
"Hey,tuan kenapa anda dari tadi hanya diam saja?"tanya Ana heran
"Oh maafkan aku.karena sepertinya aku tak memiliki kesempatan bicara."bjawab Azka
"Ini gara-gara teman anda yang narsis itu tuan."tunjuk Ana pada Kemal
"Hhah."Azka membuang nafas sejenak
"Sebenarnya ada keperluan apa tuan mencari saya hingga mengunjungi kampus?"tanya Ana to the point
"aku pingin ajak kamu makan di luar."Ucapnya singkat
"Aku??kenapa!?"tanya Ana bingung
"Ya,sebagai ucapan maaf dan terimakasih."balas Azka
"Masud tuan apa saya semakin bingung?"Ana menggaruk kepalanya yang tak gatal
"Maaf karena mengganggu aktifitas mu dan terimakasih karna membayar ongkos perbaikannya kemaren"jawab Azka
"Itu sudah kewajiban kami tuan karena kelalaian ayah anda dirugikan,dan mohon maaf untuk makan sepertinya tidak bisa saya sedang ada urusan."jelas Ana
"Baiklah kalau begitu tapi bisakah kamu memanggil namaku saja,tuan sepertinya tidak cocok untukku apa menurutmu aku begitu tua?"tanya Azka
"Maaf tuan kurasa tidak bisa.Kita tidak sedekat itu untuk saling memanggil nama,kurasa sebutan tuan cukup pantas untuk anda melihat dari penampilan anda yang begitu kaku dan formal."jawab Ana di sertai senyum tipisnya
__ADS_1
Kemal yang mendengar sang bos di cibir gadis didepannya ini seketika tawanya pecah
"ha...ha..." kemal
"Hemmm,apa gaji mu ingin kupotong tuan Kemal?"tanya Azka dengan dingin dan mata melotot nya
Seketika tawa kemal terhenti menatap sang bos sekaligus sahabatnya itu dengan puppy eyes
"Kalau begitu saya permisi tuan Azka,tuan Kemal."Ucap Ana dan segera berlari meninggalkan Azka sementara teman-teman Ana telah meninggalkan
"princess kenapa begitu sulit untuk mendekati mu tapi aku yakin cepat atau lambat kamu akan jatuh cinta padaku, sekarang aku bukan Azka yang dulu yang gendut dan culun."
"bos sampai kapan kamu mau melihat gadis itu dan bengong disini?"ucap kemal membuyarkan lamunan Azka
"Apa penampilanku kurang menarik ke?"tanya Azka
"Begitukah?"tanyanya kembali
"mending kau rubah penampilanmu saat menemuinya sebagian besar perempuan lebih nyaman dengan pasangan yang style nya santai."pendapatnya lagi
"Oke,akan aku pertimbangkan."Ucapnya sambil memasuki mobil mewahnya dan melaju membelah jalanan ibukota di pulau jawa bagian timur itu.
Ana POV
"Kenapa sepertinya pria itu sedang mendekati ku?apa yang ia rencanakan atau mungkin aku yang terlalu kepedean."gumamku
__ADS_1
"neng kita sudah sampai."ucap supir taxi saat menyadari aku masih berdiam di dalam mobil.
"Eh,iya pak maaf ini pak."ucapku sambil menyerahkan satu lembar uang seratus ribuan
"Neng maaf bapak g ada kembalian karena neng penumpang pertama bapak."ucapnya
"Sesiang ini bapak baru sekali narik? tanyaku heran
"benar neng sekarang banyak yang memilih naik taksi online daripada taksi konvensional,mungkin dari segi harga yang lebih murah?"jawabnya pilu
"Benar pak tapi aku masih nyaman dengan taksi konvesional."balasku. Dalam sehari bapak narik berapa kali? tanyaku kembali."
"Gak tentu neng justru sering tidak dapet penumpang sama sekali,alhasil pendapat saya pun lebih kecil."jawabnya
"Apa bapak tidak ingin bekerja di tempat lain?"tanyaku
"Bapak sudah coba melamar ke berbagai tempat tapi tak ada satupun panggilan."ucapnya pilu dengan mata berkaca-kaca
Aku mengeluarkan kartu namaku dan memberikan pada supir itu.
"Datanglah ketempat ini saat bapak ingin mencari pekerjaan."ucapku
"Baik neng nanti bapak coba."
"sekali terimakasih pak ambil saja kembaliannya anggap aja rejeki buat anak-anak bapak."ucapku dan segera turun dari taksi menuju restoran tempat aku janjian dengan seseorang.
__ADS_1
"*Ternyata hidupku selama ini lebih mudah dari pada bapak itu,terimakasih ya Allah atas semua nikmat ini semoga kedepannya perusahaan lebih berkembang agar banyak orang lagi yang bisa aku bantu."ucapku dalam hati
🙏* karena udah jarang up karena repot sama bocil yang udah mulai masuk sekolah jadi g bisa up setiap hari tapi akan author usahain selalu up.😉jangan lupa like n komennya biar akunya tambah semangat nulis🤭😘😘😍🙈