Bukan Cinta Monyet

Bukan Cinta Monyet
Tidak saling mengenal


__ADS_3

Ceklek


"Selamat siang semuanya maaf kalian menunggu lama."Ucap seorang wanita di ikuti sang sekertaris


Tampak pria itu berdiri menyambut wanita cantik di hadapannya


"Sepertinya wajah ini sangat familiar untukku tapi dimana?dan siapa dia aku merasa begitu dekat dengannya."batin pria itu berbicara


"Wow,wanita ini sangat cantik aku bersedia meninggalkan wanita wanitaku kalo ia bersedia bersamaku .woaaaaaa tangisnya dalam hati menyadari bahwa wanita itu pemilik perusahaan


"Tuan silahkan duduk."ucapnya berulang tapi pria pria di depannya tampak masih di dunia nya sendiri.


"Tiwi tolong persilakan mereka duduk mungkin mereka tidak mendengar ucapan ku."Ucapnya lagi


"Tuan,tuan kita bisa melanjutkan meeting kita hari ini."Ucap Tiwi sedikit berteriak


"Oh,iya bisa...bisa.."jawab mereka berbarengan


"Kalian sangat kompak sekali ya."Ucap Ana pemilik perusahaan itu di iringi senyum yang membuat pria pria itu terhanyut seketika


"Ya nona."ucap mereka bersamaan


"Ha..ha..kalian benar-benar kompak dan lucu.Apa kita bisa melanjutkan meeting kita."Tanya Ana kembali


"Mari nona kita lanjutkan."Ucap Kemal mengambil alih ucapan yang akan keluar dari mulut Azka.ya pria itu adalah Azka teman SMA Ana tapi mereka sama-sama tidak menyadarinya.


Azka tampak melotot kearah Kemal dan Kemal menyadari itu hanya tersenyum geli.


sepanjang pembicaraan mereka hanya pria pria itu yang tampak tidak konsentrasi.

__ADS_1


"Oke selesai pembicaraan ini apa ada yang ingin kalian tanyakan."Ucap Ana


"Sampai saat ini kami jelas,terima kasih atas waktunya nona selanjutnya aku akan menjadwalkan pertemuan kita."Jawab Azka


"Oke terima kasih tuan atas kesempatannya nya. Semoga kerjasama kita tetap langgeng.


"Oke bisakah kita keluar untuk merayakan kerjasama kita?"Tanya Azka penuh harap


"Maaf tuan kali ini aku menolaknya sepertinya hari ini aku sedikit sibuk tuan ."balasnya menyesal


"Tidak apa nona lain kali jangan menolak ku."Jawabnya


"Baiklah saat saya merasa bisa sekertaris ku akan menghubungi anda tuan."ucapnya singkat jelas padat


"Baiklah tuan,mohon maaf saya tidak bisa mengantar kalian kebawah."Ucap Ana


"Kalo begitu saya permisi tuan,Tiwi tolong antar kan tuan Azka dan tuan Kemal hingga ke lobby."ucap Ana pada sekertaris nya


"Baik nona sampai jumpa."Balas mereka serempak


"Mari tuan saya antar."ucap Tiwi sang sekretaris sambil memencet tombol lift


Seketika suasana dalam lift itu sangat hening hingga suara Kemal memecah kesunyian itu


"Nona Tiwi boleh saya bertanya?"ucapnya ragu


"Siapa nama nona tadi dia sama sekali tidak memperkenalkan namanya pada kami."ucap Kemal penasaran


Satu sisi Azka juga merasa heran kenapa wanita itu tidak memperkenalkan dirinya saat meeting tadi.

__ADS_1


"Oh itu, nona tidak suka sembarangan orang memanggil namanya."jawabnya singkat


"Kenapa begitu?" karena nona merasa tidak nyaman?" jelas Azka yang ternyata mendengar semua dari awal.


"Benar tuan ,maka dari itu kami menjujung tinggi privasi agar setiap karyawan merasa nyaman aman dan


"Boleh aku meminta no ponselnya nona Tiwi?"


"Untuk apa tuan?kalau ada hal penting silahkan anda menghubungi no saya."


Tingg


Mereka bertiga beriringan menuju lobby dan saat di lobby mereka berpamitan.


"Nona terima kasih."ucap Kemal sambil menuju ke kursi pengemudi.


mobil Azka melaju dengan kencang membelah macetnya kota ini.


"Tuan apa kita langsung pulang ke Jakarta?"tanya Kemal


"Sepertinya tidak aku sangat lelah aku mencoba berlibur disini."jawabnya masih tetap menerawang wanita yang tadi ia jumpai


"Heleh bilang aja kamu naksir nona cantik tadi."ledek Kemal


"Mungkin?!"jawabnya singkat


"Terus apa kabar gadis pujaan mu apa kamu lelah mencarinya?"


Duakkk...

__ADS_1


__ADS_2