
kini kaluna sedang menikmati salad buah sambil menonton drama, ia benar benar bisa stay dan banyak waktu luang beberapa hari ini
drt.... drt..... telepon kaluna berdering
"hallo" jawab kaluna santai sambil mata yang fokus dengan drama yang ada di depan nya
"lagi ngapain lo? " tanya tika langsung setelah mendengar suara kaluna yang seperti nya sedang bersantai
"lagi makan salad sambil nonton" jawab kaluna
"enak banget ya lo, punya banyak waktu luang" tika mengomel seperti emak emak
"heheh, nikmati waktu luang untuk nonton drama aja kok" kaluna membalasnya dengan tawa
"disini drama yang lo bikin juga enak, lo tau nggak zifran nggak percaya kalo lo meninggal" tika menceritakan tentang zifran kepada kaluna
"kan gua emang belum meninggal" kaluna sengaja bikin tika kesal
"kaluna.... " geram tika
"iya iya, terus lo bilang apa? " kaluna sedikit serius
"pokoknya gua capek nyakinin dia agar dia pergi dan sekarang kek nya dia udah mulai percaya" jelas tika
"ooo oke, bagus la, btw boleh aku lanjut nonton" kaluna ingin lanjut nonton
" terserah lo aja " tika ngeles
"oh ya kapan kapan kesini ya bawa makanan yang banyak dan mari kita nonton bareng" ajak kaluna sebelum mereka mematikan telepon
"iya iya" tika langsung mengiyakan nya
setelah telepon berakhir kaluna kembali lanjut menonton drama nya bahkan merasa sedikit senang mempunyai waktu luang seperti sekarang, setidaknya ia bisa melupakan masalah dalam hidup nya
...****************...
2 bulan sudah berlalu ingatan tentang kecelakaan kaluna sudah mulai hilang, bahkan kabar gembira datang kalau bahwasanya arum dan rafka akan bertunangan
"arum acara tunangan kamu nanti mama sudah siap kan baju yang cantik untuk kamu, ayo di coba dulu" buk Sinta menyuruh arum mencoba baju yang sudah diletakkan di dalam kamar arum
mendengar ucapan mama nya barusan arum terlihat gembira dan segera pergi untuk mencoba baju di acara pertunangan nya nanti
arum mencoba baju itu dan memperlihatkan ke sumua orang yang sedang menunggu nya di ruang tamu di sana ada rafka beserta orang tua nya, rafka menatap arum tak berkedip karena benar-benar terkesima dengan kecantikan nya
"hei" mama nya rafka membuat rafka terkejut
__ADS_1
"jangan kek gitu ngeliat nya, mama tau kok calon menantu mama orang nya cantik dan juga lembut" lanjut mama nya rafka hingga semua orang tertawa mendengar ucapan nya
setelah mencoba baju arum kembali duduk bersama mereka dan akan membahas acara dan tamu tamu yang akan mereka undang nanti nya
"gimana kalo acara bernuansa biru muda, pasti sangat bagus" arum mengutarakan ide nya
"boleh, kalau aku setuju aja apalagi itu ide kamu" rafka langsung setuju mendengar ide arum
"btw kek apa tu? " tanya buk Sinta bingung
"maksudnya arum itu nuansa designnya warna biru muda ma dan sekalian cocok sama baju arum dan rafka nanti nya" jelas arum kepada mama nya
"ooo, ok ok mama paham" buk Sinta langsung paham maksud anak nya
disisi lain gauri dan zifran sedang jalan berdua, kedua keluarga mereka merencanakan untuk menjodohkan zifran dan gauri tapi zifran tidak mengetahui rencana mereka
"fhoto siapa ini? " gauri mengambil fhoto yang jatuh dari dompet zifran saat sedang membayar sesuatu
gauri melihat fhoto itu lalu ia terkejut kalau selama ini orang yang di sukainya adalah kaluna
"bukan nya ini fhoto kak kaluna? " tanya gauri memastikan nya
"iya, napa? " tanya zifran polos
"jadi selama ini wanita yang kak zifran sukai itu kak kaluna? " tanya gauri kembali memastikan
mendengar jawaban zifran gauri langsung pergi dan pulang, ia tidak mengatakan sepatah kata pun hingga zifran bingung, kebetulan di rumah nya gauri keluarga zifran juga di sana
"gauri kenapa, kok dia nangis? " tanya mama nya zifran serius
"nangis? " zifran juga ikut bingung
"iya" jawab nia (mama nya zifran)
"aku juga nggak tau, tapi tadi dia tiba-tiba pergi duluan aja setelah melihat fhoto kaluna" zifran menjelaskan dengan polos nya
"kaluna.... " mereka semua serentak menyebut nama kaluna
"iya" jawab zifran sambil me anggukan kepala nya
"orang yang di sukai kak zifran itu adalah kak kaluna bukan gauri" gauri berteriak menjelaskan nya agar mereka paham dan semuanya tambah terkejut
"zifran, kaluna udah meninggal nak" buk sarah langsung mengingat kan zifran
"terus kenapa gauri nangis?, emang apa salahnya kalau aku suka sama kaluna atau menyimpan fhoto nya" zifran masih bingung
__ADS_1
"sebenarnya kami ingin menjodohkan kalian berdua" papa zifran langsung bicara
"dijodohkan? " zifran terkejut
"iya" jawab pak Hendra ( papa nya zifran)
"ngak, zifran ngak mau di jodoh kan" zifran menolak kalau diri nya di jodoh kan
"terus jika kamu menolak maka kamu akan bersama kaluna? " tanya pak Hendra sedikit kesal
"sadar zifran kalau kaluna itu sudah meninggal" lanjut pak Hendra
"kalau pun kaluna sudah meninggal, terus apa papa bisa begitu saja menjodohkan zifran" zifran membalas ucapan papa nya
"zifran" pak Hendra mencoba menenangkan diri dan membujuk zifran
tapi zifran langsung pergi dan memilih menyendiri
"nih" Tiba-tiba tika datang dan memberikan permen
"kok tumben lo ngasih permen" zifran mengambil permen yang di kasih tika
"tadi gue liat lo kayak lagi marah, soal tadi gua panggil lo nggak ngerespon maka nya gua samperin" jelas tika yang duduk di samping nya
"ooo" jawab zifran singkat
"emang lo kenapa, lo bisa curhat kok sama gua" tika bertanya sambil tersenyum menyakinkan zifran
zifran ingin menjelaskan kalau selama ini ia masih menyukai kaluna
"bukan nya lo dari dulu tau kalau gue suka sama kaluna kan" zifran mulai bicara
"ya, gue tau dari dulu kalo kamu suka sama kaluna" tika membalas ucapan zifran
"sekarang perasaan gua masih sama, dulu emang kaluna yang menyatakan cinta pertama kali, tapi waktu itu gua tidak memberi jawaban apa pun padahal gua juga mencintai nya" zifran mulai mengatakan apa yang ia rasa kan
"terus masalah nya" tanya tika bingung
"sekarang gua di jodoh kan sama gauri sedang kan gua belum bisa melupakan kaluna" zifran mengatakan nya hingga membuat tika simpati
𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳
𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒
𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪
__ADS_1
𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃
𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼