BOSS cantik milik AXEL

BOSS cantik milik AXEL
Bos Cantik milik AXEL 22


__ADS_3

dalam pelukan Axel, Felicia merasa sangat nyaman sekali. ie lega..betul ia sangat lega. Axel mengucek-ngucek pelan pucuk kepala Felicia yang ada dalam dekapan dada nya..


"si manja ini.." gumam nya


Felicia mendongak...Axel memberi sun singkat di bibir Felicia..


Felicia menatap wajah Axel, kekasih nya...


"kau potong rambut?" tanya Felicia..


"iya..apa aku ganteng?" Axel balik bertanya dengan menggoda..


Ck, hanya itu yang keluar dari mulut Felicia, jujur saja Axel ganteng dengan model rambut apa saja..bahkan ia begitu menawan dengan tambahan kumis tipis samar-samar itu..


"bagaimana sekarang? Apa kau senang karena asisten mu yang ganteng ini sudah ada di depan mu dan bersttus sebagai calon suami mu.." goda Axel..


"ini yang terakhir kau membohongi ku, mengerti?" kata Felicia judes


"baik nyonya.." Kekeh Axel..


Felicia merasa lucu juga karena terakhir ia pernah mengakui di depan Axel kalau ia sudah bertunangan dengan Axel dari keluarga Leofa..yang mana mereka pada dasar nya adalah orang yang sama. Pria tampan kurang ajar, ia memasukkan ku hidup-hidup dalam perangkap nya..batin Felicia menatap Axel


"keluar kan saja umpatan nya jangan di dalam hati, ekspresi mu itu tetap terlihat kalau kau sedang mengumpat ku" sindir Axel


Felicia langsung tersentak dan buru-buru berekspresi sesantai mungkin..


"pria ini apakah dukun? Selalu saja tau isi hati orang" gumam Felicia


"kau senang sekali mengatai ku ya.." Axel menarik Felicia mepet kepada nya lagi, seraya telapak tangan satu nya yang lebar itu meremas salah satu aset kenyal milik Felicia..


"ah.." Felicia kaget


"dasar me-- sum" cicit Felicia meronta


"teruskan..kalau kau mengatai ku lagi aku akan benar-benar mengigit nya.." bisik Axel gemas dan menggoda di telinga Felicia, hingga membuat Felicia merinding..bukan kah ia masih sangat ingat saat malam di apartemen Axel berulang kali menggigit lembut dan nakal bola salju kenyal milik nya saat ia melakukan pelepasan malam itu..


"kenapa kau sangat mes-sum..Axel.." rengek Felicia pasrah dalam pelukan Axel..


"aku hanya mes-um pada mu seorang saja.." kata Axel dengan suara berat nya yang magnetis



Felicia dan Axel segera menemui orang-orang pihak keluarga mereka di ruang utama depan. Semua orang lega Axel berhasil membawa Felicia yang dalam keadaan sudah tak marah lagi...


"jadi kapan pernikahan ini akan di langsung kan?" tanya papa nya Axel..


"sekarang saja.." Felicia langsung menjawab, apa..???semua orang terkejut termasuk kedua orangtua Felicia dan keluarga besar nya. Axel juga tercengang menatap Felicia di samping nya.

__ADS_1


Iya dong mereka sebagai orang tua belum sempat jawab tapi Felicia langsung menjawab dengan mantap


"bagaimana,Tuan..anak gadis mu seperti nya ingin sekarang !?" kekeh papa nya Axel pada ayah nya Felicia.


"aku terserah putera puteri kita saja.., namun ini tidak bisa terlalu buru-buru, segala sesuatu resepsi nya juga butuh persiapan.." kata sang ayah..


Semua orang mengangguk-angguk, karena jika malam ini maka itu terlalu mendadak..dasar Felicia..ia seperti menganggap acara pernikahan semudah itu


"resepsi? Itu semua bisa di atur setelah nya.." kata Felicia lagi, ini mirip seperti gaya nya saat menjadi direktur yang selalu tak plin plan dalam mengatakan keputusan, jika ia sudah mengeluarkan nya maka tak akan mudah untuk di patahkan, karena ia akan senantiasa mencari cara nya agar keputusan nya tetap terwujud.


"dan aku...akan tetap menikah dengan Axel sekarang..,bukan kah hanya pernikahan..resepsi bisa menyusul. mumpung di sini keluarga sudah berkumpul semua.." Felicia tetap dengan pendirian nya..


"kakek nenek emilio, calon papa dan mama mertua dan seluruh keluarga besar, aku minta izin mau menikahi Adelio sekarang juga jadi tolong berikan Adelio pada ku sekarang..." tegas Felicia..Lagi-lagi Axel terkesiap dengan kelakuan Felicia yang tak terduga ini..


Para tetua, kakek dan nenek mereka dari dua belah pihak yang ada di kursi kebesaran yang sedari tadi diam saja sekarang malah saling tertawa..


"dasar anak ini.." kekeh kakek emilio..ia tak kuasa melihat kelakuan cucu perempuan nya yang seakan ngebet mau menikahi lelaki, padahal jelas-jelas sejak awal dia sendirilah yang paling kuat menentang perjodohan nya ini.


"Felicia..kantor penikahan tidak beroperasi saat malam hari" ayah nya berusaha berbicara pada Felicia..


"ayah..hubungi kenalan ayah yang menjabat di bagian kantor urusan pernikahan, ayo kita tidak perlu ke kantor, biar kan kenalan ayah yang mengurus nya.." Felicia benar-benar gila..Axel sampai terbengong-bengong di buat nya..


Ayah Felicia menatap istri nya dan mereka pun berbicara singkat, dan akhir nya mencoba setuju dengan hal pernikahan yang mendadak ini..


"Axel..kau akan segera menjadi milik ku.." kata Felicia dengan tegas menatap Axel tanpa rasa malu pada seluruh keluarga besar, dasar memang Felicia si paling semau nya. Acara lamaran ia ubah jadi pernikahan? Dasar memang.


Axel hanya tersenyum dalam diam, ia hanya ikut saja..lagian dia juga sama tak sabar nya ingin segera memiliki Felicia seutuh nya.


setelah menandatangani seluruh berkas yang di perlukan, mereka pun segera melakukan pengesahan pernikahan..yah walau pun ini sangat tiba-tiba dan pada kenyataan nya memang tak bisa di ulur lagi.


Akhir nya sekarang Axel dan Felicia sudah sah menjadi suami istri..


Dengan santai Felicia berkata..


"saya dan Axel harus berbulan madu sekarang..kakek,nenek, ayah,ibu, kakek nenek mertua, papa mama mertua dan seluruh keluarga besar...kami permisi.." kata Felicia seraya menarik tangan Axel keluar dari ruang utama


Axel hanya pura-pura tak tau apa-apa padahal ia juga senang di tarik keluar dari keramaian ini.


Semua orang lagi-lagi di buat tercengang dan menepuk jidat sama kelakuan gila nya Felicia.


Tapi dua pihak keluarga besar membiarkan saja dua orang itu dengan kebahagiaan nya karena mereka sekarang lebih harus sibuk mempersiapkan resepsi dua orang..melakukan pesanan dan lain-lain nya.., karena resepsi akan di lakukan dalam waktu dekat yaitu minggu depan.


💗💗💗💗💗


Malam ini Axel dan Felicia tidak pulang kerumah, mereka berdua melihat gemerlap indah nya kota dari atas balkon apartemen Felicia. Seperti nya Apartemen ini memang menjadi saksi cinta mereka berdua ya.., dari Felicia yang mabuk dan memuntahkan pakaian Axel, sampai mereka bedua yang minum obat perang-sang, hingga kini mereka yang berstatus suami istri.


Malam semakin larut..Axel memeluk Felicia dari belakang.., Felicia spontan berbalik menghadap Axel dan dengan lincah jemari nya membuka kancing kemeja Axel satu persatu..

__ADS_1


Axel menyesap bibir Felicia kemudian menggelitik nakal rongga mulut Felicia dengan lidah nya..dan ia juga melepaskan kemeja nya yang kancing nya sudah habis di buka Felicia barusan..


Axel tak tahan lagi, ia melo..rotkan minidress Felicia dan menarik katup penutup da-da gadis yang sudah sah menjadi istri nya ini.


seketika..dua bola salju yang putih dan kenyal melompat keluar..


Jadi saat ini dada bidang Axel melekat erat dengan bola salju yang besar itu...melekat tanpa batas..kulit bertemu kulit..begitu hangat, bibir mereka terus berpa-gutan satu sama lain..


Saat ini dua orang sudah polos di atas peraduan, Axel menggelitik leher, tubuh Felicia dengan kumis tipis nya, itu terasa geli dan menusuk..


Hingga saat Axel menggelitik paaha putih Felicia dengan kumis tipis geli-geli nikmat itu..


Ah...


tubuh molek Felicia berulang kali menegang, karena bibir sensual Axal berulang kali mengec-uup dan menyesap inti tubuh nya yang merah dan sempit, Axel sangat gemass..menghisap, mengu-lum dan menyedot nya berulang kali..


Saat Felicia merasa tatapan nya telah di penuhi kabut, Axel menerobos milik Felicia sekuat tenaga dengan milik nya yang berukuran besar.., hingga Felicia terpekik dan tubuh nya melenting..memberikan pemandangan memukau bola salju yang membu-sung dan menantang di hadapan mata Axel, Axel menerkam nya..menikmati betapa kenyal nya..


Kesakitan dan rasa perih yang Felicia rasa tak bertahan lama Karena kini ritme yang Axel ciptakan mampu membuat Felicia menggila terpekik dalam kepuasan..


mereka terus makin merapat, ritme Axel pun semakin menuntut..suara jantan nan memikat terus keluar dari bibir Axel..beradu dengan suara manja Felicia..


Beberapa saat dua orang sama-sama mencapai pelepasan nya..terbang bersama..ke atas langit ke tujuh.


Pagi hari terlihat pemandangan Axel dan Felicia yang masih tertidur dengan keadaan kasur yang sangat berserakan.., entah berapa kali mereka mengulang permainan nya semalaman lagi dan lagi.


💗💗💗💗💗


Felicia datang ke kantor sedikit kesiangan seraya menggandeng Axel di sisi nya, ia mengumumkan pada semua orang memperkenal kan Axel sebagai suami sah nya.


Axel Ivander Leofa putera dari keluarga besar Leofa group..


Semua staf merasa shock, bagaimana bisa asisten idola mereka yang sempat menghilang itu kini muncul lagi sebagai identitas lain yaitu putera pertama dari Leofa Group dan..juga sudah menjadi suami direktur mereka, direktur Felicia.


Kalau para staf yang awal nya shock namun kemudian ikut berbahagia untuk pasangan ini tapi tidak bagi salah satu staf yaitu Juwana. setelah mendengar kabar ini Juwana langsung kejang-kejang karena patah hati, memang si Juwana penuh drama sih ya..gak heran lagi.


Beberapa hari setelah nya saat undangan resepsi tersebar Teman-teman Felicia termasuk Tina pun heran, setahu mereka pria tampan itu asisten Felicia mengapa malah jadi putera keluarga Leofa dan malah mereka berdua tau-tau sudah menikah, hah benar-benar sangat mengejutkan semua orang.


💗💗💗💗💗


"kakek terimakasih ya..aku sadar kok semua yang kakek lakukan dan pilihkan untuk aku sejak kecil hingga dewasa kini semua nya adalah yang terbaik.. Termasuk saat kakek pilih calon suami buat aku..maaf aku sering berburuk sangka pada kakek" kata Felicia seraya sungkem di tangan kakek nya sore itu..


Kakek Emilio hanya tersenyum, ia tau kalau cucu nya ini seringkali bete karena ia tak bisa memilih hal yang ia suka karena semua nya mengikuti keinginan kakek nya ini, tapi ternyata kakek Emilio gak kaleng-kaleng, semua pilihannya adalah yang terbaik..dari yang terbaik..


"kamu cucu kesayangan kakek, semua nya yang kakek berikan untuk mu memang harus yang nomor satu.." kekeh kakek Emilio..


Hari resepsi pun akhir nya tiba, banyak tamu yang hadir karena pesta di adakan besar-besaran..ini adalah pernikahan antar dua kubu yang sama hebat jadi segala nya harus lah istimewa.Axel dan Felicia pun terlihat sangat memukau di pelaminan..

__ADS_1


dan saat ini hingga seterus nya.. mereka.. Axel dan Felicia dua orang yang saling mencintai ini pun hidup bahagia selama-lama nya..


The end..


__ADS_2