikou
rikou berjalan ke tengah tengah hutan dan ia melihat markas matahari tengah malam terbang menuju ke kerajaan clover
noelle dan zora muncul mereka berdua mendekati rikou yang sedang melihat markas yang terbang
"rikou asta kalian baik baik saja kan" kata noelle hawatir
"kupikir kalian selamat" kata zora dengan santai
"tentu saja aku membawa mereka juga" rikou melepaskan asta dan yuno dari tangannya dan menurunkan mimosa dari punggung nya
"huh akhirnya bisa turun juga" asta berdiri dan ikut berkumpul yuno juga sama dan mimosa juga sama
"lebih baik kalian ikuti aku" noelle pergi ketempat mereoleona pingsan
mereka semua mengikuti noelle yang mengarahkan jalan, sesampainya rikou asta yuno dan mimosa kaget ketika melihat komandan rajawali perak ada di sini
"kalian sudah sampai" kata nozel sudah menyembuhkan mereoleona
"komandan rajawali perak juga ada di sini" kata mimosa kaget
"sekarang tidak ada waktu untuk mengobrol kerajaan sekarang sedang si serang" kata nozel membuat asta mimosa dan yuno kaget rikou hanya menyimak saja karena tidak heran
nozel berbicara dalam hati sebelum memberitahu rencananya
__ADS_1
'jadi rikou dan asta ikut juga' nozel berbicara
"kita akan berpencar noelle kau akan ke markas mu dulu mimosa ikut aku dan mereoleona sama untuk penyembuhan dan sisanya" ucapan nozel terpotong
"maaf komandan rajawali perak aku yuno akan membantu desa kelahiran kami dulu apa boleh" kata asta meminta izin
"terserah kalian" ucap nozel "kalau kau bagaimana" nozel bertanya kepada rikou
"aku akan ikut asta saja" kata rikou sambil menutup matanya
"baiklah, ayo bergerak" nozel membuat elang perak dari sihir noelle mimosa dan mereoleona pergi menungganginya
rikou asta dan yuno pergi ke desa kelahiran mereka asta menumpang dengan rikou yuno menjadi pemandunya untuk sampai ke desa
desa hage sekarang sedang di serang oleh elf yang ter bangkitkan kepala gereja terkena serangan sihir dari elf tersebut yang mengakibatkan ia terkena racun
sister lily akan menyerang elf tersebut tapi dengan mudahnya ia di kalahkan yang membuat anak anak gereja panik
saat elf itu akan membantai semua warga desa hage ada seseorang yang menggagalkan elf tersebut dari udara menggunakan angin
itu adalah yuno yang menghentikannya rikou asta dan yuno turun dari langit dan terjun ke bawah mereka bertiga mendekati kepala gereja yang terkena racun
"pak tua" asta berlari ke arah kepala gereja
"asta yuno kalian sudah kembali" kata kepala gereja dengan lemah
asta melihat sister lily yang hendak berdiri dan mendekatinya
"sister apa kau baik baik saja" kata asta dengan panik
"yoss kalau begitu menikahlah dengan ku" asta berteriak dan sister lily memukulnya dengan sihir air
"maaf aku kelepasan apa kau baik baik saja asta" sister lily hawatir
"ah aku sudah lama tidak mendapatkan tinju ini" asta malah bernostalgia dengan tinju air sister lily
rikou yang melihat itu heran dengan kelakuan asta
"apa dia selalu seperti itu" kata rikou heran
kepala gereja yang mendengar hal tersebut berkata "ya dia memenag seperti itu"
"ohhh begitu" kata rikou memahami
elf yang dari tadi di kacangin mulai marah
"beraninya kalian mengabaikan ku" elf tersebut menyerang menggunakan sihir tumbuhan beracun
asta dan yuno yang melihat itu bergerak untuk menahan serangan tersebut sister lily yang melihat mereka berdua bekerja sama mengingat kembali saat waktu mereka kecil
"ayo yuno selesaikan ini dengan cepat" asta berubah ke mode black nya sedangkan yuno bergabung dengan sylph
"jangan jadi penghambat asta" yuno terbang ke arah elf tersebut
__ADS_1
"cih tentu saja" asta juga berlari menuju elf itu
yuno menyerang elf yang berada di atas tumbuhan beracun elf itu juga melawan balik asta juga ikut bergabung dalam pertempuran
pertarungan mereka sangat sengit elf itu mulai kesal karena ia bertatung dengan sengit melawan manusia "mati kalian makhluk rendahan" elf itu mulai bergabung dengan sihir tanaman beracun miliknya
"hahahaha aku akan membunuh kalian semua" elf itu mulai menyerang ke segala arah
"tidak akan aku biarkan" ucap asta dan yuno secara bersamaan mereka berdua menangkis semua serangan tersebut tapi ada banyak seranagn yang mengarah ke kepala gereja dan anak anak panti
"gawat" ucap asta dan yuno hendak pergi tapi mereka berdua melihat rikou yang sudah ada di depan kepala gereja dan yang lain
rikou membuka katana dari sarungnya ia juga segera melapisi katana dengan anti sihir katana tersebut berubah menjadi hitam agak kemerahan dengan di kelilingi seperti petir hitam di sekitar area katana
rikou menangkis semua serangan elf dengan mudah yang membuat asta yuno dan yang lain takjub "segini saja, kalian berdua ku serahkan pada kalian" ucap rikou duduk di tanah
"serahkan pada kami" ucap asta dan yuno menyiapkan serangan mereka masing masing
asta melesat ke arah elf itu dan menebas tanaman beracun yang menghalangi untuk menebas elf itu tapi serangan asta di tahan dengan mudah
yuno yang melihat itu tidak diam saja ia segera melepaskan tornado ke arah asta bermaksud untuk mendorongnya
asta terdorong oleh tornado angin yuno
"agghhh black meteorid" asta berhasil membelah tanaman beracun dan membuat elf itu terluka parah
"yey mereka berhasil" kata anak anak panti tapi kepala gereja mulai sesak napas
"kepala gereja ada apa" kata sister lily panik
asta dan yuno mendekati kepala gereja dan mereka berdua mulai panik
"kau kan baru mendapatkan pedang coba gunakan itu" kata rikou memberi solusi
"benar juga" asta mengeluarkan pedang milik licth elf itu yang melihat pedang licth menjadi kaget
"kau bagaimana bisa mempunyai pedang itu" ucap elf itu dengan kaget
"tentu saja aku mendapatkannya" kata asta mulai menyentuh kan kepala gereja dengan gagang pedang, pedang tersebut menetralkan racun yang ada didalam tubuh kepala gereja
kepala gereja mulai membuka matanya perlahan "aku sudah baik baik saja terimakasih asta" kata kepala gereja memeluk asta
"terimakasih kalian bertiga sudah menyelamatkan desa kami" kata kepala gereja dengan tulus
"tidak masalah" ucap rikou sambil menutup mata, asta dan yuno hanya tersenyum
asta mengingat bagaimana cara kerja pedang yang baru ia dapat asta berjalan ke arah elf yang sudah terluka itu
"mau apa kau" kata elf itu dengan panik tapi asta hanya menyentuh kan gagang pedang dengan kepala elf itu
seketika cahaya keluar dari tubuh elf tersebut keluarlah jiwa elf dari tubuh orang yang ia rasuki "Terima kasih aku sudah melihat kenyataan" kata elf tersebut tak lama cahaya tersebut pecah dan menghilang
"asta yuno dan anda apa ingin istirahat dahulu" kata kepala gereja
__ADS_1
"tidak kami harus membantu yang lain" ucap asta
"baiklah semoga kalian baik baik saja" ucap kepala gereja,rikou asta dan yuno mulai terbang menuju kerajaan Clover asta juga menumpang dengan rikou mereka terbang dengan cepat hari juga sudah mulai malam