CEO Cantik Anak Broken Home

CEO Cantik Anak Broken Home
tunangan arum dan rafka


__ADS_3

hari ini adalah hari pertunangan arum dan rafka, semua tamu sudah datang dan mereka semua tampak memberikan ucapan selamat


acara itu langsung di mulai dan para tamu menyaksikan arum dan rafka saling memakai kan cincin hingga semua orang bertepuk tangan, setelah itu acara di lanjut kan dengan makan makan dan beberapa acara lainnya


"pa boleh ngak arum minta satu kado sama papa" arum mendatangi papa nya dan ingin meminta sebuah kado


"boleh, kamu ingin kado apa? " tanya pak adi sambil tersenyum


"arum ingin menangani proyek kaluna pa, lagian kaluna udah lama meninggal lagian Ranti menurut arum juga ngak cocok untuk mengurus proyek ini pa" arum berusaha membujuk papa nya agar proyek itu bisa jatuh ke tangan nya


"ok papa setuju, karena ini juga termasuk hari spesial mu maka papa membiarkan kamu menangani proyek itu" paka adi setuju dengan permintaan arum


mendengar jawaban papa nya arum senang bukan main, ia sampai melompat dan memeluk papanya


"selamat ya rum untuk pertunangan nya berarti bentar lagi nikah donk" zifran yang datang ke Acara itu datang menghampiri arum untuk mengucapkan selamat


"wkwkw, ika zifran makasih ya" jawab arum tersenyum


"lo kapan bro" tanya rafka di samping zifran


"kalo gua aman aja lo, nanti pasti kok undangan nya sampai ke elu bro" zifran merangkul rafka dan mereka bercanda bersama


"selamat ya" tika juga datang untuk mengucapkan selamat


"makasih ya tik, btw lo kapan? " rafka membalas ucapan selamat dari tika


"kapan apa? kapan tunangan kayak elo atau kapan nikah biar afdol? " tika langsung bar bar


"dua dua nya? " tanya rafka langsung


"nanti habis lebaran, tapi...." tika tidak berbicara sampai sudah agar mereka kepo


"tapi apa? " tanya zifran penasaran


"tapi gua ngak tau habis lebaran tahun berapa" jawab tika ngeles


"aelah gue kira habis lebaran tahun ini, ternyata lu pun juga ngak tau habis lebaran yang mana" rafka langsung tertawa melihat ekpresi tika yang lucu menurut nya


"kalau ada kaluna pasti seru" tika sengaja menyebut nama kaluna karena ia melihat pam adi dan buk sarah dekat dengan mereka dan bisa mendengar suara mereka

__ADS_1


"udah yang berlalu biar lah berlalu, jika kita selalu ingat nanti yang ada cuma kesedihan aja" rafka merespon ucapan tika


"yang berlalu itu mempunyai kenangan yang indah dan pantas untuk di kenang sekarang, akan banyak memori indah bersamanya" tika sedikit membesarkan suaranya hingga pak adi dan buk sarah yang sedang berbicara berdua mendengar dengan jelas ucapan tika


"mungkin selama kaluna hidup dia memiliki banyak kenangan nya bersama gua karena gue tahu bagaimana keadaannya dengan orang lain di sekeliling nya" tika makin menjadi


sarah tak tahan mendengar ucapan tika memilih untuk pergi, karena ia tau tak ada kenangan yang banyak untuk diri nya dengan kaluna, bahkan pak adi pun hanya terdiam mendengar kaluna berbicara mengingat kan mereka dengan kaluna


setelah melihat ekspresi bersalah mereka tika berhenti berbicara dan pergi, ia merasa puas setelah menghantui perasaan mereka dan ia berharap kalau mereka tau kaluna masih mereka tidak akan menyia nyiakan kaluna lagi


setelah pergi dari pesta itu tika langsung pergi ke apartemen kaluna dan membawa makan dan beberapa barang yang di perlu kan untuk masak


"lagi ngapain? " tanya tika saat masuk apartemen kaluna


"lagi masak" jawab kaluna singkat


"ok masak yang enak gue tunggu dan jangan lama lama soal nya gue lapar" tika langsung duduk dan menaikan kaki nya ke atas meja di depan TV dan menonton sambil menunggu kaluna masak, mereka sudah terbiasa seperti itu satu sama lain


kaluna langsung memasak ayam kecap dan beberapa menu lainnya


"woi udah siap, buruan" panggil kaluna


"kok banyak banget lo masak nya, kan kita cuma berdua" lanjut tika terkejut melihat luna memasak terlalu banyak


"bodyguard dan asisten gue Ranti bentar lagi datang" Jawab kaluna dan tak lama kemudian mereka datang dan ikut makan bersama


"gimana, enak ngak masakan bos kalian? " tanya tika saat makan


"pasti donk" jawab Ranti dan 2 bodyguard yang lain mengiyakan nya


"saat acara tadi saya dengar kalau proyek ingin di ambil ahli oleh buk arum dan pak adi menyetujui nya buk, buk arum bilang saya nggak cocok untuk menangani proyek itu buk" Ranti menyampaikan apa yang ia dengar di acara tadi


"ok kita lihat aja bagimana cara dia mengurus nya, tapi jika kamu masih bisa membuat nya agar tidak mengurus proyek ini itu juga bagus" kaluna menanggapi ucapan Ranti


"saudara tiri emang bener bener ya" tika ikut bicara walaupun ia sedang asik makan


"ayo lanjut makan nya, makan yang banyak" kaluna menyuruh mereka makan dan menikmati makan siang mereka tanpa memikirkan apa pun


"oh ya lun, beberapa hari lalu gua mendengar kabar kalau zifran dan gauri di jodoh kan" tika memberi tahu berita yang lain kepada kaluna

__ADS_1


"terus? " tanya kaluna sambil asik makan


"gue juga nggak tau kabar itu hilang begitu saja seperti tak ada kelanjutan nya" jawab tika dan kembali menyuap makanan nya


mendengar tika yang memberi informasi nggak sampai sampai membuat geleng-geleng kepala dan bahkan yang lain nya tertawa


"kenapa tertawa, informasi gua valid loh" tika bangga dengan informasi yang ia sampai kan


"iya iya, semua informasi lo valid" kaluna merespon nya agar tika tidak menjadi jadi


setelah selesai makan siang dan membicarakan beberapa hal penting Ranti dan 2 bodyguard nya kaluna pamit pulang dan di apartemen hanya tinggal tika dan kaluna


"menurut lo proyek itu arum bisa ngurus nya? " tanya tika yang sedikit meragukan arum


"gua ragu sih" jawab kaluna sambil menonton TV dan makan cemilan


"terus lo biarkan aja dia yang ambil ahli proyek lo" tika dengan wajah kesal


"kita lihat aja dulu, nanti kalau proyek nya kacau gua akan langsung turun tangan" jawab kaluna santai dan mata nya masih fokus ke TV


"serius lo" tika terkejut mendengar ucapan kaluna


"iya, lagian gue boring lama lama sembunyi kek orang udah mati aja" jawab kaluna dan melihat kearah tika


"baru beberapa bulan aja lo ngak mereka benar benar udah ngelupain lo" tika kembali ngomel


"iya juga sih" jawab kaluna santai


"tadi di acara gue sengaja buat mereka tertekan lagi dan gua puas lihat ekspresi mereka" tika menceritakan kelakuan nya tadi di pesta pertunangan arum dan rafka


"terserah lo aja, gue tau kok hobi lo bikin suasana panas atau resah aja" jawab kaluna ngeledekin tika


𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳


𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒


𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪


𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃

__ADS_1


𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼


__ADS_2