BOSS cantik milik AXEL

BOSS cantik milik AXEL
Bos Cantik milik AXEL 12


__ADS_3

Axel juga tak tahu, sejak awal nya tujuan nya adalah menarik Felicia lebih dulu ke dalam pesona nya tapi kenapa akhir-akhir ini malah ia juga ikut-ikutan terpesona sama Felicia. Axel akhir nya hanya senyum-senyum sendiri.


Mama yang melihat gelagat putera nya aneh, senyum-senyum gak jelas jadi nya sang mama nyelutuk..


"seharus nya kalau suka langsung nikahi aja xel.." cibir mama


Axel langsung terkekeh, entah kenapa ia merasa lucu aja tiap ingat kelakuan Felicia..


Axel menggeleng-gelengkan kepala nya dan melambai-lambai telapak tangan nya yang artinya tidak..


"tidak ma.." kekeh nya, ia tak tau apa yang membuat nya tiba-tiba merasa selucu ini.


Dalam hati Axel menjadi asisten gadungan nya Felicia ini entah kenapa rasa nya sangat mengasikkan sekali


💗💗💗💗💗




💗💗💗💗💗💗💗💗💗


keesokan hari nya saat Axel dan Felicia masuk kantor lewat secara beriringan, para staf cewek mulai jelalatan sama Axel, terutama satu cewek staf yang terkenal genit yang tergila-gila sama Axel sejak awal jumpa, sebut saja nama nya Juwana..


"asisten Axel ganteng banget sih" celutuk salah satu staf pada rekan nya


"iya bener makin hari makin mempesona, sebetul nya Asisten Axel makan apa sih?" timpal teman nya ini konyol


Juwana langsung menyela


"oh..oh..kalian cukup mengagumi asisten Axel, aku gak keberatan tapi jangan coba-coba kalian menginginkan nya karena Asisten Axel cuma buat aku.." kata Juwana genit dan kepedean..


Beberapa teman nya malas mempedulikan, bahkan ada yang langsung mencibir..dengan ekspresi wajah meremehkan ke arah Juwana.


Dalam hati mereka percaya diri sekali si Juwana, Juwana ini bahkan tidak lebih cantik dari staf yang lain, tapi kepedean nya tumpah-tumpah tak terbatas.., bahkan penampilan nya terkesan berlebihan dan terkesan memaksa karena tidak cocok dengan diri nya tapi ia selalu heboh.


Namun di antara mereka ada juga yang bestian sama Juwana tentu saja mendukung Juwana secara penuh


"gaet aja Ju..rugi kalo sampe di ambil cewek lain" teman bestie nya Juwana mengompori

__ADS_1


"iya dong..tunggu aja nanti, Asisten axel yang sempurna itu akan jatuh ke pelukan saya.." kata Juwana lagi-lagi dengan penuh percaya diri


"kita dukung lho ju.." kata teman Bestie satu nya lagi..


"tentu, karena pria yang sempurna harus lah mendapatkan wanita yang sempurna pula.." kata Juwana, jelas sekali dari perkataan nya ia mengakui kalau diri nya adalah sosok yang sempurna.


Beberapa Staf yang memang gak sreg sama Juwana rasa nya mau mual dan muntah dengar Juwana ngomong seperti itu. Kadang mereka berfikir apakah para teman-teman Bestie nya Juwana itu adalah benar-benar teman baik? Jika iya..lalu mengapa mereka membiar kan teman nya terpuruk ke dalam kepercaya dirian yang tinggi dan melewati batas hingga percaya diri nya itu jadi terkesan tidak tau diri. membuat konyol orang yang menyaksikan nya saja.


Felicia mendapat pesan dari Rikardo perwakilan mitra yang waktu itu, ia ingin mengajak Felicia bertemu atau sekedar makan malam bareng atau nongkrong bareng misal nya


sebetul nya Rikardo itu lumayan ganteng lah ya misal dari 10 nilai nya 7 lah, boleh lah gak malu-maluin di bawa-bawa, di tambah ia seorang yang berkedudukan tinggi di perusahaan, pakaian selalu rapi dan bersih, termasuk ber-uang juga jadi nya menambah nilai plus nya Rikardo di mata wanita-wanita. Cuma ya itu Rikardo itu orang nya Sa-nge-an.


Axel mengetahui Felicia yang di ajak bertemu oleh Rikardo, jadi Axel langsung melarang nya.


"Boss..kamu gak boleh nerima undangan dia, ajakan dia atau apa pun itu" kata Axel tegas


Felicia tersenyum simpul, ia senang merasa di perhatikan oleh Axel..


"kasih aku alasan kenapa kamu gak ngasih aku pergi sama Rikardo itu" tanya Felicia seraya menatap mata Axel sendu


Axel malas membalas tatapan nya, ia menoleh ke samping..Felicia jelas-jelas sedang menjahili nya dengan tatapan se-menggoda itu


"pokok nya gak boleh" tegas Axel


"Rikardo itu punya nama yang gak bagus di kalangan wanita, saya gak mau kalau dia sampai ngapa-ngapain Boss.." jawab Axel akhir nya


Felicia merasa Axel mempedulikan nya seperti ini jadi ia dengan santai menjawab


"baik, aku gak akan pergi.." kata nya menyetujui keinginan Axel.


dengan begini Axel merasa sangat lega.


Setelah makan siang Axel hendak kembali mengatur kerjaan dan skejul Boss nya jadi ia menghampiri Felicia ke ruangan tapi ternyata Felicia belum di tempat nya.


Axel keluar dari ruangan Felicia dan hendak meninggalkan area tersebut tapi tiba-tiba Juwana menghampiri nya


"Mister Axel.." panggil nya


"ya.." jawab Axel

__ADS_1


"Mister mau bertemu direktur ya" tanya Juwana ramah dan sok cantik


"iya nih" jawab Axel lagi


"dia belum kembali" kata Juwana..


"oh.." Axel pun langsung permisi tapi Juwana menahan nya..


"Mister Axel sebetul nya.." Juwana mengatakan maksud nya, ia mulai gencar mendekati Axel..


"ada apa ya..?" Axel heran apa mau nya Juwana


"komputer saya sedikit tidak berfungsi, mouse nya sedikit lengket..,apakah anda bisa membantu saya..?" tanya Juwana sok lemah..


"bagian perbaikan komputer di mana?" tanya Axel


"sudah ku beritahu tapi mereka belum datang..sedang kan aku harus mengerjakan tugas segera, jika tidak selesai tepat waktu direktur Felicia akan memarahi ku, mister tau sendiri kalau direktur sudah marah maka akan sangat menakut kan"Juwana sok lemah.., tapi memang benar ada nya Felicia akan marah dengan galak kalau pekerjaan para staf tidak selesai menurut waktu yang di inginkan nya.


Axel kasihan juga jadi ia pun setuju membantu


"baik lah..aku akan membantu mu..di mana meja kerja mu.." tanya Axel


"ayo ikut.." juwana tersenyum senang dan bangga, bestie-bestie nya juga ikut senyum dan bisik-bisik saat melihat si ganteng Asisten Axel bersama Juwana, sungguh membanggakan.


Saat Axel mulai mencoba memperbaiki mouse komputer tersebut, gadis bernama Juwana ini cari kesempatan dengan mepet- mepet ke Axel.


Beberapa saat kemudian keadaan Mouse itu kembali seperti semula,kinerja mouse nya kembali baik..


"mister Axel anda sangat hebat" puji Juwana


"cobalah.." Axel menyuruh Juwana mencoba nya.


Juwana mencoba nya tapi ia tiba-tiba bermain licik..


"kenapa tidak bisa" kata Juwana pura-pura seakan-akan kesusahan menggunakan mouse nya


Axel merasa tadi sudah baik-baik saja, jadi ia langsung spontan memegang mouse yang di pegang Juwana itu juga..hingga jari jemari nya menindih punggung tangan Juwana..


"ini bisa.." kata Axel

__ADS_1


"oh iya maaf, saya yang salah" Juwana pura-pura menyesal


Dan di saat yang bersamaan saat tangan Axel dan Juwana saling bertumpu..Felicia yang baru selesai dari makan siang baru tiba di sana. Felicia melihat bagaimana dua orang terlihat mesra memegang satu mouse bersama-sama..


__ADS_2