Bride Of Vampire Golden Time

Bride Of Vampire Golden Time
Kakak laki-laki


__ADS_3

Kota Malvado,


Tempat tinggal Alecia De Flower. Usia lima tahun, dirinya


selalu dijaga baik oleh ibu. Ibu dari Alecia De Flower memiliki kakak laki-laki


yang telah menikah dan memiliki anak perempuan. Setiap pagi ibu Alecia selalu


menghubungi kakak laki-laki itu dan memberinya kabar mengenai Alecia.


Alecia sedang bermain dengan boneka, dan ibu


mengawasinya. Ibu pun menghubungi kakak laki-lakinya melalui telepon. Telepon


mulai terhubung.


“Kakak, bagaimana kabar kakak?”


“Saya baik-baik saja”


“Benarkah? Bagaimana dengan Violin? Apakah ia mendapatkan


sekolahnya lagi?”


“Itu, maaf sekali. Tidak ada yang mau menerima Violin


untuk sekolah. Hahahaha….aku hanya bercanda. Ia bersekolah seperti biasanya.


Bagaimana dengan Alecia? Semejak pertama kali Violin bertemu dengan Alecia di


rumah sakit, Violin terus memikirkan anak itu.”


Ibu tersenyum dan memperhatikan pergerakan Alecia yang


sedang bermain.


“Ia baik-baik saja bahkan sekarang lebih berkembang.”


“Baguslah, Asha pasti senang mendengar kabar ini.”


“Kakak, bagaimana jika suatu saat nanti kakak pindah


kemari saja. Bukankah itu bagus”


“Pindah? Aku tidak bisa meninggalkan tempat ini,


bagaimana dengan pekerjaanku?”


“Begitu, apakah istrimu tidak mengizinkan Violin jika aku


minta datang kemari untuk menginap? Ya tempat tinggalku dekat dengan akademi,

__ADS_1


bagaimana?.”


“Begitu, aku akan membicarakannya dengan istriku dan


Violin. Aku tidak masalah soal itu. Tapi aku tidak bisa memaksakan kehendak


putri kecilku.”


“Ya benar, saat ini suamiku menjadi kepala akademi.


Perkembangan akademi itu cukup baik, bukankah itu juga sesuatu yang baik


untuknya.”


“Ya benar, tidak perlu berjalan jauh. Aku akan


melanjutkan pekerjaan, maaf aku tidak bisa berbicara denganmu lebih lama.”


“Ya tidak apa, aku lah yang harus minta maaf karena


menganggumu. Selamat siang kakak!”


“Siang, adik kecil!”


Telepon pun mulai ditutup, dan ibu Alecia mulai menemani


anaknya bermain.


Menjelang sore hari, Ibu Alecia mengajak Alecia pergi


ada di sana mengawasi mereka berdua tanpa ada yang mengenal dan mengetahui


tujuan mereka. Namun tidak semudah yang dibayangkan, baru saja ingin menyapa


ibu Alecia dan Alecia kecil mereka harus berhadapan dengan Lady Dandelion yang


menjadi anak perempuan yang lucu. Lady Dandelion menyapa Ibu Alecia dan Alecia


kecil, melihat kedatangan seorang anak kecil yang lucu dengan aura menyeramkan


Martha dan Rasi memutuskan pergi dari sini.


“Sialan! Siapa anak kecil itu? Mengerikan!” ucap Rasi.


“Aku pikir kita masih diawasi!” jawab Martha.


“Oleh siapa?”


“Dewi matahari”


“Astaga, sampai kapan ia mau berhenti mengawasi anak

__ADS_1


kecil itu. Kita hanya perlu anak kecil itu saja bukan?.”


“Benar, mengantinya dengan sesuatu yang lebih berharga.


Tetapi sebagai akibatnya mungkin bencana besar akan terjadi. Aku rasa kita


mulai sekarang tidak perlu menjadikannya tumbal untuk menghidupkan seseorang.


Bagaimana kalau kita mencari yang lain? Di dunia ini ada banyak anak yang tidak


diinginkan hidup oleh orang tuanya.”


“Baiklah, semoga saja dewi matahari tidak membenci kita.”


Martha tersenyum manis begitu pula dengan Rasi, mereka


pergi meninggalkan tempat ini.


Sementara itu keberadaan Lady Dandelion kecil yang sedang


menyapa Alecia kecil bersama ibunya.


“Hallo tante cantik, apakah ini putri kecilmu?.”


“Ya benar, siapa namamu? Dan dimana ibumu?”


“Apakah aku harus ditemani oleh orang tua, rumahku tidak


jauh dari sini. Siapa nama gadis kecil ini?.”


“Namanya adalah Alecia De Flower. Lalu siapa namamu?.”


“Namaku adalah Lady Dandelion, aku baru saja pindah ke


kota ini.”


“Begitu, apa ayah ibumu tidak mencarimu sekarang?.”


“Oh mereka? Mereka mengatakan kepadaku kalau aku boleh


jalan-jalan sendiri. Aku akan bersekolah di kota ini jadi aku harus berani


keluar sendirian.”


“Itu benar, tetapi berbahaya sekali bagi gadis


sepertimu.”


“Maafkan aku, lain kali aku akan mengajak orang dewasa


jalan-jalan seperti yang dilakukan oleh Alecia.”

__ADS_1


Lady Dandelion mencoba terus didekat anak kecil itu dan


ibunya.


__ADS_2