
Pagi yang sangat cerah tapi tak seperti hati Ana yang sedang kalut.
"Mereka benar benar telah melupakan ku, terbukti aku telah pergi berbulan bulan tapi mereka tak pernah sekalipun merasa kehilangan.Justru mereka saat ini bahagia dengan anak yang lain kenapa mereka bisa dekat dengan anak keluarga barunya sedangkan denganku seakan mereka tak peduli."gumamnya dengan wajah sendu
Bagaimana hati Ana tak terluka menyaksikan ayah bundanya berbahagia bahkan liburan bersama.Itu semua ia dapatkan dari mata mata yang ia kirim untuk mengawasi kedua orang tuanya.
"Nak ada apa dengan mu?kenapa kamu murung ?"ucap Ibu Tuti
"Ya nak berbicaralah pada kami jangan kamu pendam sendiri."Ucap bapak
"Nggak bu,pak Ana hanya sedih mereka benar-benar melupakan ku mereka telah bahagia tanpa ingat Cery."ucapnya pilu
Bu Tuti dan suami segera mendekat ke bangku Ana.mereka juga sangat sedih atas perlakuan kedua majikannya yang dengan sengaja dan tega mengabaikan putri kandung mereka.
"Sayang,lihatlah ibu nak walaupun ibu tak secantik mama,tak sekaya mama setidaknya ibu memiliki hati,hati yang tulus menyayangi mu."
"Apa kamu menyesal memilih kami menjadi orang tuamu nak?" tanya pak Mamed sedih
"Jangan bicara seperti itu pak,aku sangat menyayangimu dan juga ibu .Aku hanya kecewa dengan sikap mereka."balasnya sedih
"Hapus air matamu nak,kita buka lembaran baru."Kata bu Tuti
"Makasih bu"jawabnya singkat
__ADS_1
"Sekarang siap siap ke kampus dan cepetan bawa menantu yang tampan buat ibu".canda ibu
"jangan dengarkan ibumu nak belajarlah dan buktikan pada mereka yang melupakan mu bahwa kamu kuat,bisa tanpa mereka."
"Pak,biar to anakmu punya pacar semenjak SMA anakmu itu jumblo."
"Bu,Bapak benar Ana pingin fokus sama hidup Ana."Jawabnya
Sebenarnya Ana memilih sendiri bukan karena tidak ada yang menyukainya tapi Ana selalu memprioritaskan kehidupannya.
"Azka apakah kamu masih mengingat ku alasan ku sampai saat ini masih sendiri karena aku menunggu mu.atau mungkin kau anggap rasa cintamu dulu itu hanya cinta monyet?tapi tidak untuk ku cinta yang kurasa itu bukan cinta monyet."
"Nak kenapa melamun apa ada yang sedang kamu pikirkan?"tanya ibu
"Tidak bu,Udah siang bu Ana berangkat ke kampus dulu ya lanjut paruh waktu nanti siang."
"Gak pak,Ana hanya ingin punya banyak teman."jawabnya
bohong
"Baiklah kalau itu maumu tapi berhentilah saat kamu merasa lelah Nak!Pinta bapak
"Ya pak,Ana turun dulu pa, Assalamualaikum."
__ADS_1
"Wa'alaikum salam hati-hatilah."
Tak menyadari bahwa semenjak ia masuk dalam kampus sepasang mata telah memperhatikan nya.
"Cery,aku sangat merindukan mu."gumamnya pelan.Dan sesaat itu pula wajahnya menjadi memerah menahan emosi melihat seorang pria merangkul pundak Ana/Cery."Siapa pria itu berani sekali menyentuh milikku."ucapny geram
***
"Ana kamu di antar bapak lagi?tanya bayu
"Iya bay,lepasin napa tangan lho ini mau gue di damprat pemujamu itu?"
"Heleh kaya baru sekali aja apa sekalian gue cium?"ledek bayu
"Noh cium pantat sepatu gue." sambil mengangkat sepatunya
"Ha...ha..serem."pura pura takut
"Eh,di mana itu perangko mu?"tanya bayu
"maksudnya?"Ana terlihat bingung
"itu sahabatmu."jelasnya
__ADS_1
"Oo..tau?"sambil mengangkat kedua bahunya
"Anaaa..."teriak seseorang jauh di belakang mereka