BOSS cantik milik AXEL

BOSS cantik milik AXEL
Bos Cantik milik AXEL 10


__ADS_3

Axel hanya mengikuti di belakang saat Felicia dan Rikardo berjalan beriringan.., dua orang terlihat ngobrol ringan dengan akrab.


nampak di samping Axel, asisten wanita yang membantu Rikardo berbicara pelan pada Axel


"jaga direktur anda, Tuan" kata nya pada Axel setengah berbisik


Axel menoleh, menautkan alis nya..


"ada apa?" tanya Axel heran


"bukan nya saya mau ngejelekin atasan sendiri, tapi dia itu sudah terkenal playboy dan suka jelalatan sama yang cakep-cakep, udah terkenal kok di kantor..semua kena rayuan tanpa terkecuali.." kata Asisten wanita hitam manis yang bernama Enno itu. karena Axel melihat nama itu terpapar jelas di kartu pengenal yang terpasang menggantung di leher nya.


Axel manggut-manggut mengerti


"saya aja yang dia jelas-jelas udah tau saya punya suami masih aja dia rayuin.., apalagi direktur anda seksi banget itu..saya yakin atasan saya punya maksud lain sama dia" cerita wanita bernama Enno ini to the poit bin jujur.


"ya, terimakasih atas saran nya" kata Axel tersenyum..


" ya, sama-sama, soal nya saya juga nggak suka sama si playboy cap dodol itu. Gara-gara dia saya pernah bertengkar sama suami saya" rupa nya asisten Enno punya dendam kesumat sama atasan gatal nya yang bernama Rikardo itu.


Saat Felicia selesai berbincang dengam Rikardo dan bersiap pamit, ia malah melihat adegan Axel dan wanita asisten itu di jarak beberapa meter sedang berbincang pula


Felicia sangat kesal, niat hati ngobrol akrab sama Rikardo mau memanas-manasi Axel eeeh...malah dia sendiri yang kepanasan liat Axel ngobrol sama Wanita asisten nya Rikardo itu.


Akhir nya sepulang dari pertemuan mitra ini Felicia diam aja nggak mau ngomong sama Axel..padahal Axel mau bahas perihal kerjasama tadi tipis-tipis..


"nanti saja kalau di kantor baru bahas, aku capek" celutuk Felicia jutek


Axel akhir nya hanya diam saja tanpa mau memperpanjang cerita dengan si macan woman ini kalo lagi ngambek gak jelas.


💗💗💗💗💗💗


Felicia heran, selama hampir tiga minggu belakangan ini kedua orangtua nya dan juga seluruh keluarga besar nya tidak lagi membahas tentang perjodohan nya dengan putera dari keluarga Leofa itu. Orangtua nya nya juga tak lagi membahas rencana tentang pertemuan-pertemuan dengan keluarga Leofa seperti sebelum nya. walau merasa heran Felicia diam saja, yang jelas itu lebih bagus karena dengan begitu ia juga merasa bebas tak ada lagi tekanan tentang perjodohan yang membuat nya sangat kesal hampir setiap hari nya itu.

__ADS_1


Suatu hari di kantor saat Felicia membahas kerjaan bersama Axel, pria ini izin ke depan untuk mengambil pesanan makanan.


Saat sedang menunggu Axel, Felicia melihat ponsel Axel yang tertinggal di meja kerja nya..ia melihat ponsel pria itu bergetar, panggilan masuk dari seseorang yang bernama Wiwin..


Entah mengapa Felicia langsung merasa gondok apalagi foto kontak itu menampilkan foto gadis cantik yang arti nya orang yang menelepon Axel adalah Wiwin si gadis cantik. Rasa cemburu Felicia langsung naik ke ubun-ubun, ia enggan mengangkat panggilan nya.., biarkan saja batin Felicia.


Kemudian panggilan itu mati dengan sendiri nya, Felicia melihat panggilan itu masuk lagi sebanyak dua kali.., akhir nya dengan jahil Felicia me reject panggilan itu, kemudian ia mensilent ponsel Axel lalu menyembunyikan nya di bawah map di meja yang lain..


Axel masuk membawa dua kotak makanan dengan softdrink kemasan kaleng


"kamu kok lama?" Felicia berusaha berbasa-basi..


"iya Boss, saya sekalian ambil minuman.." jawab Axel jujur.


"oh.." Felicia hanya ber-oh singkat


Axel setelah meletakkan makanan untuk makan siang,segera melanjutkan kerjaan nya lagi..rupa nya ia sama sekali tak menyadari keberadaan ponsel nya apalagi memikirkan nya. Jadi istilah nya saat ini Axel melupakan ponsel nya sejenak karena sibuk dengan kerjaan nya bersama Felicia.


Felicia awal nya celingukan menatap ke arah ponsel berada dan juga melihat Axel,bagaimana pun ia berdosa pada pria ini. tidak memberitahu kalau ada yang menelepon barusan. Ya salah sendiri yang nelepon cewek cantik kan? Pasti itu salah satu dari sekian banyak cewek yang kepincut dan alhasil di rayu-rayu sama si Axel ini, ya..itu cewek yang kemakan pesona sama rayuan nya si Axel.., tebak Felicia dalam hati nya. Jadi ia tak akan memberitahu tentang telepon masuk itu, tak akan.


"Boss lihat ponsel saya gak?" tanya Axel seraya mencari-cari kebingungan


"enggak ada.." jawab Felicia


"tadi di sini..kemana ya.." gumam Axel seraya mengerutkan dua alis menawan nya


"kamu lupa kali naro nya, mungkin ketinggalan di mana gitu.." Felicia mencoba mengelak dengan malah balik menyalahkan Axel


"gak ada Boss, tadi pas saya keluar ada di sini, gak saya bawa.." kata Axel mengingat-ingat diri nya sendiri


"jadi kamu nuduh saya..?" kata Felicia merasa tertuduh..,karena pada kenyataan nya memang dia yang sembunyikan.. Jadi ia merasa duri di kaki nya sendiri.


"saya gak nuduh Boss kok.." Axel jadi merasa aneh..

__ADS_1


"udah nanti aja nyari nya..kita makan siang dulu" usul Felicia, dalam hati nya huuuuu enak aja cewek-cewek itu mau ganggu moment nya sama Axel..., ntar aja di kasih ponsel nya kalau makan siang bersama di ruangan ini sudah selesai.. fikir Felicia licik seraya menahan senyuman nya.


Axel garuk-garuk kepala..


"gak bisa Bos..saya gak bisa makan kalau belum ketemu sama ponsel saya" Axel masih usaha nyari


"kenapa emang nya..?" Felicia mulai sebal..pasti kan Axel gak bisa gak ada ponsel nya karena gak bisa tau kabar dari cewek-cewek nya. Felicia langsung merasa cemburu buta..


"ya gak bisa lah, ponsel itu penting buat saya Boss" jawab Axel masih brusaha bolak balik map dan barang-barang di sekitar nya


Saat Axel akan menuju meja lain nya, Felicia buru-buru menahan nya..


"Kita..kita makan aja dulu, ntar makanan nya dingin gak enak lagi..yuk.." Felicia menahan Axel dari arah meja tempat ponsel Axel ia sembunyikan tadi..


"Boss saya mau cari ponsel saya dulu.." Axel keukeuh..


"penting banget ya ponsel itu.." Felicia lagi-lagi kesal..


"ya penting lah Boss, di situ banyak kerjaan juga..kan saya jadi kepikiran kalau hilang atau di lihat orang" Axel berkata apa ada nya


Felicia cemberut..


"gini aja,saya pinjam ponsel Boss buat miscall hape saya aja.." Axel langsung menyambar ponsel Felicia di atas meja yang tadi.


Felicia merasa kecolongan


Axel mencari nama nya di ponsel Felicia tapi tidak ada...


"Boss nama saya apaan, kok saya gak nemu nama Axel atau pun asisten di sini..?" tanya Axel seraya terus men-schroll berulang-ulang tapi tak juga ia temukan nama diri nya


Axel berfikir untuk langsung memasukkan nomor ponsel nya saja ke sana agar lebih cepat


"pencet digit nomor gue langsung aja deh" gumam Axel..

__ADS_1


Felicia mendengar nya, ia panik..tapi belum sempat Axel lakukan Felicia buru-buru merebut ponsel nya, karena bisa berabe kalau Benar Axel melakukan nya dan pasti akan muncul nama kontak Axel yang Felicia tulis di ponsel nya dengan nama..."honey bunny Sweety ku.."


__ADS_2