Boss of all BOSSES

Boss of all BOSSES
Sakit Tapi Alasannya Apa?


__ADS_3

Mereka berdua sudah stay diruangan Rey, Rey yang masih menatap layar monitornya itu sibuk tanpa bicara sedikitpun, sedangkan Kirana yang tidak memiliki kerjaan hanya melamun saja dan hampir saja ketiduran.


"Pakkkk, saya mau permisi sebentar."ucap Kirana hendak berdiri.


"Kemana?" ucap Rey datar masih memandangi monitor.


"ehhhhh anu, sayaaaaaaa...... ahh saya mau bikin kopi pak, soallnya nggak ada yang saya kerjakan saat ini, dari pada ngantuk nggak ada kerjaan mending bikin kopi." ucap Kirana berfikir.


"Oke, kamu boleh pergi, tapi jangan lama lama." ucap Rey datar.


Tanpa membalas omongan Rey, Kirana membungkukan badan lalu pergi dari ruangan itu.


"Sebel banget gue, masa nggak ada kerjaan nggak boleh keluar.... kan T*i " gerutu Kirana didepan pintu ruangan Rey.


Untung ruangan Rey kedap suara jadi dia nggak dengar apa yang dikatakan Kirana itu.


Sebernarkanya Kirana keluar hanya ingin pergi dari keheningan diruangan Rey itu.


"Hey Raaa" sapa Lila.


"Oooowhhh Lilaaaa, Haiiiii" jawab Kirana senang.


"Kamu lo mau kemana Ra?" tanya Lila.


"Hahh?? nggak tau, gue males nggak ada kerjaan makanya gue keluar buat ngindarin keheningan diruangan bos rese itu." ucap Kirana menggandeng Lila.


"Kalo gitu lo ikut gue kekantin yuk, laperr"ucap Lila dengan senyum sok imutnya.


"Pass mumpung gue juga laper, kalo gitu kita let's gooooo" ucap Kirana menuju mini restoran di Perusahaan itu.


\=\=\=\=\=\=\=\=


Masih diruangan yang sama, Rey sibuk dengan pekerjaannya itu, tapi ketika dia masih memandangi layar monitornya itu, tiba tiba ada seseorang masuk.


"Kamu udah izin setengah jam Raa, katanya kamu bikin cuma minum kopi doang?" ucap Rey yang masih sibuk dengan layar monitornya.

__ADS_1


"Raaa??? siapa itu Rey?" ucap cewek itu.


Mendengar suara itu Rey langsung mengalihkan perhatiannya itu kearah wanita yang baru datang itu, betapa marahnya dia ternyata yang datang itu Anne orang yang paling dia benci saat ini.


"Ngapain lo kesini?" ucap Rey ketus.


"Ihhh kok kamu jutek amattt, aku kesini kangenlah dama kamu."ucap Anne tanpa merasa bersalahpun.


"Kangen???? hahaha mending lo pergi dari sini sendiri atau mau gue panggilin security buat nyeret lo?" ucap Rey dengan nada marah memerintah.


Tanpa memperdulikan ucaaan Rey, Anne tiba tiba memeluk Rey dengan sangat erat.


disisi lain.........


Kirana yang melihat adegan mereka berdua berpelukan membuatnya ingin marah, tapi buat apa dia marah??? dannn apa alasannya???.


kokkkkk rasanya dada gue nyesek liat mereka berpelukan ya??. batin Kirana.


Kirana yang masih berdiri didepan pintu ruangan bosnya itu masih memegangi dadanya itu.


"Pakkk keruangan saya segera." ucap Rey ditelfon.


"Telfon siapa Rey?" ucap Anne yang masih memeluk Rey.


Geram dengan tingkah Anne, rey melepaskan lilitan diperutnya itu dengan sangat kuay hingga membuat tangan Anne kesakitan.


"Awwwww Reyyy sakit, lepasin" ucap Anne menarik kembali tangannya.


Security yang Rey panggil akhirnya datang.


"Pak Rey" ucap salah security.


"Oooh Pak security, tolong bawa perempuan ini keluar dari kantor saya, dan pastikan besok besok kalo dia kesini langsung usir saja pak." ucap Rey tegas.


"Baik pak" ucap Security.

__ADS_1


"Reyyy, reyyy, aku minta maaf, aku nggak akan ngulangin kesalah yang kedua kalinya." teriak Anne yang diseret security keluar ruangan.


Rey yang masih tidak menyadari kehadiran Kirana didepan pintu, dia langsung menuju tempat duduknya dengan perasaan marah dan uring uringan.


"AKKKKHHHHHHHHKKK, WANITA SIALAN." teriak Rey dengan membanting salah satu map.


Melihat itu Kirana kaget sekaligus takut dengan tingkah Rey yang sedang marah dan uring uringan itu.


Rey yang tiba tiba melihat Kirana sedikit ketakutan itu kemudian menurunkan amarahnya.


"Araaa, kamj boleh pulang sekarang, nggak ada kerjaan buat kamu hari ini" ucal Rey dengan wajah datar tapi hati hancur.


Kirana hanya mengangguk dan mengambil tasnya, ketika ia hendak keluar pintu.


"Pak Rey maaf, kalo ada sesuatu yang penting biasa telfon saya, nanti saya otw kesini pak." ucap Kirana didepan pintu ruangan.


"Hmmm, saya minta tolong, nanti pas kamu turun tolong panggilkan Agra ya." ucap Rey dengan perasaan yang masih sama.


Kirana langsung pergi meninggalkan ruangan yang memiliki hawa amarah itu.


Ketika Kirana menekan tombol lift itu, tiba tiba Agra muncul dari balik pintu yang terbuka itu.


"Owhhh pak Agra dipanggil pak Rey diruangannya."ucap Kirana.


"Oke, makasih infonya ya, lohhh kamu mau kemana?" tanya Rey keluar dari lift.


"Pak Rey suasana hatinya saat ini sedang nggak baik jadi dia menyuruh saya pulang." singkat Kirana.


"Yaudah saya pergi dulu, kamu hati hati dijalan yaa."ucap Agra.


To be Continued...........


\=\=\=\=\=\=\=\=


thanks yang udah baca sampai part ini, semoga kalian suka.

__ADS_1


Jangan lupa like, comment dan Follow me okee😉.


__ADS_2