
"pagi bik" sapa kaluna duduk di kursi meja makan
"pagi" jawab bik mirna tersenyum dan sibuk menyiapkan serapan untuk kaluna
"papa mana? " tanya kaluna karena pagi ini ia bangun nya telat
"udah pergi duluan " jawab bik mirna sambil membereskan piring kotor yang sebelumnya
"ini apa? " tanya kaluna melihat bingkisan di atas meja
"ooo , itu kiriman dari buk sarah katanya hadiah ulang tahun kamu, dan buk sarah juga bilang maaf karena kadonya telat karena kadonya di pesan dulu" bik mirna menjelaskan lalu pergi ke dapur
kaluna membuka kado dari mamanya, ia mengeluarkan sebuah tas berwarna putih di hiasi permata yang berkilauan
"bik, simpan aja tas nya kaluna nggak tau kapan akan memakai nya" kaluna memberikan tas itu ke bik mirna agar bik mirna menyimpan tas itu
setelah itu kaluna langsung berangkat ke kantor, ia langsung berjalan dengan memegang atasan blazer nya yang berwarna biru muda
"buk, pak adi mencari anda" asisten kaluna memberi tau kaluna kalau dari tadi pak adi mencari nya
setelah mendengar ucapan asisten nya kaluna langsung pergi ke ruangan papanya
"papa cari aku? " tanya kaluna langsung saat masuk
"iya papa mau bilang proyek lapangan kali ini kamu yang tangani" pak adi memberikan sebuah map berwarna hitam ke kaluna
"ok" jawab kaluna dan berencana ingin pergi dari ruangan papanya
"satu lagi kaluna" pak adi memberhentikan langkah kaluna
kaluna membalikkan badan nya dan menatap papa nya dengan tanda tanya
"kemarin papa belum sempat memberi kamu kado ulang tahun" pak adi sedikit gugup takut kaluna malah membalas nya dingin
"terus?" tanya kaluna
"papa akan menuruti 1 keinginan yang sangat kamu inginkan" pak adi tersenyum
"apa boleh kaluna minta nya saat kaluna sudah punya ide" kaluna membalas ucapan papa nya
__ADS_1
"boleh, papa akan tunggu" jawab pak adi sambil tersenyum
setelah itu kaluna pergi dari ruangan papanya, kaluna duduk di kursi kerja sambil melihat isi map yang di berikan papa nya tadi, setelah mengerti kaluna menutup map itu kaluna fokus ke pekerjaan nya yang lain
****** (sudah waktunya pulang kerja)
kaluna menuju parkiran dan menaikki motor yang selalu menemani saat ia ingin bebas
kaluna melaju kan motor nya dengan kecepatan rata-rata, tapi setelah 10 menitan mengendarai motor kaluna merasa kepala pusing tanpa di sadari kaluna oleng dan terjadi kecelakaan tunggal
kaluna di larikan ke rumah sakit dan asisten nya yang mengetahui itu langsung menemani kaluna, kaluna mengalami lecet di kepala kanannya dan tangan yang luka luka (tidak terlalu serius)
sedangkan di sisi lain arum tiba-tiba pingsan saat sampai dirumah, pak adi dan buk Sinta langsung memanggil dokter untuk datang ke rumah mereka, padahal kabar kalau kaluna kecelakaan sudah di beritau kepada pak adi duluan sebelum arum pingsan
sekitar 45 menitan kaluna pingsan akhirnya kaluna bangun, kaluna melihat sekeliling nya hanya ada asisten nya dan tak ada orang lain di sana
"papa mana? " tanya kaluna pertama kali
"maaf buk, tadi pak adi bilang ngga bisa datang karena arum pingsan" asisten nya memberi tahu kaluna bahwa pak adi tidak akan datang malam itu
"kalau gitu tolong kamu urus biaya rumah sakit dan hal lain yang di perlukan karena saya ingin pulang sekarang" kaluna duduk melepaskan infus nya dan memberi kan ATM nya untuk biaya rumah sakit nya
asisten kaluna tak berani membantah kaluna karena kaluna terlihat seperti orang yang dingin setelah mendengar papa nya yang tak bisa datang
tak lama kemudian tika yang dari tadi berlari dari parkir dan sampai di kamar kaluna, tika membuka pintu itu perlahan dan ia melihat kaluna yang menangis, tika mendekati nya
"apa luka nya sangat sakit? " tanya tika memegang pundak kaluna
"luka nya tidak begitu sakit tapi hati aku yang sangat sakit" jawab kaluna dengan posisi yang sama
tika yang seakan mengerti maksud kaluna ia me angkat kepala kaluna agar bisa menatap nya, setelah menatap nya tika langsung memeluk nya dan berusaha menenangkan kaluna
"buk " panggil asisten yang baru masuk dan langsung menghentikan suara nya ketika melihat kaluna menangis memeluk tika
"udah selesai? " tanya kaluna sambil menghapus air matanya, ia tidak mau kelihatan cengeng di depan asisten nya
"sudah" jawab asisten nya dan mengembalikan kartu ATM kaluna
setelah selesai beres beres tika menyuruh asisten kaluna pulang duluan dan tika yang akan mengantarkan kaluna pulang
__ADS_1
selama tika menyetir kan mobil nya kaluna tertidur dengan wajah yang sedikit sembab
"lun udah sampe" tika memegang lembut tangan kaluna
kaluna membuka mata nya dan melihat rumah nya karena ada satu mobil lain selain mobil mereka
"kek nya rumah lagi rame" kaluna menatap ke arah rumah nya
"mungkin dokter" jawab tika saat sudah membuka kan pintu mobil
kaluna turun dan berjalan masuk di temani tika
saat kaluna masuk semua orang melihat ke arah tika dan kaluna, ternyata mereka banyak yang datang melihat arum yang sakit demam tinggi dan berita kaluna kecelakaan mereka tidak tau kecuali pak adi dan buk Sinta
di sana ada zifran dan keluarga yang datang sebagai rekan bisnis dan ada rafka karena dia pacar nya arum
"lun.. kamu kenapa begini" tanya zifran dan langsung mendekati kaluna dengan khawatir
kaluna hanya diam sambil menatap papa nya dengan tatapan kecewa
"aku mau istirahat dulu" kaluna lanjut berjalan dan menaikki tangga dengan perlahan
tika menemani kaluna sampai tertidur dan setelah kaluna tidur tika baru turun
"apa kaluna baik baik saja? " tanya pak adi setelah melihat tika turun
"bukan nya barusan om lihat, kalo kaluna tidak baik baik saja" tika langsung to the point
"tadi dia sempat bilang kalau luka nya nggak begitu sakit tapi dia bilang kalo yang sakit itu hati nya" tika lanjut bicara dengan melihat wajah yang kesal
"maksudnya hati nya sakit karena papa nya nggak datang melihat nya kerumah sakit, tapi di rumah arum juga sakit setidaknya nya dia juga paham sedikit napa" buk Sinta langsung nge gas
"terserah kalian aja, emang capek ngomong dengan kalian apalagi kaluna pasti sangat capek dan juga tertekan melihat kalian" tika juga nge gas dan langsung pergi
𝙱𝚈 :𝙼𝚄𝙼𝚄𝙳
𝙅𝘼𝙉𝙂𝘼𝙉 𝙇𝙐𝙋𝘼 𝙏𝙄𝙉𝙂𝙂𝘼𝙇𝙆𝘼𝙉 𝙅𝙀𝙅𝘼𝙆 𝙉𝙔𝘼 𝙔𝘼 𝘿𝙀𝙉𝙂𝘼𝙉 𝘾𝘼𝙍𝘼 𝙇𝙄𝙆𝙀, 𝙆𝙊𝙈𝙀𝙉 𝘿𝘼𝙉 𝙁𝙊𝙇𝙇𝙊𝙒
𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙝𝙖𝙮𝙖𝙡 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨 𝙠𝙪
__ADS_1
𝙏𝙀𝙍𝙄𝙈𝘼 𝙆𝘼𝙎𝙄𝙃
𝚆𝙰𝚂𝚂𝙰𝙻𝙰𝙼