CEO Cantik Anak Broken Home

CEO Cantik Anak Broken Home
maling kecelakaan


__ADS_3

"emangnya kamu sudah bisa bikin kopi? " tanya kaluna meremehkan zifran


"kamu ngeremehin aku, ok biar aku bikin dan tunggu aja di sini" zifran berdiri dan hendak ke dapur


"jangan curang ya" balas kaluna tersenyum


"ok kalau gitu kamu ikut sekalian agar kamu percaya" zifran menarik tangan kaluna dan mengajak nya ke dapur perusahaan


kaluna berdiri sambil melipat kedua tangan nya didada dan melihat zifran yang sibuk membuat kopi


"nah udah jadi, silahkan coba" zifran memberikan secangkir kopi kepada kaluna


kaluna mengambil nya dan ia berjalan menuju ruangan nya, setelah sampai di dalam ruangan kaluna duduk dan mencoba kopi buatan zifran


"gimana enak? " tanya zifran


"lumayan lah" jawab kaluna sambil meangguk anggukkan kepala nya


"kan kita udah ngopi bareng, jadi kan tak ada yang lain lagi jadi kamu bisa pulang" kaluna cepat cepat ingin zifran pergi


"apa kita nggak bisa berteman kek dulu lagi? " tanya zifran serius


"bisa" jawab kaluna singkat


"kalau bisa, ngapain kamu cepat cepat ngusir aku? " zifran bikin kaluna kesal


"yaudah deh terserah kamu, mau tidur, mau jungkir balik dulu kamunya disini terserah aja" kaluna duduk di kursi biasa ia bekerja


kaluna fokus bekerja, sedangkan zifran juga fokus bekerja lewat laptop yang ia bawa, dan tidak terasa waktu jam makan siang sudah tiba


kaluna dan zifran pergi ke resto yang berada tak jauh dari kantor


"kak zifran" panggil gauri yang melihat zifran


"gauri ,Kenapa kamu bisa di sini? " tanya zifran bingung


"ooo, aku kesini untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan Adiwijaya" ucap gauri tersenyum


"gue duluan, udah lapar soalnya" kaluna pergi duluan ke resto dan langsung memesan makan siang, dan tak lama kemudian zifran dan gauri juga datang

__ADS_1


"ngak pa pa kan kalau gauri gabung makan siang bareng kita? " zifran takut kalau kaluna ngak suka gauri gabung dengan mereka


"gabung aja" jawab kaluna santai dan ngecek HP nya


beberapa menit menunggu akhirnya makan siang mereka sampai, mereka menyantap hidangan mereka masing-masing


"kak luna, aku minta maaf soal yang kemarin ya kak" gauri meminta maaf soal kejadian di malam kemarin


"hm" jawab kaluna saat makan


"apa gauri sudah boleh manggil dengan panggilan kak luna? " gauri berbicara dengan nada sedikit takut


"kalo masalah panggilan terserah lo aja lagian gue kan emang tua dari elu" kaluna merespon dengan santai


"tapi aku manggil nya sebagai tanda kalau kita saudara an" gauri bicara berterus terang


kaluna langsung melihat ke gauri, dan zifran sedikit cemas takut kaluna marah


"aku ini ngak punya saudara, karena aku putri tunggal, ngerti kan maksud aku" kaluna berbicara dengan nada tegas nya


"lun, niat gauri baik lun" zifran mencoba membujuk kaluna


"gue tau kok, tapi dengan dekatnya dia sama gue maka gue akan lebih sering melihat mama sama laki-laki lain dan itu akan selalu membuat gue sadar kalo gue ngak punya keluarga zif" kaluna menjelaskan nya dengan mata berkaca kaca kaluna langsung membayar makanan nya dan pergi balik ke kantor


"aku udah bikin dia badmood lagi" gauri menundukkan kepala nya


"udah, jangan terlalu di pikir kan, suasana hati nya memang tidak baik" zifran mencoba membuat gauri agar tidak menyalahkan diri nya sendiri


saat hari udah sore gauri di jemput buk sarah


"zifran juga disini?" tanya buk sarah yang bertemu di lobi perusahaan dengan putri nya


"iya tante, tadi aku juga masih ada urusan" jawab zifran tersenyum ramah


dari kejauhan pak adi melihat mereka dan berniat menghampiri mereka sebelum pulang, sedangkan kaluna tampak berlari lari bergegas seperti terjadi sesuatu


"luna... " panggil zifran tapi kaluna tak menggubris nya


"kaluna kenapa buru buru" tanya pak adi ke asisten kaluna

__ADS_1


"tadi buk luna mendapat kabar kalau mobil yang sama dengan mobil buk tika mengalami kecelakaan" asisten nya menjelaskan nya mendengar itu semua ikut menyusul mobil kaluna dan mencari lokasi kejadian itu


di lokasi kaluna tampak bingung, bagaimana cara memastikan nya karena di sana sudah banyak orang, mobil itu terbakar di tempat dan damkar belum datang ke lokasi kejadian


kobaran api membuat kaluna sulit melihat orang yang di dalamnya di tambah mata nya sudah melalui berkaca kaca


"orang nya udah di bawa kerumah sakit mbak" salah satu orang disana memberi tau kaluna bahwa tidak ada orang di dalam mobil itu


kaluna berlari menuju mobilnya dan tangan nya di tahan seseorang


"tika" panggil kaluna dan memeluk nya


semua orang yang menyusul kaluna setengah berlari langsung berhenti ketika melihat tika dan kaluna berpelukan, mereka menghembuskan nafas lega setelah melihat tika selamat


"yang kecelakaan bukan gue, tadi mobil gue di maling orang" tika menjelaskan keadaan nya


"jadi yang kecelakaan itu orang yang maling mobil lo? " tanya kaluna melepaskan pelukkan nya


tika meanggukkan kepala nya sebagai tanda jawaban dari pertanyaan kaluna, setelah mendapat jawaban dari tika kaluna langsung menghapus air matanya


"sekali lagi lo bikin gue kek gini awas aja lo" kaluna memasang wajah kesal


"tapi kek nya seru juga liat lo nangis kek anak kecil" balas tika sambil tersenyum gembira


"tika.... " panggil kaluna menekankan katanya dan menatap tajam me arah tika


melihat kaluna dan tika sudah bisa bercanda mereka benar-benar lega di tambah pak adi juga pertama kali melihat kaluna menangis seperti anak kecil setelah sekian lama nya


dan mereka semua memutuskan untuk pulang ke rumah mereka masing-masing, tapi beda dengan kaluna ia mengantarkan tika pulang ke rumah nya terlebih dahulu baru kembali pulang ke rumah nya


sesampai dirumah kaluna langsung bikin minuman kesukaan nya dan setelah selesai meminum nya baru ia pergi mandi dan istirahat


bik mirna datang ke kamar kaluna tapi saat di ketok pintu nya tak ada jawaban dari dalam jadi bik mirna memutuskan untuk langsung masuk saja. bik mirna mengulum senyum ketika melihat kaluna yang sudah tertidur seperti anak kecil, bik mirna membenarkan posisi tidur kaluna dan setelah itu keluar dan membiarkan lampu kamar kaluna tetap hidup karena kaluna tidur suka dengan terang


𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳


𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒


𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪

__ADS_1


𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃


𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼


__ADS_2