
Setelah 6 hari mereka bekerja keras, akhirnya hari ke tujuh atau hari terakhir Kirana dibebaskan dari pekerjaanya, Rey memberikan ijin Kirana untuk berlibur di Hongkong untuk hari terakhir.
dd**drrrrrrttttttt. sebuah pesan masuk di hp Kirana, Alex??. Batin Kirana
Hari ini lo sibuk nggak? kalo nggak, gue mau nepatin janji gue sama elo yang waktu itu.
Oke, dimana?. tanyaku.
Di restoran xxxx, gue tungguin.
Kiranapun bersiap siap untuk makan enak hari ini, padahal Kirana sudah lupa dengan janji Alex, tapi rezeki masa ditolak.
\=\=\=\=\=\=\=
Direstoran Alex yang sudah stay dimeja pesanannya menunggu Kirana dengan pakaian rapinya, tak lama menunggu akhirnya Kirana datang dengan setelan Hoodie dan celana jeans, padahal dia sedang di restoran bintang lima.
Melihat Kirana yang sudah tiba membuat Alex berdiri menyambut Kirana bak seperti seorang ratu. Diperlakukan seperti itu, Kirana hanya nurut, yang penting dia makan enak sebelum ia pulang kenegara asalnya.
Salam satu pelayan datang menghampiri mereka dan menyerahkan buku menunya.
" Lo pesen apa aja terserah lo, gue yang bayar semuanya." ucap Alex
"Lo aja deh yang mesen, gue ngikut aja." ucap Kirana bingung memilih makanan.
Alex menjentikan jarinya kearah pelayan, melihat isyarat itu para pelayan sudah mengerti isyaratnya itu.
10 menitan mereka menunggu, akhirnya makanannya tiba. Betapa terkejutnya Kirana melihat banyak makanan yang mewah mewah ini dimejanya.
Alex tertawa melihat ekspresi Kirana yang sangat lucu itu.
"Hahahaha, pantas Rey suka, lo aja unik beda dari yang lain." ucap Alex tertawa.
__ADS_1
Kirana yang tak mendengar ucapan Alex itu masih melongo melihat makanan yang begitu menggiurkan.
Tak banyak bicara Kirana langsung memakannya dengan sangat lahap. Sebenarnya Alex mengajak Kirana makan hanya ingin membuktikan dugaannya terhadap Rey, diam diam Alex menyuruh orang untuk memotretnya dengan Kirana, lalu dikirimkan ke Rey.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Rey yang sebenarnya masih sibuk oleh laporan yang dikirimkan Agra melalui Email, membuatnya tidak bisa berlibur bersama Kirana karena harus menyelesaikan tugasnya.
drrrrtttt. pesan masuk di hp Rey.
Rey yang menyadarinya langsung membuka isi pesan dari hpnya itu. Betapa marahnya dia melihat Kirana bersama dengan temannya sendiri sedang makan bersama romantis romantisan.
Rey berjalan cepat mengambil kunci mobilnya itu bergegas menuju restoran diamana Kirana dan Alex sedang makan bersama.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Kirana yang merasakan perutnya mulai kenyang, akhirnya memberhentikan aktivitas makannya itu.
Kirana hanya mengangguk karena dia tidak kuat untuk berbicara sepatah katapun, tanyannya hanya memegangi perutnya karena kekenyangan.
"Thanks yaa su...." belum sempat ia menyelesaikan pembicaraannya dengan Alex, tiba tiba seseorang datang menyeret Kirana dengan kasar, yaa itu Rey yang masih marah karena kecemburuan yang meluap luap.
"ehhhh Boss kok disini? bukannya tadi masih sibuk." ucap Kirana menahan tarikan Rey.
"Baru dateng masa langsung mau pergi sih.. ayo duduk dulu Rey, setelah ini gue mau ngajak kirana minum bareng, lo mau ikut nggak?" ajak Alex yang sebenarnya menggoda Rey.
Rey hanya duduk dan diam karena bingung dengan sifatnya, kenapa tiba tiba hatinya sakit melihat Kirana makan bersama pria lain, apalagi itu dengan sahabatnya sendiri? Apa sekarang gue udah mulai suka sama Kirana??. Ohhh shittt.
Mereka akhirnya pergi ke cafe langganan Alex biasa sering minum bersama.
"Hey broo apa kabar." ucap Alex menyapa Lian, barista dicafe itu.
__ADS_1
"Wehhh udah lama nggak kesini lo Lex." ucap barista itu masih dengan senyumannya itu.
" Gue mau pesen yang kayak biasa untuk 3 orang ya." ucap Alex ke barista tersebut.
"Oke." balasnya dan menyiapkan pesanan Alex tersebut.
Belum sampai 3 menit minuman yang dipesan akhirnya datang juga.
"Nihh buat Kirana dan ini buat Reymond sahabat gue." ucap Alex menyerahkan minuman tersebut.
Sebenarnya minuman itu sangat memabukan, karena Alex terbiasa mabuk di cafe itu dengan para gadit lebih tepatnya.
Kirana hanya memandangi minuman itu membuat Alex berusaha supaya Kirana mau meminumnya.
Mau tidak mau Kirana harus meminumnya, belum sempat Kirana meneguknya tibi tiba minuman Kirana di rampas oleh Rey lalu dengan cepat Rey meminumnya, dan itu membuatnya tambah mabuk, karena sedari tadi Rey sudah menghabiskan minumannya.
Kirana yang melihat Rey lemas karena mabuk membuatnya bingung. Sedang kan Alex yang berhasil dengan rencananya Tersenyum licik melihat sahabatnya itu menunjukan perasaannya.
"Aduhhh maaf nihh gue ada urusan mendadak, kayaknya gue harus cabut dulu, byee." ucap Alex langsung pergi tanpa membiarkan Kirana membalas ucapannya.
Kirana yang memandang wajah tampan Rey terlihat begitu lelah membuat Kirana tersadar dan harus membawa Rey pulang.
Kirana memapah Rey berjalan kemobil yang dibawa Rey tadi, walaupun Kirana keberatan memapah Rey karena tenaganya kurang besar untuk menggendongnya.
Kirana meletakan Rey disamping kursi sopir karena Kirana yang menyetir sekarang, melihat bosnya yang tertidur itu mengingatkan Kirana pada suatu kejadian tapi ia lupa kapan itu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
authornya lagi sibuk, dan juga mikir cerita yang seru.
jangan lupa di like yaaa, makin banyak like mungkin author bakal up setiap hari.😁
__ADS_1