
kini mereka yang mendengar kabar itu datang ke lokasi kejadian, mereka benar benar tekejut melihat tempat itu yang sangat memilukan, mobil itu benar benar hancur bahkan buk sarah melihat sebuah blazer yang tersangkut di tebing itu dan ia benar benar yakin kalau itu milik putri nya kaluna
"kaluna.... " tangis buk sarah histeris
disisi lain di dalam mobil hitam kaluna menyaksikan drama yang ia buat sendiri
"ngak mungkin, nggak mungkin ini bukan kaluna" tika juga datang dan pura pura ikut bersedih bahkan acting nya nggak perlu di ragukan lagi
sedangkan pak adi langsung terduduk, bahkan ia merasa kalau ini seperti mimpi, buk Sinta langsung memeluk suaminya nya agar kuat untuk cobaan ini
setelah puas melihat mereka menangis kaluna langsung pergi dan tinggal di apartemen nya
dan kini zifran hanya berdiri mematung karena ia benar benar tak percaya orang yang ia cintai mengalami kecelakaan tragis, tapi saat zifran berjalan dan melihat nya dengan seksama ia merasa ada yang janggal tapi ia memilih diam saja
"sekarang kalian puas, puas kalian" teriak tika dan menggunakan kesempatan ini untuk membuat mereka merasakan perasaan kaluna
"kalian tau bahwa kaluna sangat menyanyangi kalian, di balik sifat dingin nya ada sifat peduli yang tinggi yang kaluna punyai bahkan asal kan om dan tante tau kalau kaluna selama ini ingin merasakan keluarga yang utuh seperti yang kalian rasakan sekarang tapi dengan orang lain" tika berbicara apa pun asal kan ia puas
mendengar ucapan tika membuat buk sarah dan pak adi merasa semakin bersalah, bahkan buk sarah sampai pingsan
buk sarah di bawah ke rumah sakit, selama tak sadar kan diri buk sarah bermimpi sebuah senyuman manis anak kecil yang tertawa gembira
buk sarah terus mengigau menyebutkan nama kaluna
"kaluna... , maafkan mama ya nak, mama tau mama salah, mama benar benar minta maaf maaf" buk sarah berbicara di bawah alam sadar nya sambil tangannya seperti sedang memegang tangan orang
"kaluna.... kaluna.... " panggil buk sarah dengan teriakan nya hingga membuat nya sadar
"ma.... " tangis gauri memeluk mama nya, ia sangat terpukul melihat mama nya
"mana kaluna?.... " tanya buk sarah dan akhirnya sadar kalau kaluna kecelakaan dan belum di ketahui
"aku bermimpi kalau kaluna melepaskan tangan ku, padahal aku meminta maaf kepada nya" buk sarah menjelaskan mimpi sambil menangis di pelukan suaminya
dan ternyata tika mem vidio kan nya lalu mengirim nya kepada kaluna
__ADS_1
"apa kamu tau, semenjak kaluna menginjak dewasa, dia tidak pernah tersenyum saat dirumah, ia hanya tersenyum kepada teman teman nya saja" pak adi teringat sifat kaluna yang berubah saat ia menikah lagi dengan Sinta
"tante , om sudah jangan di bahas lagi mending kita coba mencari kaluna" tika memecah suasana agar tidak terlalu larut
"lun.... rencana lo benar benar besar bahkan dalam waktu singkat lo bisa bikin drama se dramatis ini" gumam tika dalam hati nya
1 minggu sudah berlalu tak ada kabar terbaru dari kecelakaan kaluna
"maaf tante, om, semuanya tapi tak ada yang namanya penyelidikan polisi dalam drama kaluna, mereka semua hanya la orang orang suruhan kaluna" gumam tika melihat semua orang yang dari seminggu yang lalu masih menanti kan kabar terbaru kaluna
bahkan aktivitas mereka sudah mulai kembali seperti biasa, tetapi mereka masih menunggu kabar terbaru kaluna
"maaf semuanya, tapi kami tidak bisa menemukan putri kalian" seorang laki-laki datang yang juga bagian dari rencana kaluna
dari itu mereka menyimpulkan bahwa kaluna sudah meninggal dan mereka mencoba untuk menerima semua kenyataan ini
keesokan nya hari hari mulai berjalan seperti biasa nya
"bik tolong buatkan arum susu vanilla dingin ya bik" arum datang dengan pakaian rapi
setelah selesai serapan pak Adi dan arum langsung berangkat kerja
"ma arum berangkat kerja dulu" arum pamit kepada Sinta
saat dalam perjalanan arum mencoba berbicara kepada papa nya soal proyek kaluna
"pa sekarang kaluna sudah ngak ada, terus bagaimana dengan proyek nya? " tanya arum langsung
"bukan nya Ranti masih menangani proyek itu" jawab pak adi
"tapi ,jika Ranti apa dia bisa papa percaya? " tanya arum
"biarkan saja dulu arum, lagian proyek itu adalah milik kaluna jadi biar Ranti yang mengurus nya kita lihat bagaimana cara dia menangani nya" pak adi berbicara dan meminta arum agar tidak membahas masalah itu dulu
"baik pa" arum memasang wajah cemberut
__ADS_1
di sisi lain diruang kerja nya zifran tampak berfikir kecelakaan kaluna 1 minggu lalu
"kenapa gua ngak percaya kalau kaluna meninggal" zifran berbicara sendiri si ruangan nya
"biar aku cari tau sendiri" zifran bertekad mencari kebenarannya sendiri
saat itu juga zifran mencoba menghubungi nomor telepon genggam kaluna, dan saat zifran mencoba nomor itu masih aktif tapi tidak di angkat
"ngak mungkin HP nya masih aktif" zifran kembali berpikir keras
karena memikirkan itu ia sampai tak fokus bekerja dan masih memikirkan kaluna, dan zifran memutuskan untuk bertemu dengan tika
"ada apa lo cari gua" tika langsung menanyakan kenapa zifran tiba-tiba mengajak nya untuk bertemu
"gua ingin nanya, sebenarnya apa kalian menyembunyikan sesuatu? " zifran langsung menjebak tika
"menyembunyikan sesuatu? kalian? maksudnya siapa zif? " tanya tika dan tau kalau zifran sedang mencoba mencari tahu sesuatu
"kecelakaan kaluna" jawab zifran serius
"apa yang di sembunyikan zifran bukan nya lo lihat semua barang barang kaluna berserakan di sana bahkan baju kaluna juga ada di sana" tika berusaha membuat zifran yakin
"tapi gua benar benar ngak yakin" zifran masih mencoba agar tika jujur jika ada yang di sembunyikan
"jangkan elo gua aja juga ngak percaya zifran" tika tetap berusaha untuk meyakinkan zifran
melihat gaya, ekspresi dan cara tika masih membuat zifran bingung, apa ini semua itu nyata
𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳
𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒
𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪
𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃
__ADS_1
𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼