
Tatapan Axel begitu sangat sendu seakan masuk ke tengah-tengah dada Felicia..
"aku..juga.. mencintai mu Axel" lirih Felicia
Semua nya terungkap begitu saja di antara mereka, seperti nya dua orang ini sudah tak bisa lagi menahan segala ha5rat di hati nya yang kian terasa menggelora dari waktu ke waktu..
Axel lega saat mendengar jawaban ini dari mulut Felicia..Axel memeluk Felicia dalam-dalam ke tengah dada nya..sangat nyaman.
Dengan begini terungkap sudah semua nya.
💗💗💗💗💗
Axel dan Felicia sampai di gerbang kediaman Emilio, Felicia turun..dan Axel mengikuti nya dari belakang..
Sebelum Felicia masuk mendekati gerbang, Axel sudah menarik tangan nya..hingga tubuh Felicia spontan berbalik lagi menghadap Axel.
"Felicia..." kali ini Axel tak lagi memanggil nya dengan embel-embel Boss
Felicia menautkan alis heran
Axel kembali berkata..
"karena sudah begini, kita sudah menyadari perasaan masing-masing, maka semua nya juga selesai.." lirih Axel
"maksud kamu" Felicia tak mengerti
"ya..kita sama-sama saling mencintai, dan kau tau antara Boss dan asisten ini tak mungkin bersama kan, kau..direktur Felicia..nona muda dari keluarga Emilo sejak awal sudah di jodohkan dengan Tuan muda axel dari keluarga Leofa" kata Axel menegaskan
"tapi..aku tak pernah mencintai Tuan muda Axel dari keluarga Leofa, sejak awal aku selalu menentang perjodohan kami..yang aku cintai adalah kamu Axel..asisten aku" Felicia besungguh-sungguh
"bagaimana kalau kita katakan pada keluarga ku, kalau aku telah hamil anak mu..Axel" Felicia mulai bertindak gila..
"tidak Felicia, sekalipun seseorang senang berbohong ia tetap tidak boleh bohong pada orangtua nya" kata Axel lembut
"ya sudah kalau begitu..sekarang kau hamili saja aku.." Felicia berkata dengan raut wajah yang mau menangis, ia benar-benar tak bisa kalau Axel meninggalkan nya.
Axel menggeleng...
"tidak..itu tidak boleh" kata Axel
"tapi aku sangat mencintai mu Axel..." Felicia menghiba..
__ADS_1
"ya..aku tau perasaan mu pada ku, tapi karena itu aku harus pergi, aku tak bisa di sini lagi.., aku tak bisa menjadi asisten mu lagi,maaf" kata Axel penuh arti
Felicia merasa ingin gila, ia baru saja bahagia karena Axel menyatakan cinta pada nya. Tapi apa ini? Kenapa tiba-tiba Axel mau pergi meninggalkan nya
"nggak Axel kamu bercanda.." Felicia mulai risau
"aku gak bercanda, aku harus pergi.." Axel segera berbalik
Felicia mencekal tangan nya
"lalu aku bagaimana..?" tanya Felicia tegas
Axel menghadap Felicia.., ia memegang kedua pundak gadis itu..
"kau baik-baik lah bersama Tuan muda Axel Ivander Leofa" saran Axel..
"lupakan Axel sang asisten..oke" setelah berkata begitu..Axel langsung berbalik meninggalkan Felicia yang tercengang tak bergerak seperti patung.
Lelucon apa ini? Axel baru saja mengetahui perasaan nya dan Axel malah pergi begitu saja???
💗💗💗💗💗
nomor ponsel asisten nya itu juga sudah tidak aktif lagi, ya...benar-benar tak aktif sama sekali.
Iya dong..kan ketika jadi asisten Felicia..Axel sengaja meng aktif kan dan memakai nomor berbeda dari nomor kontak asli diri nya. dua ponsel ia pisah kan..
Berperan sebagai Asisten Felicia, Axel tak mungkin memakai ponsel mahal milik nya, ia harus lah memakai ponsel yang memang level nya seorang asisten
Dan soal ketika Felicia ngumpetin ponsel Axel hari itu waktu nomor wiwin sepupu nya masuk ke ponsel khusus asisten nya itu karena kebetulan Axel memakai nomor itu saat malam sebelum nya ia sempat curcol sama Wiwin perihal ia yang menjadi asisten gadungan nya Felicia..maka nya siang itu nomor Wiwin nyasar ke ponsel tersebut karena wiwin menelpon nomor baru Axel yang menghubungi nya tadi malam.
dan sekarang setelah diri nya tak lagi menjadi asisten Felicia maka Axel pun harus segera menonaktifkan nomor ponsel tersebut.
Benar saja keesokan hari di kantor pun ternyata Axel sudah tidak datang lagi..malah yang datang kembali adalah Hera.., ia kembali menjadi asisten Felicia seperti sebelum nya, dan Tiara memiliki asisten wanita yang baru
Walau Felicia senang ia bisa bersama Hera lagi tapi ia merasa Axel juga tak harus menghilang tiba-tiba seperti ini..
bahkan di hari-hari selanjut nya juga Axel tak pernah kembali. Benar-benar membuat Felicia sakit hati.
Ayah Felicia Tuan Kesar pun tak pernah mengatakan alasan kenapa Axel mengundurkan diri dan pergi, walau pun Felicia sudah berulang kali menanyakan nya.
__ADS_1
Felicia begitu penasaran mencari dan coba memeriksa Cv milik Axel tapi Cv milik pria itu sama sekali tidak bisa di temukan..pria bernama Axel ini betul-betul menghilang tak berbekas...
Dengan kehilangan Axel ini tentu saja membuat para Staf kasak kusuk dan bertanya-tanya, kemana hilang nya si idola mereka..? Padahal asisten tampan itu terhitung baru satu bulanan menjadi asisten di Emilio group ini..
Felicia merasa kerja nya tak fokus memikirkan keberadaan Axel..,tapi sebagai direktur yang terbaik ia harus tetap mencoba menjadi profesional.
"di mana kamu Axel..." pekik Felicia di dalam hati nya..
💗💗💗💗💗💗
Sudah hampir dua minggu berlalu semenjak kepergian asisten Axel, keluarga Felicia yang akhir-akhir ini tak pernah lagi mengungkit perjodohan dengan putera keluarga Leofa hari ini malah membicarakan nya lagi. dan yang lebih parah nya lagi ini sudah langsung ke tahap lamaran..!!! WHAT??? Felicia bahkan belum pernah bertemu dengan sang Tuan muda bernama Axel Ivanders Leofa itu sebelum nya.., lalu kenapa mereka langsung datang melamar???
Felicia sangat shock, apalagi ia sampai sekarang belum move on dari Axel asisten tampan nya itu.
Coba kalau seperti di film ya, Axel asisten dan Axel keluarga Leofa adalah orang yang sama, batin Felicia..tapi itu tentu nya hal yang tak mungkin terjadi..
Boleh tidak ya kalau aku memohon seperti itu? batin Felicia lagi dengan konyol..
Lamaran di adakan besok malam..Felicia makin deg-degan..
"Axel..kamu di mana?" gumam nya seperti ingin menangis..
Tiba-tiba ponsel nya berbunyi TING..sebuah pesan masuk..
Felicia membuka dan melihat dari nomor yang tidak ia kenali..
✉️
"Felicia sayang, aku datang menjemput mu..(AXEL) mantan asisten mu
mata Felicia membulat sempurna membaca tulisan nama di akhir teks..
Felicia langsung gerak cepat menelepon nomor tersebut tapi tak ada jawaban meski berkali-kali.
Felicia berfikir sesaat dengan linglung..kalau memang benar Axel menjemput nya? Ah..ini seperti di cerita negeri fantasi..saat sang wanita akan menikah dengan pangeran yang lain maka sang pangeran pemeran utama akan datang menjemput sang puteri..lalu dengan keren nya membawa sang puteri pergi..!! Felicia akhir nya menepuk kepala nya sendiri, menyadarkan diri
"imajinasi mu terlalu kelewatan Felicia.." gumam Felicia pada diri nya sendiri..
Setelah Felicia memikirkan semalaman suntuk akhir nya ia bertekad untuk pasrah saja pada hari Lamaran nya dengan Tuan muda Leofa, dan pada saat hari itu tiba..ia akan jujur pada semua orang kalau ia sudah punya pria yang di sukai..dan ia juga saling mencintai dengan sang pria..
__ADS_1
Yah mungkin dengan begitu keluarga Leofa bisa mengerti..dan setelah itu ke depan nya ia dan Axel akan pergi bersama..pergi jauh dan hidup bersama..(seperti nya Lagi-lagi Felicia mengimajinasikan kisah cinta nya seperti film-film kebanyakan..)