CEO BURUK RUPA ITU SUAMIKU

CEO BURUK RUPA ITU SUAMIKU
Klien dan Sutradara


__ADS_3

Disepanjang koridor rumah sakit menuju basemen mobil, sang CEO dan asisten terlibat sedikit obrolan seputar klien yang akan ia temua kali ini.


"Chris, ini yang kita temui benar dengan sutrada film ganteng-ganteng tapi galau yang di bintangi oleh Yudha itu kan?" Tanya sang tuan.


"Benar tuan, kali ini apa yang harus saya lakukan kepada sutradara film tersebut?" Tanya sang asisten.


"Danai film tersebut sebanyak yang di butuhkan sutradara itu. Jangan lupa buat perjanjian agar pemeran utama lelaki di film tersebut menjadi sangat sibuk dengan take shootnya. Dan buatlah berita yang membuat film tersebut menjadi semakin di kenal dan libatkan gossip demi gossip skandal untuk Dio dan lawan main nya tersebut." Ucapnya sang CEO kemudian.


"Baiklah tuan, saya akan saya laksanakan. Kali ini anda akan bertemu dengan atas nama perwakilan perusahaan Ayah tuan atau menggunakan perusahaan tuan sendiri?" Tanya asisten tersebut.


"Pakai atas nama perusahaan ayahku. Aku tidak ingin mengotori wajah tampan di balik topengku ini." Jawab sang CEO.

__ADS_1


"Baik tuan." Kedua nya pun meluncur ke tempat meeting yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak.


*****


"Selamat pagi tuan. Perkenalkan dengan CEO baru kami yang menggantikan posisi tuan besar Liem, Jimmy Liem." Kata sang asisten memperkenalkan tuannya tersebut secara formal.


"Baik tuan. Senang bertemu dengan anda tuan Jim. Baiklah tanpa basa-basi lagi mengenai proposal kerja sama kita. Bagaimana menurut anda tuan Jim? Apakah tertarik untuk bergabung bersama menjadi pemodal saham di perusahaan kami yang menaungi banyak aktris terkenal? Keuntungan yang anda dapat tidak lah sedikit. Saya tahu jika perusahaan tuan Liem memang sudah sangatlah berjaya. Namun apa salahnya jika merambah ke perusahaan entertainment." Ucap Jonathan, sutradara sekaligus pemilik perusahaan label rekaman music.


"Baiklah tuan kalau hanya itu syaratnya maka dengan senang hati akan saya setujui saat ini juga." Jawab Tuan Jonathan langsung membubuhkan tanda tangan.


"Kerja bagus tuan Jonathan. Ingat perjanjian ini hanya kita yang tahu. Paham tuan?" Seru tuan Jimmy sembari menekankan kalimat penegasan tersebut.

__ADS_1


"Paham tuan." jawab tuan Jonathan.


"Baiklah, segala urusan aku serahkan ke asisten Chris. Kita akhiri pertemuan kita kali ini." Tutur tuan Jimmy mengakhiri pembicaraan kali ini sembari berjabat tangan.


"Baik tuan, terimakasih banyak." Jawab sutradara tersebut sembari tersenyum lebar dan segera berlalu dari tempat tersebut.


"Chris, menurut kamu apakah sutradara itu bisa di andalkan?" tanya sang CEO memastikan.


"Tenang saja tuan menurut informan, sutradara tersebut sangat berkompeten jika berhubungan dengan bisnis. Jika sutradara tersebut tidak sesuai dengan apa yang tuan harapkan bisa kita tarik saham yang telah kita tanam ke perusahaan nya." Jawab sang asisten.


Mendengar penuturan asisten nya tersebut kini Jimmy bisa menghela nafas sebentar sembari memikirkan rencana selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2