
Duaakkk
Terdengar benturan mobil dari arah belakang.Sontak Azka dan kemal terbentur dashboard mobilnya karena posisi mereka tidak siap dan seat belt nya tidak terpasang dengan benar.
"Apa mobil kita tertabrak Mal?tanya Azka
"Sepertinya tuan,mari kita keluar."jawabnya
Setelah mereka keluar mereka mendapati sepasang pria dan wanita paruh baya dengan wajah paniknya dan mereka menghampiri Kemal dan Azk
"Tuan maafkan suami saya yang menabrak mobil anda tuan."ucap si wanita
"Benar tuan maafkan saya,saya sedikit pusing dan tidak bisa konsentrasi saat menyetir."
"Tidak apa pak bu,apa kalian terluka?"tanya Azka
"Tidak tuan kami baik baik saja .Sebagai permohonan maaf kami mari bawa mobil tuan ke bengkel kami akan menanggung biaya seluruhnya karena ini salah kami tuan."
"Baiklah tapi tidak perlu seluruhnya tuan semampu kalian saja."Ucap Azka bijak karena ia melihat penampilan mereka yang sederhana.
"Mari tuan."ucap pria tua itu
setelah sepasang suami-isteri itu melaju di depan mereka kemal mengikuti arah mobil itu.
"Tuan apa tidak seharusnya kita bawa ke tempat langganan kita di kota ini ?"tanya kemal
__ADS_1
"Tidak perlu,kita harus menghormati mereka .Aku lihat mereka biasa saja takut tidak mampu membayarnya."jawab Azka menjelaskan
Setelah tiba di bengkel mereka semua menyerahkan mobil dan mereka menunggu di cafe yang di sediakan bengkel itu.
"Tuan sepertinya bengkel ini lumayan bagus apakah ini juga tidak kemahalan?"tanya Kemal ragu
"Benar tapi tidak mungkin kita akan memindahkan dari sini."Jawab Azka setengah berbisik
Saat Azka memandang keluar tampak wanita cantik dengan rambut panjang terurai serta berkaca mata
"Bapak ibu,kalian tidak apa-apa kan? tanya gadis itu panik
"Tidak nak kami baik baik saja."tutur sang ibu
"Benar justru mobil tuan ini yang rusak karena kami."balas bapak
"Hah bukannya ini klienku tadi mudah-mudahan mereka tidak mengenaliku saat berpenampilan seperti ini."batinnya berbicara
"Nona apa kami tampan sehingga menatap seperti itu?"Tanya Kemal
"Ha..ha..anda bisa saja tuan mungkin juga iya."jawab Ana
"kenapa senyum ini mirip dengan pemimpin perusahaan yang barusan aku kunjungi apa mereka ada hubungan?tapi cantik manis. Batin azka berbicara
"Tuan yang ini apa aku juga cantik kenapa anda menatap saya seperti itu?"ucapnya
__ADS_1
"ha...maaf...maaf nona."balasnya gugup
"tuan tuan maafkan bapak ya karna kelalaian bapak mobil kalian rusak."tutur Ana
"Tidak masalah,maaf nona apa sebelumnya kita pernah bertemu?"tanya Azka
"Sepertinya tidak tuan tidak mungkin kita pernah bertemu."jawabnya
"Heleh tuan modus aja ."Ledek Kemal
Ana tersenyum melihat bos dan sang asisten itu sikap mereka konyol
"Wah sepertinya ada yang naksir anda tuan."Ucap kemal sambil melirik arah Ana
"Ya elah ada yang narsis rupanya jangan sok ganteng tuan tuh ama pantat panciku aja mirip."Ana kembali meledek
"Jiah...ha...ha...bos anda seperti pantat panci."tawa Kemal pecah seketika
"Eh sembarangan g liat klo saya mirip Hyun bin."Ucapnya
"Ha...ha...oke..oke..bu Ana pulang aja ya g kuat perut Ana lihat acara lawak disini."
Azka dan kemal hanya melongo melihat ada yang ngatain mereka lawak.
Bapak serta ibu Ana hanya tersenyum sambil geleng-geleng .
__ADS_1
"Bapak,ibu tuan semua saya permisi kedalam dulu ya."pamitnya