
Axel menjalan kan mobil dengan kecepatan sedang, di tengah perjalanan ia menepikan mobil di sebuah toko obat untuk membeli penawar mabuk.
Ia masuk kembali dan mendapati Felicia masih betah dengan edisi merem nya
"Boss minum ini dulu" kata Axel seraya membuka kemasan obat dan memberikan nya pada Felicia
Felicia hanya menurut saja, kepala nya benar-benar pusing.
Axel mengemudikan kembali mobil nya...
"Axel jangan terlalu mengebut, saya mual" racaw Felicia
Padahal Axel merasa ia sama sekali tidak mengebut, huuu dasar cewek aneh. Sudah tau gak bisa minum, sok-sok an pake minum segala, gak jelas.
Akhir nya Axel menjalan kan mobil seperti semut yang merayap lambat sekali
beberapa menit di perjalanan, Felicia berusaha membuka mata nya dan menepuk lengan Axel...
"Axel, hentikan mobil nya..aku mau muntah.." Felicia merasa mual, ini biasa nya memang efek dari penawar mabuk, setelah muntah maka akan agak merasa baikan.
"apa bos?" Axel mulai panik, ia takut Felicia muntah di mobil nya
"kau..punya kantong?" Felicia tak tahan lagi, ia butuh kantong untuk mengeluarkan isi perut nya,
Axel tentu saja tidak menyiapkan kantong di mobil nya
"saya akan berhenti, Boss tunggu"
Axel melihat tempat yang dilewati ramai jadi ia terus melaju mencari tempat yang lebih sepi.namun Felicia sudah susah menahan nya...
Axel menepikan mobil setelah di tempat yang di rasa nya agak sepi, dan Felicia buru-buru membuka pintu mobil tapi ia kesusahan dan hampir jatuh untuk turun.
Axel bergegas turun dan menghampiri Felicia di bibir pintu mobil..
"Boss..ayo.." Axel mencoba membantu
tapi Felicia malah limbung ke tubuh Axel...dan..
Hoeeekk....
Felicia memuntah kan semua nya di pakaian Axel...oh tidak, batin Axel membatu
__ADS_1
"Boooos....." Axel berseru dengan sangat kesal, pakaian nya di penuhi muntahan Felicia
Felicia langsung bersandar ke sandaran kursi mobil tanpa mempedulikan Axel...
"ah..aku sedikit lega sekarang.." kata Felicia dengan nafas yang naik turun
Axel kembali ke kursi kemudi membersihkan sebagian muntahan sebisa nya dengan tisu basah di mobil nya
"aduh bos..pakaian dan tubuh saya jadi kotor nih..." Axel ngamuk-ngamuk
"...maaf.." Felicia jadi gak enak
Axel masih berusaha membersihkan diri nya.., Axel akan turun karena ia selalu punya pakaian ganti di bagasi mobil
"mau kemana?" tanya Felicia
"ya mau ganti baju lah" kata Axel
"percuma saja.., kau setidak nya harus mandi dulu..,kalau tidak aroma muntahan pasti tetap menempel di tubuh mu.." kata Felicia dengan nada yang merasa bersalah..
"emang bisa mandi di tengah jalan" kata Axel, perjalanan ke kediaman Emilio memang tak jauh lagi tapi ke kediaman Leofa itu masih sangat lumayan..
"saya punya apartemen di dekat sini..di belokan itu nanti tinggal masuk saja tidak jauh lagi" kata Felicia jujur, ia memang pernah membeli apartemen beberapa saat lalu di sekitar sini karena suka dengan desain nya dan kawasan yang sangat dekat dengan taman olahraga, Bank dan juga supermarket juga swalayan.
Akhir nya Axel setuju saja dan masuk lagi ke dalam mobil, ia pun menjalan kan mobil mengikuti arahan Felicia untuk menuju apartemen yang di maksud. Untung nya Felicia setelah muntah tadi merasa agak enakan, karena ia juga minum tadi hanya segelas cuma dia nya aja yang kalah total sama minuman memabukkan itu.
💗💗💗💗💗💗💗
sesampai di apartemen Felicia, Axel langsung masuk ke dalam kamar mandi yang di tunjuk Felicia pada nya.
Axel meletakkan pakaian nya di atas sofa. Selama Axel mandi, Felicia melihat pakaian yang Axel letakkan itu, entah setan apa atau masih dalam pengaruh mabuk dikit-dikit ia meraih pakaian Axel dan mengendus nya pelan..
"ah..Axel kamu sangat wangi.., bahkan aroma tubuh mu melekat di pakaian ini..,, rasa nya di peluk kamu pasti nikmat dan sangat nyaman.." Felicia menatap pakaian Axel di depan nya
beberapa saat Axel keluar dari kamar mandi, Felicia juga sudah cuci muka dan memakai pakaian yang lebih leluasa milik nya yang memang ada di apartemen tersebut.
Felicia sangat terkesima, Axel keluar dari kamar mandi te-lanjang dada hanya dengan celana jeans sebagai bawahan..ia sibuk mengeringkan rambut nya. Axel tadi mandi air hangat sekalian membasuh seluruh tubuh nya dari ujung kepala hingga ke ujung kaki.
Felicia menatap nya, tubuh Axel sangat menggoda..Axel mengambil pakaian nya di atas sofa dan langsung mengenakan nya..
"Axel ganteng sekali" gumam Felicia
__ADS_1
"seandai nya Axel yang mau di jodohkan dengan ku juga seganteng ini" lirih nya sendirian
mata Axel mencari-cari Felicia dan mendapati gadis itu ada di arah belakang nya sedang memperhatikan nya
"kenapa Boss lihat saya begitu?" Axel heran, tapi ia dapat membaca gadis ini pasti tadi melihat nya yang tanpa atasan, pasti Boss nya ini sedang terpesona pada nya, ia tersenyum dalam diam
"enggak..kok,saya gak liat kamu" Felicia mengelak
"saya lagi ngelamun aja" kata Felicia sok jaga image..
Axel hanya mencebikkan bibir nya, tak percaya tapi iya-iya in aja udah
"maaf ya Axel...saya malah nyusahin kamu" Felicia memelas, ia minta maaf dengan bersungguh-sungguh.
"Boss baru nyadar kalau selalu nyusahin saya?" sindir Axel..
"jadi kamu gak suka saya susahin?" Felicia malah balik marah...
"kamu kan asisten saya" kata Felicia menegaskan
Axel hanya menghela nafas dengan malas
"kalo soal kerjaan saya masih tau diri bos, tapi Boss itu selalu nyusahin saya di luar itu semua" kata Axel apa ada nya
Karena apa yang di katakan Axel benar ada nya Felicia pun jadi nya hanya memasang wajah kesal campur tersipu, tapi ia tetap berusaha judes..jadi ekspersi nya kelihatan lucu.
"kamu mau minum?" tanya Felicia akhir nya membuang rasa malu nya dengan konyol. Ia mencoba berbaik hati dengan Axel dengan cara menawarkan minuman.
"boleh deh..yang dingin ya Boss" pinta Axel
"oke.." Felicia mengambil beberapa botol minuman dingin di kulkas dengan berbagai varian rasa dan meletakkan nya di atas meja sofa dekat Axel mengambil pakaian nya tadi.
Felicia juga mengambil satu dan membuka lalu menenggak nya...
"Bos..saya mau tanya, apa benar saya ini milik Boss???" tanya Axel tiba-tiba seraya meraih satu botol minuman
terang saja Felicia tersedak minuman nya sendiri dan ia terbatuk-batuk, kaget sama pertanyaan Axel.
"kenapa Boss? pelan-pelan kalo minum" kata Axel
"kamu ngapain nanya gitu?" tanya Felicia geram
__ADS_1
"kan bos sendiri tadi yang bilang di club sama Tina dan yang lain nya kalo saya ini milik Boss dan Boss gak kasih izin mereka buat dekatin saya, iya kan?" Axel coba mengingat kan kejadian di club saat Felicia mabuk..