CEO BURUK RUPA ITU SUAMIKU

CEO BURUK RUPA ITU SUAMIKU
Tangis Pilu Lalisa


__ADS_3

Flashback On.


"Baiklah aku akan menggunakan mobil yang biasa aku kendarai. Hp yang biasa aku gunakan dengan agensi dan beberapa identitas penting akan aku sengaja lempar di seberang mobil ketika mobilku telah menabrakkan pembatas jalan." Sahut Yudha di seberang telepon nya.


"Baiklah, segera persiapkan dirimu. Di tikungan jalan yang telah kita sepakati sudah ada orang suruhanku yang membuat hal tersebut seolah-olah kamu yang kecelakaan dan masuk ke jurang. CCTV di sekitar sana telah di matikan oleh orang-orang ku. Segera kamu masuk ke mobil orang suruhan ku begitu mobil kamu menabrak pembatas dan hal itu otomatis membuat mobilmu akan terguling jatuh dan terbakar." Sahut sahabat nya Yudha di dalam telepon tersebut.


Setelah percakapan tersebut berakhir, Yudha pun segera bersiap diri melepas segala yang ia punya dan miliki saat ini. Ia pun memandang sekeliling ruang apartemen nya yang telah memberikan banyak kenangan untuknya.


Setelah memantapkan hati, Yudha pun segera keluar mengendarai mobilnya. Kemudian Yudha mengambil rute jalanan yang menurutnya sepi untuk menuju sebuah jalan yang telah di instruksikan oleh sahabatnya tersebut dengan tikungan yang di sepanjang kanan dan kirinya merupakan jurang.


Selama ini Yudha pun paham jika gerak geriknya selalu ada yang mengawasi. Bahkan hp pemberian dari managernya tersebut pun telah di sadap oleh pihak agensi.


Kali ini Yudha melakukan nya secara matang dan penuh kehati-hatian supaya tidak ada yang berhasil mengikuti nya sepanjang jalan. Yudha pun yakin jika mobilnya yang ia kendarai pun telah di pasang GPS oleh pihak agensinya tanpa sepengetahuan nya.


Yudha pun melakukan mobilnya dengan cepat. Setelah hampir sampai di dekat tikungan taj tersebut ternyata ia pun telah di beri aba-aba oleh anak buah sahabat nya tersebut untuk segera berhenti dan berpindah mobil.


Yudha pun masuk ke dalam mobil yang lain. Setelah itu mobilnya pun tambak di otak-atik sebentar oleh orang suruhan tersebut dan kemudian di nyalakan untuk melaju otomatis tanpa pengemudi dengan kecepatan tinggi.


Hingga tak lama kemudian mobil nya itu benar-benar menabrak pembatas jalan hingga ringsek dan terguling-guling menuju jurang yang sangat dalam.


Hingga tak lama kemudian terdengar bunyi ledakan.

__ADS_1


"Bbooommm..!!"


Jalanan yang sunyi pun mendadak berubah menjadi ramai. Pengendara yang melewati jalan tersebut pun seketika menghentikan laju kendaraan nya dan segera menghubungi pihak kepolisian dan juga pemadam kebakaran.


Yudha yang melihat hal tersebut pun segera memerintahkan orang-orang suruhan sahabat nya tersebut untuk segera melajukan mobilnya tersebut menjauh dari lokasi kejadian dan menuju ke Bandara.


Disepanjang jalan tersebut, orang-orang suruhan tersebut segera mengintruksikan Yudha untuk segera memakai topeng elastis dengan wajah yang yang sama persis dengan foto yang ada di paspor yang telah ia pegang dan sebuah tiket penerbangan menggunakan nama orang tersebut.


Hingga Yudha pun berhasil terbang menghilangkan jejak ke Korea Selatan menggunakan identitas orang lain sebelum melakukan operasi wajah.


Disatu sisi ditempat kejadian peristiwa kecelakaan tersebut pun menjadi sangat ramai dan banyak sekali reporter dan wartawan yang meliput.


Betapa tidak ramai jika yang mengalami kecelakaan hebat tersebut merupakan model sekaligus aktor yang sangat tampan dengan segudang prestasi yang selalu menjadi idola banyak wanita.


Sedangkan api masih berkobar melahap mobil tersebut hingga tersisa puing-puing yang tinggal seberapa itu. Bahkan polisi saja belum berani mengatakan jika sang aktor tersebut masih hidup atau sudah meninggal.


Para reporter pun sibuk mengambil gambar dan video di sekitar tempat tersebut dan melakukan berita live ditempat kejadian tersebut.


Hingga dunia perselebritian pun heboh dengan berita kecelakaan tersebut. Banyak air mata yang menetes dari para rekan kerja dan banyaknya fans dari Yudha tersebut yang menangis meraung-raung dikala melihat berita yang mengenaskan dari idola nya tersebut.


Amira dan Lalisa yang sedang melihat-lihat media sosialnya di hp pun mendadak sangat terkejut dengan berita yang menjadi trending topik dimana-mana tersebut. Hampir semua media meliput berita tentang kecelakaan Yudha tersebut.

__ADS_1


"Astaghfirullah, Yud.. Yudha.. Ini berita pasti salah kan Mir? Mereka memberitakan informasi yang salah kan Mira?? Yudha masih hidup kan Mir?" Tanya Lalisa kepada Mira dengan raut muka yang sangat menyedihkan. Bahkan tangisan nya Lalisa pun terdengar sangat memilukan.


"Aku juga baru tau Lis. Sebentar aku teleponkan dari agensi dan managernya Yudha lebih dahulu. Kamu tenanglah dulu ya." Jawab Amira dengan segera menekan nomer telepon dari pihak agensi, manager, bahkan asisten dari Yudha itu sendiri.


Dan jawaban dari mereka adalah benar adanya jika yang mengalami kecelakaan tersebut adalah Yudha. Dan mobil nya di ketahui telah hangus terbakar.


Polisi pun menemukan dompet dan beberapa barang dari Yudha yang tercecer di jurang tersebut. Dan polisi yang telah berhasil memadamkan dan mendekati mobil tersebut pun hanya menemukan sisa puing" mobil dan terdapat beberapa potongan baju dari Yudha yang telah terkonyak dan hangus.


Polisi pun telah menyelidiki dan menyimpulkan jika Yudha mengalami kecelakaan tunggal hingga masuk jurang dan hangus terbakar di dalam mobil tersebut dan hanya menyisakan beberapa potongan robekan dari bajunya saja.


Disatu sisi sang manager pun bingung, karena tidak ada satupun dari keluarga Yudha yang ia kenali dan bisa ia hubungi. Ia pun menyuruh orang untuk mendatangi alamat rumah yang pernah di berikan oleh Yudha pun terlihat sangat sepi dan terbengkalai sejak lama.


Alhasil sang manager itu sendiri lah yang turun langsung menuju rumah kantor polisi mengambil sisa abu dan beberapa potongan dari baju korban dan beberapa identitas yang di temukan oleh pihak kepolisian tersebut.


Kemudian sang manager pun menguburkan abu dari sisa tubuh Yudha yang telah terbakar dan hangus habis dengan di dampingi oleh banyaknya fans dan wartawan yang mengantarkan kepergian Yudha untuk terakhir kalinya.


Entah mengapa kepergian Yudha ini sangat membuat sang manager terpukul dan merasa sangat bersalah.


"Maafkan aku Yud, maafkan aku." Kata sang manager dengan lirih sembari menitikkan banyak air mata.


Lalisa pun ikut mengantar kan kepergian Yudha untuk terakhir kalinya. Melihat abu orang yang di sangat di cintainya tersebut di masukkan ke liang lahat pun membuat Lisa limbung dan menangis meraung-raung.

__ADS_1


Hati Lalisa sungguh sangat sakit sesakit-sakitnya melihat kenyataan orang telah membuat janji selalu mencintainya tersebut telah meninggalkan nya untuk selamanya.


Hingga tak lama kemudian Lalisa jatuh tidak sadarkan diri.


__ADS_2