Boss of all BOSSES

Boss of all BOSSES
Perasaan Aneh


__ADS_3

Agra dengan ngebut menuju bar dimana Rey kalau sedih di bar itu.


Setibanya Agra disana, dia melihat Rey yang sudah terkapan lemas karena mabuk berat dia menghabiskan 10 lebih botol disana.


"Yaampun Rey.. bangun, lo kok bisa minum sebanyak itu sih?" ucap Agra sambil memapah Rey.


Rey hanya diam karena dia masih memikirkan momen menyedihkan itu, walaupun dia sudah mabuk paras tapi pikirannya masih tertuju pada moment itu.


Agra memapah Rey menuju mobilnya untuk pulang kerumah Rey.


Setibanya mereka dirumah Rey, Agra langsung memapah Rey yang masih mabuk itu di kamar Rey.


\=\=\=\=\=\=\=


Dikamar, kirana yang sudah tertidur lelap dan measuki mimpi indahnya, tiba tiba buyar karena suara ketukan dari luar kamarnya.


Dengan malas Kirana membuka kamarnya dan matanya yang masih setengah melek.


"Maaf mbak Kirana, pak Agra menyuruh saya untuk panggil mbak Kirana buat kekamar pak Rey."ucap salah pembantu.


Ngapain pak Agra nyuruh gue buat kekamar boss gila?. batin Kirana.


"Yaudah, saya basuh muka saya dulu bi, nanti saya kesana." ucap Kirana.


\=\=\=\=\=\=\=\=


"Reyyy gue tinggal ya, gue udah manggil Kirana buat ngurusin elo" ucap Agra menepuk lengan Rey.


Agra langsung pergi dari rumah Rey untuk langsung pulang kerumah, karena dia kelelahan, sedari tadi dia nggak ada waktu untuk istirahat.

__ADS_1


Tok tok tok " Permisi pak Agraaaaa" tok tok tok.


Kesal karea tidak ada jawaban dia langsung masuk kekamar Rey, Kirana terkejut karena melihat Rey terkapar lemas di kasurnya, dan dia mencium bau alkohol yang sangat parah ditubuh bosnya itu.


"Yaampun pak Reyyy minum berapa banyak tadiii sampai bau tubuhnya sampai menyengat dihidung gue." ucap Kirana menutup hidungnya.


Melihat Rey yang masih memakai jas dan kemeja membuat Kirana kasian karena mungkin badannya sedikit sumpek.


Kirana langsung mendekati Rey dan membuka jas Rey dengan sedikit kesusahan karena tenaga Kirana tidak seberapa.


"Yaampun Reymond Anggara kok lo berat banget sihhh" ucap Kirana bersusah payah.


Setelah melepaskan jasnya Rey, diapun langsung melepas sepatu dan kaos kakinya Rey yang masih terpasang dikaki Rey. Dia juga melepaskan dasi Rey.


Kejadian yang tak terduga muncul dengan sangat cepat, ketika Kirana mau melepaskan dasinya Reyyyy, tiba tiba tangan Rey menarik badan Kirana dengan sangat kuat, lalu mencium Kirana dengan sangat bergairah.


Tapi perasaan Kirana jadi campur aduk, muka Kirana jadi memerah dan memanas seketika karena ciuman yang ia rasakan.


llllooooooo jjjaahhhaaatttt, Anneeee looo jahaaat. ucap Rey tanpa sadar hingga tertidur pulas.


Mendengar itu seperti ada yang menusuk banyak pisau di hati Kirana, tapi Kirana masih bingung akan perasaannya itu.


"Huuuuuuuuhhhhh untuk bisa lepas dari bos sialan ini, brengs*kkkk lain kali gue nggak bakal mau ngurusin lo lagi." ucap Kirana memaki Rey yang sudah tertidur pulas.


\=\=\=\=\=\=\=\=


Sinar matahari menerangi seisi kamar Rey, Rey yang terbangun dari tidurnya masih merasakan sedikit pusing dikepalanya karena efek minum tadi malam.


Reypun langsung menuruni tangga dan mulai mencium aroma sedap dari dapurnya itu, dia langsung ke dapurnya itu. Setelah melihat makanan yang begitu menggoda selera, dia sedikit terkejut karena yang memasak Kirana.

__ADS_1


"Ohhh pagi pak Rey, silahkan duduk dan coba makanan yang saya buat pak, semoga bapak suka sama makanannya. Ohyaa ini saya sudah bikin sup anti pengar buat bapak karena tadi malam bapak mabuk parah, silahkan" ucap Kirana menyerahkan Supnya.


Rey merasa sedikit aneh dengan sikap Kirana ini, dia yang biasanya cuek dan sombong kenapa tiba tiba menjadi baik sama Rey.


"Hmmm makanan buatan kamu enak juga." puji Rey.


"Terimakasih atas pujiannya pak" ucap Kirana menundukan kepalanya.


Tapi batin Kirana juga bingung, kenapa dia malah menjadi baik sama bosnya itu.


\=\=\=\=\=\=\=


Mereka berduapun langsung pergi menuju kantor, seperti biasaaaa Rey disambut hangat sama karyawan yang berja disana, tapi Kirana masih canggung dengan situasi ini.


Rey yang mulai memasuki ruangannya dan melihat map yang bertumpuk banyak dimejanya itu membuatnya sedikit memijat kepalanya karena pekerjaan yang ia tinggal kemarin malam.


tok tok tok. Terbuka pintu ruanga Rey dan ternyata itu sang sekertaris yaitu Agra.


"Gimana keadaan lo Rey? udah mendingan belum?" tanya Agra memeriksa kepala Rey.


"Yaampunnn kemarin gue cuma minum, dan nggak kecelakaan kenapa lo sampai panik gini sih?"ucap Rey menepikan tangan Agra.


"Ohya, tadi malam yang ngurusin elo dikamar semalam itu Kirana loooh" bisik Agra ketelinga Rey.


Mendengar itu, Rey tersenyum ganas bak devil.


\=\=\=\=\=\=\=\=


makasih yang udah Like sama yang udah kasih dukungan buat author makasih ya.

__ADS_1


__ADS_2