
"Huft, kok aku merasa bersalah ya tidak jujur sama Azka tentang siapa aku sebenarnya?!"Tapi saat ini aku tidak memilik perasaan apapun padanya,semoga aku bisa membuka hati untuk nya.
Beeb..bebb
Bunyi dering ponsel ku membangunkan ku dari lamunan
"Nomor siapa ini ya?ah,peduli amat akan ku abaikan saja."
Beeb..bebb
"Ya elah siapa sih?Halo siapa ini?"
"Sayang ini aku Azka maaf apa aku mengganggu mu?"ucapnya
Dari mana Azka mendapatkan no ponselku sedangkan tidak banyak yang tau no pribadiku
"Sayang,masih disanakah?"
"Eh,iya kak ada apa?kakak dapet no ponselku dari mana?
"Ha,,kamu sangat cerewet ternyata mana dulu nih yang harus kakak jawab?"suara Azka yang tampak riang di seberang sana
"Semuanya."jawabku. Saat aku melakukan panggilan dengan Azka ponselku terus berkedip menandakan ada telp lain yang sedang masuk
"Kak,aku alihkan panggilan ku sebentar ya ada temen yang telp."aku mencoba menjelaskan pada Azka aku tak ingin memberitahunya kalo orang suruhan ku yang menelpon
__ADS_1
"Oke,apa itu laki laki?"tanyanya dengan nada penuh selidik
"Nanti aku jelasin oke."jawabku sambil mengalihkan panggilan pada mata-mata ku.
"Ya Boy,apa kamu mendapatkan informasi yang ku minta?tanyaku tanpa basa basi
"Ya Bos aku sudah mengirimnya di Email bos."jawabnya
"Oke,suruh anak buah mu tetap memata-matai wanita itu."Ucapku pada Boy
"Siap,Bos ."Segera ia mematikan panggilannya dan aku kembali menghubungi Azka
"Kak,masih disana? Tanyaku padanya
"Tentu sayang,siapa yang menghubungimu barusan?tanyanya
"Apa dia salah satu penggemar mu?ucapnya dengan dengan nada cemburu
"Ha..ha..Apa kakak cemburu hemmm? tanyaku penuh selidik
"Siapa yang cemburu aku hanya bertanya saja."Sangkalnya
"Oke,oke aku percaya. Oya kak ada apa kakak ada perlu sehingga pagi-pagi begini menghubungiku?tanyaku ingin tahu
"Nanti aku jemput usai kuliah ya,tidak ada penolakan paham."ucapnya tegas
__ADS_1
"Baiklah tuan Azka Pradipta yang terhormat."ucapku dengan kekehan kecil yang pastinya masih bisa di dengar lawan bicaraku
"Untung jauh kalo gak?Udah habis kamu sama kakak."Ancamnya
"O,ya .?!Ucapku dengan nada meremehkan
"Awas aja nanti kalo ketemu."Balasnya dengan nada mengancam
"Siapa takut,Eh kak aku mau siap-siap ke kampus dulu ya?"Kataku ingin segera mengakhiri panggilan acar baruku ini, Ho..ho.Sejak kapan aku mengakuinya ya??Entahlah yang penting aku merasa nyaman di dekatnya
Ana POV end
Itulah kenapa sekarang aku berdiri di dekat gerbang kampus menunggu pacarku,Ihir...pacarku mengucap kata itu membuatku malu sendiri
Setelah hampir 20 menit aku menunggu Azka datang dalam mobil hanya ad kecanggungan setelah mendapat informasi dari boy membuat ana menjadi sedikit pendiam memikirkan rencana untuk menghadapi wanita tak tahu malu yang ternyata telah lam mencintai Azka eh ralat mungkin bukan cinta tapi Opsesi
"Sayang,apa ada yang menggangu pikiran mu?"tanya Azka penuh selidik
"Gak hanya saja aku pusing g mikirin tugas dari dosen killer."jelasnya."Eh mas kita kerumahnya siapa?"ucap ana setelah menyadari mobil yang ia tumpangi masuk ke halaman rumah mewah
Disana aku melihat sepasang suami istri paruh baya yang sepertinya menyambut kedatangan Ana dan Azka.
"Siang Ma,Pa."siapanya pada mereka sedangkan Ana terbengong setelah ia mengetahui bahwa itu Rumah Azka
"Siang sayang,siang Sob."balas mereka bersama tapi dengan kata yang berbeda
__ADS_1
"Sayang siapa gadis cantik ini ?Apa kamu tidak ingin mengenalkan pada kami?"ucap wanita paruh baya itu yang masih tampak cantik dan anggun walaupun usianya tampak tak muda lagi
Setelah memasuki ruang tamu Azka menjelaskan siapa gadis yang ia bawa itu